
Berumah tangga itu bukan hanya berdua. Tapi juga dengan seluruh keluarganya! Jadi sejak dini aku sengaja kenalkan calon istri dengan keluargaku. Hari ini akan aku mulai mengenalkan calon istriku dengan kedua adik kesayanganku. ~Ashoery Rustamaji~
DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI
\~\~\~\~\~
“Assalamu’alaykum,” Vella mengangkat panggilan telepon dari Arie.
“Wa’alaykum salam. Kamu di mana?” tanya Arie penasaran.
“Baru mau ke parkiran mobil. Masih di bandara,” jawab Vella.
“Sudah selesai ujiannya untuk semester ini?” tanya Vella selanjutnya. Dia masuk ke mobilnya.
“Alhamdulillah. Kegiatan belajar dan ujian semester ini selesai. Semoga hasilnya bagus. Sisa belajar satu semester lagi selebihnya tinggal co *** aja,” sahut Arie menjelaskan dia telah selesai semua ujian untuk semester ini. .
“Jangan telat makan Bang, langsung pulang dan istirahat,” Vella berupaya memberi perhatian pada kekasihnya.
“Sore ini mau urus cafe kedua. Tadi malam designer yang menangani interiornya minta ketemu,” balas Arie.
“Dan ini mau makan bareng Asih dan Harllo, mereka lagi pada pakai sepatu habis salat dzuhur,” Arie memang sedang di mushola dekat ruang ujian tadi. Dia sudah salat duluan karena tadi kedua sahabatnya belum keluar ruangan.
__ADS_1
“Ya sudah. Selamat makan,” sahut Vella. Dia sendiri belum makan.
“Besok kita bisa main sejak pagi enggak?” tanya Arie. Dia ingin membeli hadiah ulang tahun kedua adik kembarnya dan sore ingin ngajak kedua gadis kecil itu makan bareng dengan mereka dan Vella.
“Mau ngapain dan kemana Kak?” tanya Vella. Dia lupa memanggil Arie dengan sebutan Kak bukan Bang.
“Pagi kita beli kado ulang tahun buat si kembar, lalu sore kita jalan bareng mereka,” jelas Arie.
“Oke, aku akan siap. Jam berapa Abang mau jemput?” tanya Vella. Dia tak keberatan pergi dengan Arie seharian.
“Mall buka jam sepuluh, jadi jam sembilan Abang ke rumahmu ya?” Arie menanyakan Vella bisa tidak gadis itu dijemput jam sembilan pagi.
“Oke. Aku akan siap. Eh sore cuma kita berempat kan? Enggak formal kan?” tanya Vella. Karena dia harus prepare baju ganti yang cocok bila acaranya semi formal.
Vella pun menyetujuinya. Dia hanya membawa mukena dan celana ganti saja dan sudah dia masukkan kedalam tas kecil yang akan dia taruh di mobil saja. Mencegah warna celana tidak cocok dengan atasan yang akan diberi oleh Arie, maka Vella membawa warna hitam yang dia yakin akan sesuai dengan atasan warna apa pun.
***
“Ma, waktu bebasku di Jakarta tinggal sepuluh hari. Aku mau puas-puasin main dengan teman sebelum aku pindah ke Jogja ya,” malam ini Vella memberitahu niatnya bermain dengan teman-temannya sepanjang hari. Jadi dia tidak diabsen setiap saat bila lama keluar rumah.
“Mama sih enggak masalah. Yang penting kamu jaga diri. Jangan sampai salang langkah dan jangan sampai kamu sakit. Karena nanti merepotkan semua orang,” balas Nungky.
__ADS_1
“Insya Allah, aku akan jaga diri dan jaga kesehatan Ma,” sahut Vella. Lalu dia tidur dengan memeluk sang mama.
Paginya Vella bersiap menunggu jemputan Arie. Pras pergi dengan Endro. Bagas tentu sejak tadi pagi sudah berangkat ke kantor sekalian mengantar putra sulungnya sekolah. Maka saat Arie menjemput hanya Nungky yang dia pamiti karena Nungki pergi ke sekolah guna menjemput sekalian membayar uang SPP putra sulungnya.
“Hati-hati yo Nduk,” Nungky menasehati Vella agar berhati-hati.
“Iya Ma, Assalamu’alaykum,” Vella pun berangkat bersama Arie.
“Memang ulang tahunnya kapan Bang?” tanya Vella.
“Besok, biasanya ibu dan bapak ngucapin tengah malam nanti,” Arie mulai menjalankan mobilnya.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL BETWEEN QATAR AND JOGJA YOK!
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya
__ADS_1
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta