
Sering kita sadar kondisi diri kita tapi tak ingat kondisi orang lain juga sama dengan kita. Itu yang tunanganku rasakan. Dia sadar dirinya anak tunggal. Tak ingat kalau aku pun sama dengannya~Siena~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Yank, bangun, kita salat Subuh dulu yok," bisik Arie pada gadis manis yang masih terlelap dalam peluk hangatnya.
Vella belum merasa mendengar alarm rutin miliknya. "Alarm aku koq belum bunyi Bang. Apa Abang matiin ya karena berisik" gumam Vella yang masih ngantuk.
"Belum bunyi sih. Abang mandi dulu ya. Sikecil nakal. Dia muntah karena bobok meluk Ade," tanpa malu Arie memberitahu kalau dia mimpi basah dan harus mandi junub.
Vella mengambil ponselnya sambil menunggu Arie mandi. Dia melihat ditandai oleh Helmi di sebuah media sosial.
"Wooow, Siena emang jawara. Keren banget," decak kagum Vella lontarkan pada sahabatnya itu.
\*\*\*
"Mau sarapan dimana?" Tanya Arie sehabis mereka selesai salat Subuh.
"Sarapan di hotel aja ya? Abis itu tidur lagi. Ade ngantuk. Apa Abang punya niat lain?"
"Abang malah enggak pengen turun ke ruang makan. Pengen merem lagi aja. Makan nanti- nanti kan bisa," sahut Arie.
"Ya wis kita merem lagi aja," Vella langsung kembali naik tempat tidur dan mencoba kembali terpejam.
__ADS_1
Arie makin gemas terhadap kekasihnya. Dia pun ikut membaringkan tubuh di sisi Vella. Dia peluk tubuh harum itu dan mencoba kembali tidur seperti keinginannya tadi.
Ternyata Vella memang benar-benar ngantuk. Tak berapa lama gadis itu memang kembali terlelap.
Arie pun akhirnya berupaya ikut terlelap.
\*\*\*
Firza menggandeng tunangannya dengan mesra. Baru kali ini dia ikut ke Singapore dalam kegiatan rutin Serena dan miminya. Ibunda Serena memang rutin berobat.
"Tahu kan ngapain aja. Besok- besok enggak usah ikut karena pasti bete!" Serena memperingatkan Firza.
"Bilang aja kamu enggak mau keganggu mandamg wajah tu oppa kan? Enggak mau keganggu ngobrol ama dia yang aku nggak tau ngobrolin apa."
Firza memang kesal karena Serena asyik ngobrol dengan bahasa mandarin dengan asisten dokter miminya yang masih muda dan cukup ganteng.
"Nah itu tahu," goda Serenaa makin menjadi. Dia memang senang menggoda kekasihnya ini.
"Kamu bikin kesel aja ih" gerutu Firza.
Serena hanya terkekeh geli melihat Firza ngambeg seperti itu.
Biasanya malam sehabis teraphy Serena hanya akan tiduran di kamar hotel atau bahkan langsung pulang ke Indonesia hari itu juga. Karena kali ini bersama Firza maka mereka akan malam mingguan berdua.
__ADS_1
Esok pun seharian Serena dan Firza akan jalan-jalan dan belanja di Singapore ini. Hari Minggu malam baru mereka akan pulang ke Indonesia.
\*\*\*
"Akhirnya kita ngerasain kayak orang-orang ya *Honey*, pacaran malam mingguan disini," Firza memeluk pinggang tunangannya itu. Mereka sering ke patung singa ini. Tapi belum pernah berdua.
"Ha ha ha, di Indonesia aja kita jarang jalan malam berdua kan Yank." Serena tertawa menjawab ocehan calon imamnya itu.
"Iya karena jam malam dari abimu bikin kita susah kita pacaran," jawab Firza.
"Makanya nanti kita tunda program punya anak tiga bulan buat pacaran ya? Oar kita bebas pacaran halal. Boleh?" Usul Serena.
"Jangan lebih dari tiga bulan ya *Honey*. Aku kan anak tunggal. Pengen punya anak banyak. Minimal anak kita tiga ya?" Firza malah menyebutkan jumlah anak yang dia inginkan.
"Apa yang anak tunggal hanya dirimu?" Firza mungkin lupa kalau Serena juga anak tunggal.
"Ha ha ha, maaf sayangku. Iyaaa kita sama-sama anak tunggal. Makanya kita nanti punya anak harus lebih dr satu ya?" Firza merengek seperti anak kecil minta permen.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING itu ya.