UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
REPOSISI


__ADS_3

Lain ladang lain belalang, itu pepatah lama. Dan memang selama hidup di Jogja Aku dan bunda merasa banyak perbedaan dengan kehidupan kami ketika di Jakarta dulu. Sama-sama di pulau Jawa, sama-sama kota besar. Tapi anggah ungguh dan tata cara hidup bermasyarakatnya sangat berbeda jauh. Begitu pun tentang transportasinya. Itu sebabnya bulan depan bunda berniat kredit motor untuk kelancaran bergerak kami. ~Siena Maheswari Parussangi~


DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Malam ini Arie merombak semua personal di Distro 1 dan 2 miliknya. Dia juga menunjuk satu orang HRD dan satu orang manager keuangan untuk dua cabang itu. Dua manager outlet juga dia tukar posisi.


“Kalau ada yang keberatan katakan sekarang. Saya tak pandang bulu kalau kalian mampu ya kalian akan bisa naik jabatan walau toko saya hanya kecil seperti ini,”


“Yang ingin keluar juga silakan. Saya tak akan menahan anda,” Arie mempersilakan karyawannya untuk mengambil sikap.


Setelah tahu sikap tegas Arie yang tak ada maaf bagi pelaku kejahatan, semua karyawan Arie tak mau mencoba hal yang tak benar, karena mereka tahu bila tak berbuat salah, Arie sangat baik terhadap kesejahteraan karyawannya.


Acara meeting tentang reposisi dan pengangkatan manager baru telah selesai. Arie minta nasi bakarnya di bagikan.


“Mas Daud, tolong cari enam orang pegawai baru mengisi kekosongan yang ada. Saran saya coba rekrut dari rekan atau saudara pegawai yang telah ada. Tapi dengan catatan si saudara yang merekrut harus tahu kapasitas atau kemampuan orang yang direkrutnya dan dia bertanggung jawab terhadap kejujuran sosok yang kita rekrut.”

__ADS_1


“Soal hasil kerja, si perekrut tak perlu tanggung jawab. Karena hasil kerja, tanggung jawab masing-masing orang,” Arie mengingatkan HRD tugas pertamanya.


“Baik Pak, besok akan saya buat pengumuman resmi dan akan saya berikan untuk semua karyawan,” sahut Daud, manager HRD yang baru.


***


Pagi sehabis sarapan nasi goreng yang bunda siapkan, bunda meminjam motor Vella untuk pergi ke pasar perdua dengan Raffli. Dia ingin belanja stock agar kalau pagi tidak terlalu keburu-buru belanja di tukang sayur.


“Bunda sudah bilang, bulan depan akan ngambil motor kreditan satu buah. Memang kami bertiga untuk sekolah dan kuliah serta mengajar tak ada yang butuh kendaraan. Tap bila ingin ke toko buku, ke pasar atau tempat lain kami butuh.”


“Sengaja ambil bulan depan karena gaji pertama bunda nanti dia akan bikin nasi box buat di kasihkan ke tukang becak atau orang tak mampu lainnya,” Siena memberitahu planning yang akan bunda lakukan kedepannya.


“Aku sih seneng aja kalau bunda mau ambil motor. Jadi kalau kalian mau main ke rumahku enggak bingung pulangnya,” sahut Vella selanjutnya.


***


Pagi ini ada sedikit keriuhan di kampus. Terutama di kelas Vella. Memang sejak pertama kenalan dulu Vella sudah mengatakan kalau dia sudah punya calon suami. Tapi tentu saja banyak yang menduga itu hanya isapan jempol saja. Sekarang pandangan mereka berbeda karena banyak yang melihat akun media sosial Vella yang ditandai oleh akun seorang lelaki. Postingan yang memuat waktu lamaran resmi lelaki itu dengan keluarga lengkapnya pada keluarga lengkap Vella.


“Koq enggak ada makan-makannya?”

__ADS_1


“Kapan nikahnya?”


“Kamu enggak sayang nikah muda?”


Dan banyak pertanyaan yang hanya Vella jawab dengan senyuman saja..


Di fakultas lain di kelas lebih tinggi juga ada sedikit kehebohan juga. Kelas tempat Luna belajar. “Ha ha ha, gimana rasanya ya cowoq yang ditaksir dari kelas sepuluh ngelamar gadis lain secara resmi?” ejek sebuah suara.


Langsung saja banyak suara memberi tanggapan membuat Luna tertunduk. Dia tak habis pikir mengapa persoalannya belum juga hilang dari peredaran. Dia pikir semua sudah lupa akan kehebohan yang dia perbuat di pestanya Tini kakaknya Tiwi.


Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.


__ADS_1


Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.


__ADS_2