
Ternyata cinta dan cemburu membuat bisa membuat manusia hanya mementingkan emosi saja. Mereka bisa berpikir sangat pendek diluar logika seperti bu Titie dulu dan sekarang dilakukan dengan bodoh pula oleh Atikah! Miris aku melihat mereka~Novella Moraletta~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Arie sadar lewat tengah malam.
Arie melihat ada infus ditangannya walau ini di kamarnya. Bukan ruang rawat rumah sakit.
Dia lihat ada penjaga yang menemani di ruang ini. Seorang ajudan ayahnya.
"Aku kenapa Bang?" Tanya Arie apada sang penjaga.
"Tadi boss pingsan saat tiba di rumah." Sang penjaga memberi keterangan yang Arie butuhkan.
"Tolong ambilkan minum saya juga ponsel saya," pinta Arie.
"Ini air putih. Atau mau yang lain?"
"Saya ingin susuu coklat panas," sahut Arie.
Sang penjaga memberikan air putih dan ponsel lalu dia menuju dapur untuk memesan sussu coklat yang Arie minta.
'*Aku sudah landing*,' sederet kata datar dan dingin Arie baca. Dikirim oleh Vella beberapa menit dari dia tiba di rumah. Artinya saat dia sedang pingsan.
"Tuan. Ini bubur ayamnya kata ibu suruh dihabiskan. Lalu ini obatnya tadi dokter bilang jangan sampai telat walau tuan sudah jadi dokter sekali pun." seorang pembantu rumah tangga mengantarkan bubur ayam sesuai pesan nyonya rumah.
Dengan susah payah karena lidahnya merasa pahit, Arie menelan bubur itu. Dia calon dokter jadi sangat tahu harus menjaga asupan makanan agar cepat pulih.
__ADS_1
\*\*\*
Senin pagi, Vella segera masak untuk sarapan dan bekal makan siangnya. Belum ada khabar lanjutan dari kedua adik Arie.
Vella menganggap Arie tak mengkhawatirkan. Karena bila makin parah, keluarganya akan membawa ke rumah sakit dan akan ada yang memberinya khabar. Pemikiran itu membuat Vella tenang.
Vella berpikir ulang tentang keputusannya. Apa dia akan membatalkan rencana pernikahannya? Apa akibat dari pembatalan ini? Apa resiko bila dia melanjutkan menikah?
"Nanti sepulang kuliah aku akan buat list resiko pembatalan pernikahan dan resiko bila pernikahan diteruskan." Adelia bertekad membuat list untuk dia pikirkan. Sekarang dia ingin segera mandi lalu sarapan dan segera berangkat ke kampus.
\*\*\*
"Aku ingin bertanya," Atikah mencegat Vella di parkiran motor saat Vella baru saja membuka helm miliknya.
"Silakan," tanpa ragu Vella menjawab permintaan Atikah.
"Aku lihat berita, kemarin kau terlihat resmi sebagai calon menantu seorang jenderal dan seorang wakil rakyat. Tapi mengapa kau berbuat seakan tetap menerima cinta lainnya. Kau tebar pesona pada semua orang yang memujamu." Dengan ketus Atikah mencela Vella yang menurutnya tetap meladeni Helmi padahal sudah mempunyai Arie.
Banyak yang melihat kejadian itu karena ini adalah jam kedatangan ara mahasiswa dan dosen untuk memulai hari ini di kegiatan kampus.
"Kamu resmi tunangan dengan anak pasangan jenderal dan anggota dewan. Tapi kamu tetap tebar pesona dan melayani laku-laki lain tanpa malu!" Atikah yang dibentak Vella ikut membentak.
"Aku? Aku selingkuh dari tunanganku? Maksudmu siapa selingkuhanku yang membuatmu menudingku seperti itu?" Balas Vella cepat.
"Kamu sudah punya tunangan, tapi kamu selingkuh dengan Helmi!" Pekik Atikah cepat dan keras.
Helmi yang baru datang mendengar namanya disebut langsung menoleh arah keributan. Dia menghampiri dua gadis yang berseteru itu.
__ADS_1
"Ha ha ha, ini sosok yang kamu tuduh jadi selingkuhanku. Tanyakan pada dia, apa kami terlibat cinta seperti ysng kau maksud?" Vella langsung minta Helmi menjawab tudingan Atikah.
"Aku dan Vella berteman sejak kelas sepuluh. Aku mengagumi sosok gadis keturunan orang kaya yang selalu merakyat. Aku selalu ingin jadi sahabatnya. Tapi aku tak pernah satu kali pun memiliki rasa cinta untuk Vella."
"Rasa yang aku miliki adalah rasa kagum."
"Sekarang kami makin dekat, karena aku pacar sahabatnya. Dan kamu, berapa kali aku bilang aku tak pernah menyukaimu sebagai seorang lelaki?"
"Kita dekat hanya karena harus bekerja sebagai team kelompok. Tak lebih dan jangan berharap lebih karena semua sifat dan sikapmu bukan idaman semua lelaki waras!"
Perkataan ketus dan kasar Helmi membuat semua yang sejak awal melihat kejadian itu bersorak.
Vella segera berlalu dari lokasi itu berjalan bersisian dengan Helmi membuat Atikah makin kesal.
\*\*\*
Arie kesal melihat video tentang Vella pagi ini. Tiwi mengirimkan video yang sedang viral di kampusnya.
Vella sendiri juga mendapat dari Tiwi. Dia kaget karena ada yang menyebarkan tentang keributannya pagi ini.
'*jadi bintang di kampus pagi ini karena ada yang cemburu pada Helmi tapi salah sasaran*!' Vella mengirimkan video itu ke genks nya.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.