UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
PERKENALAN BASKORO DAN PRASOJO


__ADS_3

DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU 2023. SEMOGA SEMUA HARAPAN KITA DAPAT TERCAPAI SEMUA DI TAHUN INI. Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia dan terhindar dari semua bencana.



Selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Akhirnya terungkap semua. Aku harap putriku kuat menerima kenyataan ini. ~Prasojo~


Baskoro memperkenalkan Vella pada ayahnya. Gunawan menangis. Tak menyangka telah memiliki cucu sedemikian besar. Selama ini cucu terbesarnya adalah putranya Yudwi yang sekarang berusia sepuluh tahun.


Sepanjang siang Vella bercengkerama dengan keluarga barunya. Tak ada rasa takut atau ragu, paman dan tantenya yang memang disuruh datang oleh Baskoro semua menyambut gadis itu dengan suka cita. Vella memang tak bersalah. Dia hanya korban. Jadi tak ada alasan untuk membenci atau menghujat gadis manis itu.


“Mbak mau kemana?” tanya Laras ketika melihat kakaknya pamit pada mbah kakung mereka.


“Mbak pulang kerumah papa dan mama Mbak dulu ya. Besok pagi Mbak kesini lagi lalu kita pulang bareng ke Jogja,” jawab Vella. Dia memang akan memperkenalkan Baskoro pada papa dan mamanya.


***


“Ayok Yah, aku kenalin ke mama dan papa aku. Karena ini adalah syarat aku bisa lahir dengan aman. Daddy harus nyerahin pembuatan akta kelahiranku pada mereka karena saat daddy dan mommy menikah, daddy belum punya KTP,” Vella mengajak Baskoro masuk ke rumah Prasojo.


“Assalamu’alaykum,” sapa Vella. Dia melihat sang mama sedang menyiram kebun dan tak terlihat dimana papanya.


“Wa’alaykum salam. De, koq pulang enggak ngabari Mama?” tanya Nungky menyambut pelukan putri bungsunya.

__ADS_1


“Ha ha ha, kejutan Ma,” dengan manja Vella mencium pipi Nungky.


“Papa mana Ma?” Vella mencari keberadaan Prasojo.


“Papa di belakang. Itu kamu datang sama siapa?” Nungky melihat sosok yang sudah dewasa datang bersama Vella. Dia jadi berpikir buruk.


“Ini pak Baskoro Ma. Dosen Ade di kampus, temannya daddy saat SMA,” sahut Vella. Yang belum membuka jati diri Baskoro.


“Papaaaaaaaa,” Vella berlari memeluk Prasojo yang baru masuk ke ruang tengah.


“Pantas rasanya rumah berisik. Rupanya anak gadis Papa pulang,” Prasojo memeluk putrinya dengan erat.


***


“Pa, Ma. Ade kesini mau cerita. Eh bukan, mau bilang. Kalau Daddy sudah cerita semua tentang mommy ke Ade. Ade dan Abang sudah ke rumah mommy,” Vella memulai membuka ceritanya setelah sejak tadi berbasa basi pada Prasojo dan Nungky.


“Ya. Ade dan Abang sudah tahu hal itu. Dan ini adalah ayah kandung Ade,”akhirnya Vella memberitahu siapa sosok Baskoro sebenarnya.


Nungky dan Pras kaget. Mereka juga bingung mengapa Endro membiarkan Vella bergaul akrab dengan lelaki yang minta dia digugurkan saat Laras hamil.


Akhirnya Baskoro menceritakan semuanya sampai dia juga tak pernah lepas mencari Andika dan mendapat perlakuan buruk dari orang tua Andika.


Prasojo dan Nungky akhirnya mengerti semua kesalah pahaman yang ada. Semua hanya karena permainan waktu. Endro yang bergerak cepat membuat Baskoro kehilangan kesempatan. Tak ada yang salah.


***


“Kenapa sih masih aja terus treatment tiap bulan ke Singapore?” tanya Firza. Sekarang dia tahu kalau tiap bulan Serena dan uminya berobat ke Singapore. Sang umi berobat dan Serena perawatan tubuh agar mencapai berat ideal. Padahal untuk Firza berat badan Serena saat ini bukan masalah. Walau Serena kembali ke bobot saat SMA dulu, di matanya Serena tetap tercantik.

__ADS_1


“Kalau pun aku berhenti treatment, tiap bulan aku tetap harus berangkat ke Singapore karena nemani umi,” jawab Serena. Firza kesal karena malam Minggu ini tak bisa nge date sebab kekasihnya jadwal berangkat ke Singapore.


“Tapi besok tu acaranya bagus, group band favorite kita. Masa kesempatan emas begini kita lewatin sih?” protes Firza.


“Abang aja nonton sendiri. Atau ajak pacarmu.” Serena kesal karena Firza mulai reseh. Dia berdiri dan segera keluar ruang kerja kekasih sekaligus bossnya itu. Jam istirahat sudah habis. Dia ingin kembaali ke meja kerjanya.


“Koq jadi dia marah?” Firza makin keqi. Sejak dia kembali dari German, memang sikap egoistnya mulai dia kurangi bila tak ingin Serena memutuskan hubungan dengannya atau malah minta resign.


“Honey jangan marah gitu dong,” bisik Firza. Lelaki itu duduk di depan meja kerja sekretarisnya.


“Maaf Pak. Ini sudah jam kerja,” jawab Serena jutek. Dia sudah malas kalau Firza bersikap tak mau kalah seperti tadi.


“Iya tauuuuu … tapi jangan marah ya, ya, ya?” rengek Firza. Di depan Serena, lelaki hebat itu memang tak berkutik sama sekali. Tak terlihat jago ngelobby rekanan juga tak terlihat sikap tegas bila mengambil keputusan meeting. Yang terlihat hanya sikap manjanya saja.


\=========================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG BARU RILIS DENGAN JUDUL NOVEL INFIDELITY BEFORE MARRIAGE  YOK!


DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL  ITU YA.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya

__ADS_1


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta


__ADS_2