
Entah harus bagaimana aku bersyukur mempunyai dua orang tua yang sangat meñdukungku kecuali selalu berupaya menjadi yang terbaik di segala bidang agar mereka bangga. ~Ashoery Rustamaji~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Vella meminta gudeg komplit tiga besek sementara ibu membeli sepuluh besek yang dikemas dalam dus dan dua besek terpisah.
Ini kamu masukkan mobil. Yang dus ini turun di bandara. Yang dua ini untuk kamu ya," Wiedo memerintah sang ajudan.
"Terima kasih Bu," sang ajudan membawa belanjaan sang nyonya ke mobil.
Sepanjang jalan ke bandara Vella dan Wiedo ngobrol tanpa henti.
"Khabari kalau sudah sampai ya Bu," Vella mendengar Arie berpesan ada Wiedo.
'*Dia tak pulang ke Jakarta bersama ibu*?' Pikir Vella saat di bandara.
"Iya. Dan kalian jangan berantem lagi bikin panglima perang nyuruh Ibu turun tangan!" Pesan Wiedo pada pasangan muda yang sudah saling memeluk pinggang.
"Abang mau kemana? Aku drop di rumah Siena aja." Setelah Wiedo check in, Vella minta diantar ke rumah Siena.
"Abang ya sama kamu terus sampai besok sore kecuali kamu tidur malam di hotel. Kalau kamu tidur di kamar mu ya kepaksa pisah. Padahal sih pengen ngobrol tuntasin semua ganjelan komunikasi antara kita," sahut Arie.
"Besok ke bandara jam berapa?"
"Jam empat diantar di abang ajudan tapi entah yang mana besok tergantung dinasnya mereka," Arie menjelaskan kalau dia tak bisa menentukan siapa yang akan antar dirinya.
"Kalau gitu, sekarang kita ke rumah Siena. Abang belum pernah tahu kan?"
"Dari rumah Siena kita ke rumah Ayah. Habis itu ambil baju ganti Ade di kamar kost."
__ADS_1
"Malam ini kita bicara. Besok jam dua belas wajib *check out* dari hotel kan?"
"Abang *check out* aja. Kita makan siang lalu antar Ade ke kost baru Abang ke bandara. Ade enggak antar ke bandara karena baliknya Ade sendiri sama ajudan kan enggak enak," Vella mengatur waktu dan kapan ajudan harus jemput Arie besok siang.
"Terima kasih ya Yank," Arie mempererat pelukannya. Dia bersyukur Vella mau memaafkan dirinya.
\*\*\*
"Bunda, kenalin ini Abangnya Vella," Vella memperkenalkan Arie pada Annisa.
"Arie Tante." Dengan sopan Arie memberi salam pada Annisa.
"Siena kemana?" Tanya Vella.
"Keluar sama Helmi," jawab Annisa. Perempuan ini sudah tahu kalau Siena sudah jadian dengan Helmi.
"Seriusan kamu enggak duduk? Apa karena enggak ada Siena?" Tanya Annisa.
"Ada Siena pun kami emang enggak lama Bun. Salam aja buat Siena dan Helmi," Arie pamit pada ibunda Siena.
"Terima kasih ya Vell, Rie. Lain kali main ya jangan cuma antar makanan aja," jawab Annisa.
"Kalau mau main pasti kami janjian Bun. Enggak bakal seperti ini," sahut Vella santai.
"He he he bener juga ya?"
\*\*\*
"Assalamu'alaykum," Vella memberi salam.
__ADS_1
"Mbaaaaak," pekik Laras melihat kakaknya datang bersama abangnya. Laras memberi salim pada Vella dan Arie.
"Mana Ayah?" Tanya Arie.
"Dibelakang Bang. Bersihkan kandang ayam kate-nya," sahut Laras.
"Mbok aku enggak bawa apa-apa tadi lihat sate uritan langsung ingat Laras," Vella menyerahkan gudeg dan sate pada simbok.
Baskoro telah menceritakan pada simbok siapa Vella. Pak Arif juga membenarkan cerita itu ketika Baskoro membawa simbok ke Kutoarjo.
'*Mbak Vella itu persis pak Bas. Walau baru bertemu dia sayang pada Laras adiknya. Demi adik-adiknya pak Bas selalu rela berkorban apa pun*,' batin simbok.
"Sibuk Yah?" Sapa Arie sambil berjalan mendekati Baskoro hendak memberi salim.
"Eh, kapan datang. Sudah tak perlu salim. Tangan Ayah kotor," Baskoro tak menyangka ada tamu di rumahnya.
"Mana Vella?" Baskoro yakin calon menantunya itu tak datang sendirian.
"Kalau sudah bertemu Laras, apa kita ada kesempatan dekat dengan Vella?" Arie malah balas bertanya pada calon mertuanya.
Keduanya langsung terkekeh karena yang barusan disebut Arie benar adanya.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.