
Saat yang kami nantikan akhirnya tiba. Saat kami disatukan dalam pernikahan. Kami sekarang telah sah dimata hukum agama dan negara~Vella & Arie~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Njih siap Pak," sahut Arie tanpa ragu. Pak penghulu sudah tahu bagaimana pernikahan ini harus berlangsung tanpa wali dari mempelai putri walau disana ada ayah kandung, ayah adopsi dan ayah yang real merawat mempelai wanita sejak dalam kandungan.
"Baik. Bismillahirrohmanirrohim. Saya mulai ya. Ananda Ashoery Rustamaji. Saya sebagai wali hakim dari ananda Novella Moralletta …"
"Sah?"
"Sah!"
"Sah!"
"Alhamdulillah," gumam semua orang.
Tanpa hambatan Arie berhasil melakukan ijab kabul.
Acara dilanjutkan dengan pemasangan cincin pengantin lalu berfoto dengan buku nikah.
Selanjutnya sungkem pada semua orang tua. Jangan lupa, mempelai wanita tak hanya punya sepasang orang tua. Ini uniknya pernikahan Arie dan Vella.
Selesai acara sungkeman. Mereka semua makan dalam kondisi ruang masih tertutup agar semua makan dengan benar. Habis ini pengantin dan orang tua akan berganti pakaian untuk acara selamatan.
__ADS_1
Setelah itu baru semua pintu dan jendela kembali dibuka lebar dan lapisan pagar penjaga di luar rumah segera membubarkan diri.
Arie dan Vella diperbolehkan istirahat 30 menit menerima ucapan selamat dari orang yang ada di rumah ini tapi tak boleh melihat prosesi pernikahan mereka
"Abang, tadi eyang berpesan Ade segera pakai kontrasepsi agar enggak kebobolan. Tapi Ade lagi mens. Enaknya gimana?" Tanya Vella saat mereka sedang dikamar pengantin.
"Besok pas di Jogja kita langsung suntik aja Yank. Enggak apa pas mens," sahut Arie. Mereka memang besok langsung pulang ke Jogja karena tanggal 3 Januari rombongan teman Vella datang liburan ke Jogja hingga tanggal 7 atau 8 Januari. Tanggal 9 Januari Vella ke Jakarta karena tanggal 11 Januari Serena menikah.
Arie sudah tahu Vella sedang mens. Tak jadi masalah untuknya. Yang penting sekarang mereka telah sah dimata hukum dan negara.
Vella bersiap didandani paes Ageng pengantin Jogja. Arie pun mengenakan pakaian jodohnya. Perias mengerjakan dalam waktu singkat seperti bim salabim .
Vella dan Arie berjalan ke ruang depan sehabis Arie selesai salat Dzuhur. Resepsi ini hanya akan berjalan dua jam saja yaitu hanya jam satu hingga jam tiga sore saja.
Undangan Yoyok sangat banyak. Termasuk ibu bupati pun datang bersama suaminya.
Mahesa melihat walau "orang kecil" memang Yoyok tak bisa dianggap sebelah mata
"Cape Yank?" Tanya Arie melihat istrinya pegal berdiri dan bersalaman.
"Kita nikamati aja. Ini hanya satu kali seumur hidup. Jangan mempersulit," sahut Vella sambil tersenyum.
"Bener banget Yank. Nanti di resepsi akan beda lagi suasananya tapi pasti lebih cape dari ini," sahut Arie. Arie mengambilkan isotonik water di belakang kursi mereka.
__ADS_1
Arie tadi memang minta disediakan isotonik water dingin. Bukan sekedar air mineral biasa agar dia dan Vella lebih kuat bertahan
"Minum dulu, biar agak segar," Arie menyodorkan botol air isotonik yang sudah dia bukakan tutupnya.
"Terima kasih suamiku," Vella mengembalikan botol pada Arie. Dia sudah meninum sedikit agar segar.
"Ah indahnya kata itu. SUAMIKU. Enggak nyangka ini bisa Abang cepat dapatkan. Padahal baru kemarin kenalan," bisik Arie saat yang salaman agak sepi.
"Ya iyalah. Emang kayak kak Harllo dan kak Asih. Naksir dari SMA enggak mau bilang. Udah jadian juga nggak berani punya panggilan sayang. Kalah ama Siena dan Helmi yang langsung punya panggilan resmi." Sahut Vella.
Memang dalam sebuah hubungan, lamanya waktu berjalan bukan pertanda keseriusan seseorang.
Ibas memperhatikan wajah putri kandungnya yang saat seperti ini makin mirip dengan Andika.
"*Jian ra mbuang sitik pun yo Mas*," bisik Yudwi pada Ibas.
"*Sewu persen rai ne mbak Dika yo Yud*," sahut Ibas. Yudwi memang kenal dengan Andika.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.