UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
MENANGKAP TIKUS


__ADS_3

 Kalau usaha dimulai dengan kecurangan, tentu tak akan berkah. Aku buka usaha dari uang tabunganku sendiri. Bukan uang kedua orang tuaku. Aku paling benci pencurian.~Ashoery Rustamaji~


DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Amang atau Rahman sibuk mencari pekerjaan baru setelah dia dipecat tanpa pesangon. Dia telah menjual mobil miliknya. Dia belikan motor dan untuk membayar uang sewa kamar satu tahun. Dia ingin tenang tidak bingung dikejar sewa kamar.


‘Sementara, biar aku jadi ojek online. Yang penting tiap hari uang simpananku tak terpakai untuk biaya hidup,’ begitu yang Amang pikir. Dia harus aman karena bila sakit atau ada keperluan mendadak dia ada pegangan.


Sesekali dia menghubungi mertuanya menanyakan uang penjualan rumah. Dia tak rela semua uang digunakan oleh Sakhira.


‘Kalian dimana? Mengapa nomor kalian tak ada yang bisa dihubungi?’ rupanya Amang selalu mencoba menghubungi nomor telepon kedua anaknya.


***


“Eh …, tumben Mas datang,” seorang staff di Distro milik Arie kaget ketika tiba-tiba melihat Arie ada di depan pintu ruang kerjanya.


“Enggak tahu, sepertinya ada yang nyuruh datang kesini aja,” jawab Arie yang mau memasukkan kunci pintu ruang kerjanya, tapi tak bisa. Akhirnya Arie memutar handle pintu. Ternyata tak terkunci!


Di dalam ruang kerja yang lampunya menyala, terlihat seseorang sedang memandangi komputer meja di ruaang kerja Arie.


“Apa yang kamu cari?” tanya Arie pelan.

__ADS_1


“Ini, gue belum bisa dapetin kuncinya dari kemaren,” jawab orang itu tanpa melihat siapa yang bertanya.


“Kenapa enggak langsung tanya ke saya aja?” laanjut Arie.


“Eh … Mas?!” penyusup itu pias karena dia dipergoki langsung oleh Arie.


Arie sangat kesal karena dia hampir saja kecolongan. Karena terlalu fokus di kampus, dia sampai lupa kontrol distronya. Dia pikir semua aman. Satu bulan tanpa pemeriksaan, hari ini dia tiba-tiba ingin datang ke distro 2. Padahal hari sudah hampir malam. Dia baru saja selesai salat Maghrib.


“Tutup Distro, tunggu sampai semua pembeli keluar lalu semua orang tanpa terkecuali duduk di ruang tengah,” Arie langsung memerintah seorang staff yang melintas depan ruangannya.


“Kalian tahu kenapa tiba-tiba outlet saya tutup. Saya yakin semua kalian tahu tapi tak ada yang lapor pada saya. Apa mau kalian?” tanya Arie tanpa basa basi.


“Ingat, saya akan menyombongkan diri. Ibu saya pengacara dan dia anggota DPR RI. Bapak saya seorang jenderal. Saya atlet beladiri propinsi. Jelas ya basic saya. Sekarang semua mau lawan saya satu persatu? Atau semua langsung saya jebloskan ke penjara?” tantang Arie.


Tak sampai tiga puluh menit , enam orang ajudan Mahesa sudah duduk manis di mobil depan outlet distro dan dua orang turun memasuki outlet.


“Masuk Bang,” Arie yang tahu kedatangan mereka langsung menyambut para ajudan Mahesa.


“Kenapa Bos?” tanya seorang ajudan.


“Ada tikus. Tapi yang lain enggak ada yang berani lapor. Ini datanya. Libas semua keluarganya,” Arie memberikan print-print an data pegawainya.


Yang perempuan ada yang mulai terisak. Mereka tak bisa menerima kalau keluarga mereka juga kena imbasnya sedang di outlet sendiri mereka tak ikut dengan kejahatan dua orang yang memang sudah satu minggu ini mulai memasuki ruangan Arie.


“Yang diluar enggak pada suruh masuk Bang?” sengaja Arie ‘memberitahu’ kalau yang datang bukan hanya berdua.

__ADS_1


“Biarlah mereka berjaga di luar, kali aja tikusnya ada yang mau kabur,” sahut ajudan Mahesa.


“Kabur langsung tembus aja Bang,” tentu saja mereka mengerti apa maksud kata tembus yang Arie ucapkan.


“Pak, saya akan beritahu semuanya. Akhirnya satu orang karyawan bagian packing membuka suara.


“Siapa namamu?” tanya petugas yang memegang data karyawan


“Saya Aril Usmany Pak,” jawab pemuda itu.


“Aril Usmani, tinggal di jalan Badak 2 Kebon Pala Jakarta Timur dengan NIK : …, “ sang ajudan membaca data diri pemuda itu.


“Benar Pak,” sahut Aril.


Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


\===========================================


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya teman yanktie yang bernama  AISY ARBIA  dengan judul novel MODUS CINTA TUAN AROGAN yok! Ceritanya pasti seru dan enggak akan nyesel deh bacanya.


__ADS_1


__ADS_2