The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu

The Last Sky Kingdom Twin Princess Takdir Ku Milik Mu
Pencipta Pedang bertuah


__ADS_3

Pedang Suci menjadi Pedang Suci Segel Abadi dimana Pedang ini mencapai tahap sempurna dari seluruh kekuatan Murni yang sudah di takdir kan, Pedang Suci yang memiliki jiwa melebihi sebelum nya. Aliran nya akan menjalar bagaikan kedipan mata, dengan kekuatan detakan jantung yang berpacu, getarannya akan membelah tanah berpijak, ini lah Pedang dengan kekuatan sama seperti Pedang Azalia.


Pedang dari bahan yang sama dengan tempaan yang berbeda, pedang dengan element bertolak belakang. Pemilik Jiwa Murni dan Jiwa Kegelapan, mereka lah sang Matahari dan Sang Bulan. Dua Dewa pencipta Alam yang tak berkesinambungan, satu Dewa Rela Berkorban dan satu Dewa lagi tidak akan berkorban, Satu Alam yang memiliki Dua Penguasa.


Disana lah semua ini bermula, Alam Khayangan yang memiliki Dua waktu bersama an dengan satu Sisi Waktu siang dan satu sisi Waktu malam, di Alam ini Dua Pedang bertuah terbentuk dengan tangan ke Dua Penguasa. Mengalir kan kekuatan Dewa ke dalam Pedang dengan darah perjanjian, Sang Penguasa mengasah Pedang dengan panas dan sinar sang waktu dimana kekuatan Alam memberkati kedua Pedang itu.


Pedang Suci dimiliki Penguasa Malam dan Pedang Azalia di miliki Penguasa siang, kedua nya membuat satu bahan dari Khayangan tanpa perbedaan waktu , dimana tempat itu menjadi tempat pertemuan yang akan di gunakan ke Dua Penguasa untuk berbagi segala sesuatu. Namun sebuah perselisihan membuat kedua nya menjadi musuh secara perlahan namun pasti , kehancuran itu mulai membakar Alam Khayangan hingga ke Dua Penguasa melakukan pertempuran satu lawan satu bersama Pedang masing-masing.


Penguasa Malam yang hanya menginginkan Perdamaian dan Penguasa Siang yang ingin menguasai seluruh Alam Khayangan membuat Pedang Suci dan Pedang Azalia bersentuhan untuk pertama kali nya. Setiap denting an yang terjadi mulai menghantam tanah berpijak, gelegar Petir mulai membelah kedua waktu yang saling bertarung.


Penyatuan Matahari dan Bulan yang selama ini ada di Alam Khayangan mulai terbelah dengan setiap percikan Kegelapan dan Cahaya yang semakin mengoreskan deritan tajam yang panjang. Kehancuran terjadi di setiap jengkal Alam Khayangan hingga Matahari dan Bulan Benar-benar terpisah dengan runtuhnya Alam Khayangan, kedua Penguasa itu masih sibuk bertarung hingga darah sang Penguasa Malam memuntahkan darah di jantung nya.


Pedang Azalia yang tertancap di jantung nya menjadi akhir dari sang Penguasa Malam namun dengan sisa energi nya Penguasa Malam membuat perisai untuk Pedang Suci dengan menghilangkannya di sebuah tempat yang akan menjadi masa depan.


*Segel Jiwa Murni* ucap Sang Penguasa Malam melepaskan Element terakhir nya dengan memeluk sang Penguasa Malam.


Detakan satu Penguasa berhenti dan menjalar pada satu Penguasa lain nya, dimana element cahaya yang kuat mulai menyelimuti tubuh kedua nya. Jeratan cahaya yang mulai membakar kedua nya nya dengan berubah menjadi pertikel kecil yang menyatu dengan Alam untuk kembali pada Alam.


"Takdir akan mempertemukan kita kembali dengan akhir yang seharusnya, Alam akan memberikan kita satu kesempatan untuk mengakhiri semua yang telah kita mulai." ucap Penguasa siang sebelum semua partikel nya melebur.


Lukisan yang di perhatikan oleh Peri Fyra adalah sejarah Alam Khayangan, dimana Raja kegelapan yang hidup ratusan tahun telah mengetahui semua hukum Alam dengan Takdir nya.


..................


Badai itu kini sudah di depan Clara, dengan kekuatan yang memancar di seluruh tubuh nya bersama pedang Suci, Clara menghentakkan kaki nya ke tanah dengan mengalir kan Element Udara untuk menahan badai itu semakin mendekat. Suara tanah yang bergerak dengan ledakan di ujung Sana membuat badai seakan terkunci sesaat hingga tempat Raja kegelapan bersila bergetar dengan perlawanan Clara.


Raja kegelapan semakin menambah element kegelapan dengan kilat an Petir yang semakin membara keluar dari pusaran angin dan bergulung dengan cepat nya menuni Clara, dengan Element Api Clara mengayunkan Pedang Suci nya membelah partikel Udara menghempaskan kilatan Petir hingga Percikan api di tempat Raja kegelapan mulai meredup.


Gulungan badai seakan tidak ingin menyerah dan masih menembus Element udara dan siap menerjang Clara beserta Istana Hutan Bisu, seketika Clara melepaskan seluruh kekuatan element di dalam Pedang Suci dan menancapkan pedang itu di depan nya. Cahaya biru yang mulai membuat pusaran bersatu dengan element Api, tanah, udara dan air, ke empat element itu kini menjadi badai yang sama mengerikan seperti badai milik Raja kegelapan.


Fiuuuh... Greb...Wiuung... Jduaar.. Wuuuss...


Dengan ayunan tangan , Badai milik Clara di hempaskan menerjang badai Raja kegelapan, kedua nya menyatu dengan putaran berlawanan arah. Dimana perlahan badai itu saling tarik menarik menyatu dan melepaskan dengan ledakan yang menghancurkan Hutan Bisu, berlalu seperti debu yang terkena hembusan angin.

__ADS_1


Kedua badai itu menyisakan cairan merah segar yang mengangalir dari bibir Raja kegelapan, luka di dalam yang membakar dengan hantaman di dalam jantung nya. Api seluruh Kerajaan Iblis padam dengan kembali nya partikel element kegelapan, tubuh nya terduduk dengan sesak di dadanya.


"Ramalan itu di mulai! Apakah ini akibat aku membangunkan Gerhana Bukan darah merah? Jika begitu, aku akan mengambil milik ku untuk persembahan Terakhir." ucap Raja kegelapan tanpa menghapus darah di bibir nya.


Sedangkan Clara masih berdiri tegak dengan pandangannya ke depan, dimana kini semua pepohonan telah tercabut dari tanah dan tanah kering kerontang seakan Matahari ada di atas tanah itu untuk membakar setiap kehidupan. Pedang Suci sudah tenang dengan cahaya biru nya yang bersinar tanpa menunjukkan ke empat Element yang telah menyatu, pertempuran kali ini mungkin Clara yang menang namun akibat dari pertempuran kedua nya kini terlihat nyata.


"Tuan? Apa anda baik-baik saja? Apa semua ini? " ucap Achela yang baru saja muncul setelah melihat pertarungan badai dari Istana Langit.


"Hmm.Ayo temui pendeta. " jawab Clara mengambil pedang Suci dan meletakkan di pundak nya.


*Sudah waktu nya membiarkan Pedang Suci Segel Abadi untuk menentukan jalan yang terpilih. * batin Clara dan melangkah memasuki Istana Hutan Bisu.


Ruangan itu masih terselimuti perisai Element cahaya dan Element Air, membuat Clara dapat melihat Raja Dexter sedang mencoba untuk menghancurkan perisai dengan keadaannya yang masih lemah, sedangkan pendeta tempat membiarkan itu terjadi karena sudah lelah menasehati Raja Dexter.


*Element Api Biru* ucap Clara.


Dengan gerakan tangan ke depan seakan melempar sesuatu, beberapa bola api biru mulai mengelilingi Luar Perisai Cahaya dan element air. Perlahan Api biru mulai melelehkan perisai dengan berjatuhan nya tetesan air dan cahaya yang terbang ke udara memisahkan diri dan kembali membuat sebuah aliran kembali kepada sang pemilik Element cahaya.


"Lady Cristal? " ucap Raja Dexter setelah perisai menghilang sepenuhnya.


"Pendeta, Kembali lah ke Istana Langit dengan Raja Dexter dan Achela kamu yang akan membawa mereka ke Istana." perintah Clara dengan wajah yang datar.


"Ta.. " ucap Raja Dexter.


"Maaf Raja Dexter! Kerajaan Iblis sudah bukan milik mu lagi, jika kamu kembali maka Raja kegelapan hanya akan mendapatkan persembahan tambahan. Keputusan ada di tangan mu! Dan Cleo akan bersama ku untuk tugasnya! Achela lakukan dan segera kembali! " ucap Clara dan meninggalkan ruangan ritual.


.................... ...


"Siapa pun kamu sebenarnya! Kamu lah yang menjadi hidup ku selama ini, meskipun dia lah yang membuat mu memiliki aliran darah yang sama, aku tidak akan menyerahkan mu pada nya meskipun aku harus kehilangan nyawa ku." gumam seseorang sembari melihat sosok yang tengah tertidur di Sisi nya.


...*********...


.

__ADS_1


.


.


. hay reader, author cm bisa up 2 bab, tapi gak pp ya 🤧


.


.


. Jujur ja author harus narik semua imaginasi dari cerita awal sampai bab ini biar cerita nya gk ada yang tertinggal, satu kejadian di masa sebelum nya pasti akan nyambung dengan kejadian berikutnya.


.


.


. kasih semangat author ya 🙏


.


.. Thanks yang masih setia jadi reader karuya ku 😊


.


.


. Support, like, comment n vote with favorite ya 🥰


.


.


. Author tunggu, 😁

__ADS_1


__ADS_2