
Aku tak akan mungkin meminta lebih pada Endro, keluarganya dan Vella. Mendapat kesempatan berdekatan dengan putriku saja aku sudah sangat bersyukur. Tak ingin aku merusak hubungan ini dan membuat mereka malah tak membolehkan aku bertemu putriku lagi. ~Baskoro Gunawan~
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
Kamiran dan istrinya bingung, sudah tiga minggu mereka belum juga dapat khabar dimana Titie berada. Tiga anak Kamiran yang lain sudah mencari Titie. Mereka tahu Titie dalam masalah karena polisi pernah mendatangi mereka dan sebelumnya Baskoro dan Gunawan juga datang kerumah mereka dan menyatakan kalau Baskoro sudah menjatuhkan talak tiga pada putri mereka itu.
Ibu Titie tak percaya putrinya berkelakuan sangat buruk sehingga bisa diperkarakan oleh orang yang tak terima perlakuannya. Dia juga tak percaya Baskoro yang lembut tega menjatuhkan langsung talak tiga pada Titie, perempuan satu-satunya dari empat anak yang dia miliki.
Dan hari ini surat panggilan sidang dari kantor urusan agama ( KUA ) datang ke alamat mereka. Baskoro tak main-main.
“Kalau dia tak bisa ditemukan juga, ya jangan salahkan kalau Laras tak bisa dia minta hak asuhnya. Wong dia yang enggak ngopeni anaknya. Kamu enggak usah kepikiran. Nanti malah kamu sakit,” Kamiran menasihati Siti istrinya.
__ADS_1
“Iya Bu. Kita sudah nyari info dia ada dimana untuk kasih tahu panggilan sidang. Tapi dia yang enggak kasih tahu kita, jadi Ibu enggak usah kepikiran. Dia juga enggak ada di kampus karena kena skors. Semoga aja dia masih bisa bekerja disana. Sudah jadi PNS kalau di pecat mau hidup bagaimana lagi?” seorang kakak Titie mengingatkan sang ibu agar tak perlu terlalu kepikiran masalah Titie.
***
“Yah, nanti di kampus maaf kalau kita tetap jaga jarak ya. Cukup keluarga kita saja yang tahu hubungan ini. Bukan aku malu. Tapi nama baik Ayah dan daddy akan tercoreng bila rahasia ini tersebar. Aku tak mau daddy sedih. Dia sungguh sangat baik,” Vella sedang berjalan kaki dengan Baskoro. Mereka memanfaatkan waktu kebersamaan dengan sangat baik.
“Ayah sangat ngerti. Kamu dan daddymu mau memberitahu soal mommy saja Ayah sudah sangat senang. Yang Ayah minta kamu mau ke rumah mbah kakung. Dan juga berkenalan dengan Laras adikmu,” sahut Baskoro.
“Pasti Yah, aku mau ke rumah mbah kung, sekalian nanti aku cerita ke mama dan papa. Kalau daddy dan abang kan sudah tahu,” sahut Vella.
“Iya, lusa kita janjian agar kamu berkenalan dengan Laras. Dan hari Sabtu pagi kita bertiga ke rumah mbah kung dengan Laras,” Baskoro tak menyangka kalau Vella tak menolak bertemu dengan ayahnya.
“Ayah izin bikin foto mommy mu saat dia hamil ya. Ayah ingin mempunyai kenangan itu,” Baskoro bisa saja memotret ulang semua foto Andika. Tapi tentu tak etis. Dia tak mau kebaikan Endro dia kotori dengan kesalahan lagi.
“Boleh koq Yah. Atau aku kirim aja yang sudah aku buat. Aku juga bikin foto mommy. Nanti aku kirim yang mommy sama aku atau mommy sendiri tanpa daddy,” Vella mengerti tentu tak mungkin Baskoro ingin menyimpan foto daddynya bersama Andika kekasih hati ayahnya.
__ADS_1
“Wah bagus kalau kamu bisa kirim. Ayah malah suka,” sahut Baskoro. Mereka telah sampai di apartemen kembali, besok pagi mereka akan meninggalkan Singapore.
Berhubung akhir bulan dan akhir tahun pula, bab nya agak pendek dan hanya satu bab untuk hari ini ya
Bab akan kembali panjang di update 1 Januari 2023
\===========================================
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
__ADS_1