UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
SIENA TIBA DI JOGJA


__ADS_3

Anakku saja bisa bergerak. Masa aku harus diam saja? Aku juga akan membantu teman anakku itu. ~Baskoro Gunawan~


DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


“Jadi gitu Yah,” sejak mereka berangkat Vella menceritakan siapa teman yang akan dia jemput ini. Baskoro tak menyangka putrinya punya empati yang sangat besar pada sesama terlebih pada sahabatnya sendiri.


“Kalau dia mau, dan ibunya mengizinkan, dia tidak usah kamu bawa ke Kebumen. Biar dia kuliah di Jogja. Masuk saja di kampus yang Ayah ngajar. Bukan yang di UGM. Disana perkuliahan baru berjalan satu bulan. Ayah bisa bantu dia masuk sebagai mahasiswa susulan,” Baskoro pun jadi ikut tergerak ingin membantu sahabat putrinya itu.


“Adiknya bisa masuk di SMP yang satu yayasan dengan kampus itu. Nanti kita tinggal bahas biaya hidup dan sekolah keduanya sebelum ibunya bisa mandiri lagi,” lanjut Baskoro.


“Tapi kalau mau tinggal di asrama eyangmu di Kebumen ya silakan saja.”


“Wah boleh tuh Yah. Biar dia enggak ketinggalan dari kami. Dia bisa ikut kuliah tahun ini. Semoga bundanya Siena mau ya Yah,” sahut Vella.


“Ayah bisa urus jalur beasiswa buatnya dan adiknya. Kita tinggal pikirkan biaya makan dan operasional saja. Karena ayah enggak yakin mereka mau menerima dibantu kita terus,” Baskoro mendengar ibunya Siena mau jualan nasi atau jadi buruh cuci asal anak-anaknya terlepas dari masalah yang disebabkan pelakor dalam rumah tangganya.


“Nanti malam kami akan ngobrol di chat. Jadi kami akan bahasa masalah tawaran ayah ini,” Vella tentu senang mendapat info seperti ini.

__ADS_1


“Kita jangan makan sekarang ya Mbak. Kita ganjel dulu aja gimana? Kasihan temanmu bila dia belum makan. Tentu dia enggak enak mau minta makan. Jadi nanti kita makan bertiga bila sudah bersama dia aja,” Baskoro memikirkan kawan putrinya yang sejak sore sudah pergi dari rumah tanpa membawa koper. Hanya ransel berisi surat-surat untuk sekolah saja.


“Ayah inget jangan cerita masalah hari Sabtu ya Yah,” Vella mengingatkan Baskoro.


“Iya sayang. Masa Ayah mau ngejeblosin anak sendiri?” jawab Baskoro sambil melihat daftar menu.


“Cokelat panas aja deh Mbak. Sama croissant,” Baskoro menyebut pesanannya.


“Sama Mbak, tambah mini donnut tiga ya,” imbuh Vella. Vella langsung mengirim pesan dia sudah di bandara pada teman-teman groupnya. Sehingga ketika Siena menyalakan ponsel, dia tahu kalau Vella sudah siap.


‘Temans aku sudah landing,’ Siena segera menyalakan ponsel begitu turun dari pesawat. Dia langsung mengirim pesan. Siena pun membaca pesan yang Vella kirimkan.


‘Aku tunggu di pintu keluar kedatangan ya. Aku bawa papan nama,’ goda Vella.


Tanpa menunggu jawaban ayahnya Vella berlari kecil menuju pintu kedatangan. Dia sangat merindukan sahabatnya yang sedang tertimpa masalah itu.


“Vellaaaaaaa …,” Siena yang lebih dulu melihat sahabatnya segera berlari menghampiri. Mereka berpelukan erat. Dan tanpa bisa dibendung Siena menangis dipelukan sahabatnya itu.


“Sabar ya. Aku yakin kita bisa melewati ini semua,” bisik Vella. Dia sangat tahu bagaimana sesaknya da-da Siena. Seperti terhimpit lemari jati tiga pintu.


“Yah. Ini teman Mbak. Siena namanya. Sien, ini ayahku,” Vella memperkenalkan kedua orang itu.

__ADS_1


Tentu saja Siena bingung. Di Jakarta Vella punya daddy. Di Kutoarjo punya papa dan di Jogja punya ayah.


“Ayah? Lalu papa dan daddy?” tanya Siena setelah selesai berkenalan dengan Ibas.


“Ha ha ha, kamu kan tahu aku orang kaya. Jadi aku punya ayah, papa dan daddy,” sahut Vella sambil becanda.


***


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL  THE BLESSING OF PICKPOCKETING  YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL THE BLESSING OF PICKPOCKETING ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.

__ADS_1


Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta


__ADS_2