UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
TITIK TERANG BAGI RAHMAN


__ADS_3

Kadang kita tak tahu suatu rizky datangnya dari mana. Hari ini aku dapat rizky sangat besar. Bukan berupa materi. Tapi info keberadaan putraku~Daeng Rahman Parussangi~


Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Rahman atau Amang mendapat calon penumpang di sebuah gedung olah raga. Dia pun menghampiri calon penumpangnya. Ternyata seorang anak kecil seusia Rafli putra bungsunya.



"Om bukannya papanya Rafli ya?" tanya anak lelaki itu.



"oh iya Dek. Adek kenal anak saya?" Tanya Amang dengan semangat.



"Kenal. Kami teman akrab. Dan kami sering ngobrol di telepon." Penumpang kecil itu bercerita pada Rahman.



'*Anak ini punya nomor Rafli. Aku harus bisa bercerita dengannya*,' Rahman bertekad mencari tahu tentang putranya yang selama ini dia cari. 



"Emang Adek tahu di mana Rafli?" tanya Rahman atau Amang lagi.



"Rafli hebat. Dia sekolah di Jogja. Masih SMP tapi sudah masuk team volley SMA nya. Dia juga akan melatih kungfu di yayasan itu." Jelas teman Rafli itu dengan semangat.



Mereka sampai di rumah anak itu. "Bisa bicara sebentar Dek?" Tanya Rahman. 



Mereka pun ngobrol diteras. Anak itu bernama Rahman dan biasa dipanggil Maman. Rupanya nama mereka sama.


__ADS_1


"Kamu tahu dari mana Rafli ada di Jogja," tanya Rahman.



"Kami sering bertukar pesan. Di SD kan kami sahabat dalam Kung Fu," kata si teman ini.



"Oh begitu apa Om boleh minta nomornya Rafli," kata Rahman.



"Jangan Om nanti kalau dia tahu Om dapat nomor dari saya dia akan memutus hubungan dan kita sulit untuk melacak keberadaannya," kata si temannya Rafli.



Rahman bercerita singkat dia sedang mencari Rafli putranya. Amang bilang dia terpisah karena suatu persoalan. Rahman tidak cerita secara detail pada anak kecil itu.



"Jadi kamu tahu alamatnya di Jogja. Jogja kan luas. Bagaimana Om akan mencarinya," Amang sedih ingin segera mencari putranya.




"Bisa tolong Om agar dapat alamat dia?" Tanya Amang.



"Kita tukar nomor handphone aja Om nanti saya akan tanya pelan-pelan di mana alamat Rafli saya bilang saya mau main ke rumahnya. Om tenang aja saya akan bantu," Begitu Maman menyanggupi akan menolong mencari  alamat rumah Raffli di Jogja. Rahman dengan senang hati meninggalkan nomor ponselnya pada teman Rafli. 



'*Alhamdulillah aku punya harapan untuk bertemu Rafli. Rupanya dia di Jogjakarta*.' 



"Baik Om menunggu kabar Di mana alamatnya Rafli nantinya," kata Rachman dengan penuh harap.



Rahman pun melajukan lagi motornya memang walau pun sudah bekerja dia tetap melakukan pekerjaan sampingan sebagai sopir ojek online untuk menambah penghasilan. Setidaknya uang bensin dan uang makan harian tertutup dari hasil ojek online dan uang gajinya utuh untuk dia simpan. 


__ADS_1


Rahman bertekad akan kembali menabung untuk anak-anaknya.



Setidaknya sekarang ada titik terang dalam hidupnya dia tidak menjadi hopeles lagi dia menjadi bersemangat.



Rahman sudah menjual rumah yang ditinggali oleh Rambu Sakhira mantan istri keduanya dia juga telah mengambil uang mobil penjualan mobilnya. Sekarang uang Rahman cukup banyak tapi memang tidak dia gunakan. Rachman hanya ingin menabung untuk masa depan Rafli. 



Rahman ingin bila dia bertemu dengan Rafly dia akan memberikan semua tabungannya pada anak lelakinya itu.



Biar bagaimana pun Rafli harus mendapat pendidikan lebih tinggi dari calon istrinya nanti. Rachman ingin anaknya menjadi kepala keluarga yang baik.



'*Aku berharap Rafli tidak terjebak sepertiku. Kebodohan sesaat*,' batin Rahman.



Rahman melihat ada notifikasi order masuk lagi di ponselnya dia pun kembali. Rachman bersiap melayani konsumen berikutnya. '*Bismillah aku akan lebih rajin, biar uang tambahannya lebih banyak untuk Rafli. Kalau Siena, dia bisa hidup dengan suaminya nanti. Tapi kalau Rafli kan perjalanannya panjang dia kan harus jadi imam keluarga*,'  batin Rahman.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.



![](contribute/fiction/5890234/markdown/10636434/1676012932400.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.

__ADS_1


__ADS_2