
Sejak dulu aku sering mendengar : PENYESALAN SELALU DATANG BELAKANGAN. Dan aku benar-benar baru merasakannya saat ini. Aku menyesal telah terlelu bodoh terbuai kesesatan sehingga melupakan anak dan istriku. Sekarang terlihat siapa yang berlian dan siapa yang hanya bongkah kerikil tak punya nilai jual. ~Daeng Rahman Parussangi~
DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
‘Sien. Aku tidur di hotel ya. Enggak bisa masuk ke kamar kost karena enggak izin seperti saat ngejemput kamu. Besok pagi aku jemput kamu buat sarapan di lesehan sama adik-adik,’ Vella memberi tahu Siena dia tak pulang ke kamar walau telah sampai Jogja. Saat ini sudah jam sepuluh malam.
‘Ok. Aku tunggu besok pagi,’ jawab Siena.
“Capeeeeeee tapi plong,” Vella merbahkan dirinya. Dia plong karena dirinya sudah dilamar oleh kekasihnya. Bukan hanya sekedar pengakuan satu pihak keluarga saja.
Arie ikut berbaring disisi Vella. Dia peluk perempuan itu dan dikecup penuh kasih tanpa nafsu. Arie sadar harus bisa me manage libidonya. Dia harus jadi tuan, bukan budak nafsu.
“Makasih ya Bang, udah ngelulusin keinginan Ade,” ucap Vella.
“Sejak awal mengenalmu niat Abang kan emang cari istri. Bukan cari pacar De. Jadi ini enggak melenceng dari niat awal Abang. Kalau dengan perempuan lain mungkin akan beda. Si gadis mau menikah tapi keluarganya menentang karena mikirnya usia gadis mereka kemudaan,” sahut Arie.
“Tapi soal biaya nikah gimana Bang? Tabungan Ade cuma sedikit,” keluh Vella.
“Itu urusan Abang. Cuma kalau tadi bilang semua Abang tanggung, pasti pada enggak ada yang setuju. Karena Abang bilang kita berdua yang tanggung, maka eyang langsung setuju,” jelas Arie.
__ADS_1
“Kamu maunya mahar nikah kita apa Yank?” tanya Arie selanjutnya.
“Abang. Sesungguhnya mahar itu dari pihak lelaki untuk istrinya. Kalau didiskusikan, apalagi diminta oleh pihak perempuan, Ade anggap enggak afdol. Bukan mahar kalau menurut pendapat Ade. Terserah pendapat orang lain. Jadi semua terserah Abang dan yang penting sesuai dengan kemampuan Abang,” balas Vella.
“Aaah, kamu bikin Abang harus mikir,” Arie makin erat memeluk kekasihnya. Arie akan memikirkan soal mahar nanti, bila dia sedang sendiri. Tidak seperti sekarang. Sedang bersama kekasihnya.
***
Daeng Rahman Parussangi, atau yang biasa dipanggil Ammang oleh kerabatnya hanya bisa terpekur memikirkan dia bisa terpisah dengan Andi Annisa Marwah istri yang sangat dia kasihi. Dia juga harus terpisah dengan dua buah hati mereka yaitu Siena dan Raffli.
Semua karena sifatnya yang selalu gemar menolong. Tak pernah terpikirkan karena sifat menolongnya dia terjebak dalam pernikahan kedua yang menghancurkan rumah tangga serta kariernya.
FLASH BACK ON
“Pak Rahman, ini berkas untuk seminar tahunan di Lombok minggu depan,” Rambu Sakhira atau yang biasa dipanggil Ira memberikan satu map tebal pada rahman. Sakhira adalah sekretaris pengganti yang baru bekerja empat bulan. Sekretaris lama Rahman sedang cuti melahirkan dan akan masuk kembali dua minggu lagi. “Apa Yudi jadi menemani saya?” tanya Rahman datar.
“Sepertinya pak Yudi ada pekerjaan ke Semarang dalam waktu yang bersamaan. Dan Direktur telah menugaskan saya yang mendampingi Bapak,” sahut Sakhira sambil menunduk.
“Kalau bisa, cari seorang rekan lain untuk menemani, minta orang ke HRD,” Rahman paling malas bila bekerja dengan anak baru. Membuat dia harus lebih dominan menguasai pekerjaan.
“Baik Pak. Akan saya sampaikan pesan Bapak pada bagian HRD,” jawab Sakhira.
***
__ADS_1
“Ada apa?” tanya Rahman.
“Ini barusan ada permintaan, Kamu minta orang untuk berangkat ke Lombok selain dengan Sakhira?” tanya bagian HRD.
“Iya, carikan yang lebih menguasai bahan. Jangan naka bau kencur gitu,” pinta Rahman.
“Semua sudah pegang tugas masing-masing. Ini kan akhir tahun. Tutup buku semua sibuk. Malah ada yang lebih enggak ngerti dari Sakhira,” jawab ibu bagian HRD itu.
“Baiklah. Apa boleh buat,” Rahman pun pasrah bila minggu depan harus berangkat dengan orang baru. Satu minggu ini dia akan minta Sakhira mempelajari berkas agar tak mengecewakannya.
\===========================================
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya teman yanktie yang bernama MOMY IDA dengan judul novel BELENGGU MASA LALU yok! Ceritanya pasti seru dan enggak akan nyesel deh bacanya.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta
__ADS_1