
"Kakak dari mana saja? Kenapa pergi tidak bilang-bilang! " keluh Starla.
"Bersiaplah! Kita akan pergi ke suatu tempat dan apa pun yang terjadi, ber sikap tenang lah. " ucap Clara mengambil satu pakaian Kerajaan yang selalu di gunakan nya saat menjadi seorang Putri Kerajaan es.
Percuma saja memberikan pertanyaan pada kakak nya yang masih dalam mode misterius, namun pakaian yang di ambil kakak nya adalah pakaian identitas nya. Mau tidak mau kini giliran nya yang harus memakai cadar mengganti kan kakak nya yang terbiasa bercadar. Setelah memastikan keduanya siap Clara memberitahukan kabar duka pada keluarga tentang meninggalkan Ratu Es Bunda nya Pangeran Lars, karena keadaan yang masih buruk maka Clara mengajak Starla untuk ikut berbela sungkawa mendatangi Kerajaan Es. Setelah mendapatkan izin keduanya pergi menggunakan portal karena hanya jalan itu saja yang bisa menembus segala perisai, meskipun keadaan Kerajaan masih di penuhi ketakutan dan kesedihan tak membuat Clara bertindak gegabah.
.............
Altar bukit Cinta adalah tempat pesemayaman leluhur Kerajaan Es, dimana bukit ini terletak di ujung selatan dengan Sisi tebing yang sangat terjal dan curam. Dan untuk menempuh perjalanan itu maka harus melewati beberapa desa, tentu saja itu akan mengundang perhatian rakyat sedang kan saat ini bukan waktu nya untuk mengatakan hal sebenarnya.
"Nak ayo kita mulai perjalanan nya. " ucap Raja Yourin memegang bahu Lars.
Dengan langkah berat Lars mulai mendekati peti sang Bunda, sungguh berat bagi nya setelah mengetahui kebenaran yang menyakitkan tentang kepalsuan seorang ibu, pernikahan Ke dua Ayahanda nya Dan kepergian Bunda tercintanya. Menahan rasa pedih di mata agar air mata yang sudah menumpuk tidak tumpah , namun sebuah tangan menyentuh pundaknya dan suara yang sangat lembut namun tegas terdengar jelas di telinga nya.
"Kuatkan Hati Mu Pangeran Lars. Perjalanan Mu masih panjang, Beliau hanya ingin melihat Mu tersenyum dan menjadi seorang Raja Yang Baik. " ucap Clara.
"Kita bicara kan nanti saja, sekarang kita harus semayamkan Bunda ke Bukit Cinta. " ucap Clara lagi sebelum Lars mengatakan isi hati nya.
"Achela, kemari lah bantu Aku. " ucap Clara yang seketika muncul seekor kucing terbang sudah di samping nya.
Wuus.. Brak.. (Dengan sekali ayunan pintu Dan seluruh jendela tertutup rapat)
Semua orang yang hanya sedikit di ruangan itu hanya menatap Clara yang kini berjalan mendekati pintu besar yang sudah di tutup nya dengan satu hembasan angin dari tangannya, tangan nya menyentuh pintu besar itu.
*Pintu Cahaya Biru* batin Clara.
Sebuah Cahaya biru seperti sebuah gelembung Cahaya perlahan merayap mengikuti setiap ukiran di pintu hingga beberapa saat pintu sepenuhnya tertutupi oleh Cahaya biru transparan dimana terlihat sebuah Altar yang di hujani oleh salju tanpa henti, bahkan salju itu ikut memasuki Istana karena pintu yang di buat oleh Clara.
"Achela gunakan kekuatan Mu untuk langkah selanjutnya. Dan Aku hanya mengizinkan 4 orang untuk memasuki Altar Bukit Cinta, Raja Yourin, Sesepuh Sisilia, Pangeran Lars Dan juga kau Dayang ku. Silahkan kalian memasuki Pintu biru terlebih dahulu, Dan Achela lakukan tugas Mu setelah mereka berempat memasuki Pintu biru! " ucap Clara dengan Serius.
__ADS_1
Raja Yourin ingin mengatakan sesuatu namun tangan sesepuh Putri Sisilia sudah menggandeng nya dan melakukan perintah Clara sedang kan Dayang itu mencoba menuntun Pangeran Lars yang masih bergetar akibat rasa terkejut dan kesedihan nya. Setelah semua pergi, Achela melepaskan serbuk tidur untuk semua orang yang ada di ruangan itu Dan menggunakan portal nya untuk memindahkan Peti Ratu Es ke Bukit Cinta.
Achela kini sudah menunggu kedatangan yang lain nya di altar, 4 orang itu melangkah semakin mendekati altar namun Achela masih belum melihat Tuannya. Kenapa Tuannya itu selalu menghilang sesuka hati nya, jujur saja dirinya masih merasa kesal atas kejadian sebelumnya. Namun di hati nya ada rasa gagal melakukan perintah Clara, dengan jelas Tuannya itu meminta nya untuk menjaga keluarga Kerajaan Es namun lihat lah hasil nya sudah ada di depan mata nya.
"Berhenti menyalah kan dirimu sendiri Achela. Semua sudah Takdir, Dan kamu bisa marah pada ku setelah pemakaman ini selesai. " ucap Clara di belakang Achela.
"Tuan kau.. " jawab Achela berpura-pura tenang.
"Sesepuh Putri Sisilia silahkan lakukan tugas anda, Hanya anda yang bisa melakukan ini." ucap Clara memotong ucapan Achela.
Selama 1 jam proses pelepasan di lakukan di Pimpin langsung oleh Sesepuh Putri Sisilia, dan penuh dengan kesunyian tanpa kata. Pangeran Lars yang menatap peti Bunda nya dengan nanar dan mata yang merah menahan air mata nya, Raja Yourin yang tak henti henti nya mengucapkan kata maaf pada istri nya sedangkan Sesepuh Putri Sisilia masih ber sikap tenang meskipun ikut terguncang atas kejadian diluar pengawasan nya ini.
Seperti apa pun Ratu Es yang memang tidak memiliki kekuatan apa pun karena berasal dari Rakyat biasa Dan berjodoh dengan Raja Yourin yang juga terlahir tanpa kekuatan tak membuat Sesepuh Putri Sisilia merendahkan keduanya. Bahkan berkat pernikahan kedua anak itu maka Kerajaan memiliki pewaris tahta kembali, Dan yang bertanggung jawab atas pendidikan Pangeran Lars adalah dirinya.
Kelahiran Pangeran Lars adalah kembali nya Sang Pewaris karena Raja Yourin sendiri sadar dirinya bukan lah pewaris sesungguhnya, sejarah Kerajaan Es tidak pernah menutupi apa pun dari keluarga nya. seandainya saja saudari kembar Raja Yourin tidak terbunuh di saat masih kecil tentu nya saudari kembar nya itu yang akan memimpin Kerajaan.
"Pangeran Lars, bangkit lah! Sudah waktu nya rahasia masa lalu terungkap. Maaf kan aku mungkin ini akan menyakitkan, bersiaplah untuk hal yang lebih mengejutkan.Namun semua akan lembaran akan terbuka sebelum Gerhana Bulan Darah sempurna." ucap Clara setengah berbisik agar tak di dengar yang lain nya.
*Kembali lah secepatnya.* ucap Clara di hati nya.
*Sesuai Perintah Tuan. * jawab Achela dalam hati nya.
.................. ...
"Lars Ayo lah bangun, Pangeran Lars yang ku kenal tidak seperti ini. Kemana Pangeran yang sangat usil Dan selalu penuh rasa penasaran." bujuk Starla yang masih menggunakan cadar nya.
"Pangeran Lars Sudah Cukup! Sekarang kau adalah Seorang Raja! Tanggung Jawab Mu lebih dari sebelum nya! Apakah kau tidak ingin tahu siapa yang menjadi musuh Mu sebenarnya? Siapa di balik Kematian Nenek Mu Dan Saudari kembar Raja Yourin?. " seru Clara di depan Lars.
Mendengar ucapan Clara, tubuh nya langsung terangkat seakan ada rasa sakit yang kian menusuk, berusaha untuk menyeimbangkan tubuh nya yang lemah karena tidak mendapatkan asupan makanan, minuman atau pun bisa beristirahat. Rasa terkejut akibat kejadian yang terjadi secara bersama an membuat nya tenggelam dalam fikiran nya, hingga pernyataan Clara mengoyak hati nya meminta dirinya bangkit untuk menemukan siapa saja yang menjadi musuh di dalam Kerajaan Dan apa yang menimpa keluarga nya Dan kenapa Keluarga nya memiliki sebuah garis keturunan yang terdengar aneh.
__ADS_1
Kedatangan Achela membuat Clara bernafas dengan lega, karena sebenarnya Clara sendiri harus kembali ke Kerajaan Langit untuk bersiap-siap dengan badai yang akan datang.
"Starla tetap lah bersama Pangeran Lars Dan jadi lah diri ku selama kau berada di sini. Achela Kedua nya adalah tanggung Jawab mu. " ucap Clara.
"Tapi ka, kakak akan kemana? " tanya Starla.
"Dengarkan apa pun yang Achela katakan pada kalian berdua Dan ingat lah satu hal ini kalian bertiga *Tahan amarah kalian Dan Diam lah jika jiwa kalian menantang untuk berbicara*." ucap Clara.
Tanpa menunggu jawaban siapa pun Clara meninggalkan ketiga nya untuk kembali ke Istana Langit namun sebelum itu Clara akan kembali ke tempat dimana obat dari wabah akan di dapatkan.
...*******...
.
.
. ALHAMDULILLAH.. udh up 3 bab ☝️
.
.
. Cukup ya sehari 3 bab ja readers 😁
.
.
. Don't forget like, comment n support always author ❤️
__ADS_1
.
. Semoga author nya gak kaya mood ya, yang kadang mood on tiba-tiba off, 😅