UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
TAK PERNAH INGIN BERHENTI


__ADS_3

Saat melakukan dosa awal memang tak sadar, tapi bila terus dilakukan itu sudah bukan khilaf. ~Annisa Marwah~


DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA


\~\~\~\~\~


Sesuai kesepakatan Rahman dan rekan-rekannya jalan-jalan menikmati destinasi wisata di Lombok juga menikmati kuriner disana. Saat sedan makan malam di area terbuka, hujan turun dengan sangat deras. Rahman dan teman-teman segera mencari tempat berteduh.


Saat itu tanpa sengaja Rahman melihat Sakhira dan beberapa teman wanitanya sudah disana. Hanya pakaian Sakhira sudah sangat basah. Terlihat jelas dua puncak merapi melekat erat di kaos tipisnya.


Gadis itu tak pakai bra dan garis hitam di puncak mahameru terlihat jelas. Rahman membuka jacketnya dan memberikan pada Sakhira. “Pakai lah.”


“Terima kasih Pak. Satu persatu taksi mendatangi mereka. Dan dua sampai empat orang langsung masuk taksi untuk tiba di hotel mereka.


Rahma dan Sakira serta satu orang lelaki naik taksi tersisa. Rahman dan Sakhira duduk di belakang. Sakhira mulai menggigil.


Di lift sejak kawannya keluar dilantai dua , Rahman memeluk Sakhira erat. Hingga saat tiba di lantai tujuh, Rahman ikut ke kamar Sakhira. Saat baru masuk kamar Rahman langsung mencium bibir Sakhira yang mulai menggigil.


Bibir mereka terus berpagut,  tangan Rahman rajin membuka semua baju Sakhira agar gadis itu bisa berganti pakaian kering. Tapi malah akhirnya tanpa pakaian sama sekali.


Akhirnya malam itu mereka bertukar peluh. Hingga dini hari tak henti Rahman memompa pinggulnya. Dia tak merasakan lelah. Dan Sakhira terus mendesah dengan merdu.


Sakhira bisa bermain angka delapan dengan baik. Dia memberikan pusat dirinya untuk Rahman nikmati sedang dirinya menikmati es krim si jagur milik Rahman. Tentu saja hal seperti ini tak pernah Rahman lakukan dengan Annisa yang perempuan baik-baik.

__ADS_1


Bahkan saat bersama dengan Annisa, mereka sama-sama baru pertama kali. Sama-sama belajar dari nol besar.


Jam lima pagi permainan mereka baru selesai. Dan mereka tidur hingga pukul sepuluh. Lalu dilanjut hingga pukul dua siang sebelum mereka keluar untuk makan pagi merangkap makan siang.


***


“Saya beri dia rekomendasi diangkat menjadi pegawai tetap,” Rahman memberi penilaian untuk Sakhira. Di kantor mereka tak pernah terlihat bersama sama sekali. Tidak saat berangkat atau pun pulang kerja.


Rahman menemui Sakira bila hari Jumat hingga hari Sabtu sore atau malam. Mereka menyewa satu kamar kost dan mengatakan hanya pulang satu minggu selai karena kedua nya bekerja di luar kota. Pemilik kost tanpa curiga percaya karena Rahma mengedit buku nikahnya lalu di foto copy.


Sejak berhubungan dengan Sakhira banyak uang Rahman yang disedot kekasihnya itu. Termasuk membangunkan rumah untuk calon mertuanya. Tapi akhirnya orang tua Sakhir memaksa keduanya menikah agar tak ada gunjingan orang. Rahman pun setuju.


SATU TAHUN LALU


Mereka nikah siri walau tetap sedikit dandan layaknya pengantin. Foto pernikahan itulah yang Sakhira berikan pada Annisa.


Hanya tiga bulan Annisa kuat dimadu. Sakhira sering menerornya minta waktu Rahman dibebaskan sepanjang minggu bersamanya tanpa memberi jatah waktu untuk Annisa. Akhirnya Annisa minta cerai.


Dengan berat hati Raman menceraikan Annisa. Dan akhirnya Rahman sadar Annisa dan kedua anakknya telah meninggalkan pulau Jawa kembali kampung halamannya.


Rahman mendapat caci maki dari kedua orang tuanya mengetahui dia sudah mencerai Annisa. Terlebih kedua anaknya mengatakan ayah mereka tak lagi memberi nafkah untuk mereka.


“Mengapa uang untuk anak-anak tidak kamu setorkan?” tanya Rahman pada Sakhira.


“Owh lupa,”

__ADS_1


“Wah aku sudah pakai untuk beli lipstick.”


“Kemarin aku pakai untuk perpanjang STNK.”


Ada saja alasan Sakhira. Rahman tak bisa berkutik karena semua gajinya dipegang Sakhira. Sakhira sebagai istri ( setelah Rahman resmi cerai dengan Annisa, Sakhira meng itsbat pernikahan mereka ), Sakhira berhak meminta agar semua gaji Rahman masuk ke rekeningnya.


Dan sekarang Rahman makin terpuruk dengan tagihan hutang yang Sakhira buat. Padahal dulu saat dia hidup dengan Annisa, dengan dua anak sudah sekolah yang butuh biaya cukup besar, Annisa masih bisa menabung. Tabungan Annisa cukup besar karena mereka berniat pergi umroh setelah Siena lulus SMA dan mereka telah selesai membayar uang pangkal kuliah Siena.


KEMARIN


Ibunya Rahman bercerita nasib Siena yang harus kabur karena hendak dibuat tumbal hutang Sakhira. Dan ibunya Rahman memaki anaknya tak boleh datang melihatnya ketika dia meninggal nanti.


Suatu pukulan teramat berat untuk Rahman. Di kutuk ibu kandungnya, dan putrinya dijadikan tumbal oleh istri keduanya. Rahman terpuruk. Dia tak berdaya sama sekali.


FLASH BACK OFF


\===========================================


Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya teman yanktie yang bernama KAREN SANDRA dengan judul novel RANJANG PANAS SANG DUDA MAFIA  yok! Ceritanya pasti seru dan enggak akan nyesel deh bacanya.



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.

__ADS_1


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta


__ADS_2