
Langkah kami tiba di titik ini. Resepsi atau pengumuman pada publik semoga kedepannya langkah kami makin mantap~Ashoery Rustamaji~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Selamat ya Bro," kata Harllo dan Asih mereka dua hari lagi akan lamaran.
"Thanks ya kalian kapan nyusul?" tanya Arie lagi.
"Bulan depan," jawab Asih.
"Wow cepat nih, mudah-mudahan aku bisa hadir," kata Vella.
"Upayakan hadirlah," rengek Asih.
"Insya Allah kalau aku sehat Aku hadir Kak," kata Vella lagi.
"Waktu kak Serena nikah aku hadir. Masa kalian nikah aku nggak hadir," kata Vella.
"Selamat ya Kak," Dian dan Adon mengucapkan selamat pada Arie dan Vella.
"Iya terima kasih" kata Arie.
"Aku harap kamu belajar terus ya Don."
"Pasti Kak. Insya Allah aku akan belajar terus."
"Kalian bicara apa?" tanya Dian.
"Rahasia laki-laki lah," sahut Arie. Jawaban itu tentu saja langsung membuat Dia ngambek.
"Aku lagi belajar bisnis agar aku bisa bertanggung jawab. Aku nggak mau hanya hura-hura menghabiskan uang dari orang tuaku. Selama ini aku salah aku pikir belum waktunya bergerak karena belum lulus kuliah."
"Setelah aku lihat Cristo dan Kak Ari yang bergerak dari sejak sangat muda maka aku malu sendiri dan aku belajar dari mereka," kata Adon. Adon hapal kalau pada Dian semua harus dia.rinci dengan jelas agar kekasihnya tidak ngambeg.
"Bagus dong," kata Vella.
"Iya makanya aku selalu belajar dari Kak Arie dan Christo. Nanti kalau Kak Arie sudah pindah aku terus belajar lewat online ya Kak," pinta Adon.
"Ya telepon aja apa aku kalau sesudah Isya biasanya kosong. Tapi kamu kasih tahu dulu kalau mau telepon Jadi kami bisa terima dengan baik."
"Takutnya aku sedang sibuk karena aku mau buka usaha lagi di Jogja," jawab Arie.
"Baik Kak pasti aku kasih tahu dulu sebelum telepon Kakak," kata Adon.
__ADS_1
"Kalian yang rukun ya belajarlah untuk menyatu karena memang menyatuka dua kepala itu susah," kata Vella.
"Bayangkan aku yang anak tunggal egoisnya setengah mati bertemu dengan Kak Arie yang selalu maunya ngatur karena dia anak sulung. Tapi kamu kami selalu berupaya menyatukan dua visi misi kami sehingga jalan kok."
"Lho itu kan sama dengan kami Vell," kata Adon.
"Maksudmu?"
"Aku anak tunggal dan Dian anak sulung sama kan? Ya kayak gitulah, egoisnya setengah mati," kata Adon. lalu langsung Dian cubit kekasihnya itu.
"Sudah ah yang lainnya ngantri," kata Dian.
"Ya pokoknya jangan lupa ya hubungi aku aja kapan pun kalian mau konsultasi."
"Ya Kak terima kasih sebelumnya," jawab Adon. Adon senang masuk ke lingkungan yang sangat memajukan kualitas hidupnya.
"Selamat big Bro," kata Christo.
" Hai terima kasih ya. Dan kamu pasti berhasil dalam bisnis, dan terus semangat," kata Arie.
"Iya Kak dan jangan lupain program kita kemarin sama Adon."
"Selamat ya Vell Semoga cepet lulus biar cepat punya baby," kata Wieke.
"Baby mah nggak nunggu lulus," kata Arie.
"Kenapa Kak?"
"Ya sekarang aja juga jadiin baby karena kami tinggal bersama. Kemarin kami menunda karena aku nggak mau Vella sendirian menghadapi kehamilan. Sekarang sih nggak ditunda lagi."
"Oh begitu." Wieke baru tahu. Dia kira Vella menunda kehamilan sampai lulus.
"Begitu sudah tinggal satu rumah ya langsung enggak nunda," kata Arie.
"Oh gitu."
"Iya terlebih kan sudah resepsi Jadi kami nggak takut dikatain MBA," kata Vella.
"Ye selamat Abang, eh nggak boleh manggil abang ya itu panggilan khusus. Jadi panggil apa dong? Biasa kita kan semua panggil Abang." kata Pandu karena memang semua di grup keamanan semua dipanggil Abang.
"Ya terserah suka-suka lu deh," kata Arie.
__ADS_1
"Pokoknya selamat ya Kak Arie," kata Riesye.
"Iya Ris. Makasih ya semoga kamu cepat nyusul." doa Arie.
"Enggak lah kalau aku nunggu sampai A'a lulis dulu. Setelah dia lulus baru kami menikah."
"Sebentar lagi dia lulus kan nggak sampai enam bulan lagi. Dia juga sudah selesai skripsi kok," Arie menegaskan.
"Makanya tahun depan lah kami baru menikah, kan bulan depan kak Harllo baru menikah," ujar Risye.
"Enggak tahun depan. Tahun ini lah," ucap Pandu.
"Terserah kamu lah A," ujar Risye.
"Selamat ya Vell, selamat Kak Arie," kata Helmi.
"Yoi makasih banget. Kalian juga kapan nih resmiinnya," kata Vella.
"Aduh masih lama lah," jawab Siena.
"Siapa bilang masih lama?" kata Pandu.
"Enggak lah kamu aja belum selesai. Nanti kalau kamu udah skripsi."
"Ya ampun aku 2 skripsi masih lama," kata Helmi.
"Selesaiin dulu salah satu baru, ntar malah ribet sama rumah dan kuliah." Tolak Siena.
"Kuliah sama rumah tangga enggak akan jadi hambatan. Dulu mommy dan daddynya Vella masih sama-sama kuliah kok. Ibu dan ayahku juga gitu," jawab Arie.
"Selamat ya cucu cantik Oma. sehat selalu ya dan semoga kamu sukses rumah tangga dan kuliahnya." Maria memberi doa untuk Vella.
"Insya Allah selesai Oma, aku akan selalu mensupportnya," kata Arie.
Akhirnya selesai sudah semua orang mengucap selamat pada Arie.
\*\*\*
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.

__ADS_1