
Istriku enggak mau nyusahin pinjam mobil milik orang. Sedang aku enggak ingin dia terlalu lelah karena naik motor ke luar kota. Aku harus cari cara agar bisa pinjam mobil pakde~Ashoery Rustamaji~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Hari ini Vella akan kembali ke Jogja. Dia dan suami diantar oleh sopirnya.
"Kapan balik ke sini lagi Mbak?" tanya Frina.
"Insya Allah kan pas abang wisuda Mbak ke sini," kata Vella.
"Oh iya habis itu langsung resepsi ya kata Frina lagi. Dia ingat ibu pernah bilang biar Vella enggak bolak balik wisuda dan resepsi pernikahan abangnya akan ada jeda dua hari saja.
"Insya Allah," kata Vella.
"Semoga aja lancar," jawab Vella lagi.
"Aamiiin," kata kedua adiknya yang mengantar dirinya ke carport.
Mereka pun berpisah. Tadi sebelum berangkat kerja Mahesa dan Wiedo sudah dipamiti oleh Vella karena dia berangkat ke bandara sesudah kedua mertuanya berangkat kerja jadi mertuanya berangkat duluan.
\*\*\*
"Aduh senangnyaaaa, akhirnya sampai Jogja juga," kata Vella.
"Abang kapan balik ke Jakarta?" tanya Vella.
"Ya ampun Yank, baru sampai rumah udah ditanyain kapan Abang balik. Ngusir?" Goda Arie.
"Kan persiapan batin buat ditinggal jauh," kata Vella.
"Udah nggak apa-apa kan biasanya juga sebelum menikah kita pisahan sebentar," kata Arie menghibur istrinya.
"Besok belum balik kan?" kata Vella menegaskan.
"Ya belum lah. Mungkin sehabis lusa," kata Arie.
"Kok mungkin?" Vella bingung mengapa suaminya enggak kasih kepastian.
"Ya Abang lihat jadwal dulu. Kayaknya belum ada jadwal buat masuk praktik. Kalau belum harus aktiv ke kampus, ngapain Abang ninggalin istri disini? Enakan juga meluk kamu kan Yank?" Goda Arie.
"Besok kita nengok Pandu yuk," ajak Vella.
"Oke besok pagi Abang pinjam mobilnya Pakde atau Mas Lutfi. Kita bisa ke Magelang pakai mobil," jawab Arie.
__ADS_1
"Jangan pakai punya Mas Lutfi. Punya Mas Lutfi kan udah dibawa ke rumah dia. Udah kita naik bus aja atau sewa mobil harian," kata Vella yang tak mau merepotkan orang lain.
"Udah gampang soal mobil. Pasti Abang usahain," balas Arie.
"Kenapa sih pakai mobil? Kenapa enggak naik motor aja. Magelang enggak terlalu jauh koq," jawab Vella.
"Kita ajak Siena sekalian lah. Jangan duaan. Kan kita nanti bilang atas nama geng kamu menjenguknya," Arie memberi penjelasan mengapa mereka harus pakai mobil. Padahal sesungguhnya dia tak ingin Vella capek dan kepanasan bila naik motor Jogja ~ Magelang.
"Oh iya. Ya udah aku hubungi Siena pasti Helmi juga mau ikut . Kan Helmi sudah lima hari kembali ke Jogja," kata Vella.
Vella langsung menghubungi Siena untuk menanyakan apakah Siena mau ikut ke Magelang bersama Helmi.
"Aku mau banget udah aku nggak tanya Helmi dulu pokoknya aku ikut. Kalau pun dia enggak mau berangkat ya udah kita bertiga enggak apa-apa," jawab Siena cepat.
"Oke nanti aku chat ya jam berangkatnya setelah kak Arie dapat mobil karena kak Arie enggak minta mobil dari bapak. Kita akan pakai mobil Pakde."
"Oh gitu,"
"Oke sambil nunggu jam berangkat, aku ngabarin Helmi dulu," balas Siena.
"Iya, kalian nanti siap berita terbaru aja ya," Vella pun memutus pembicaraan telepon mereka.
'*Sien kita berangkat jam tujuh pagi*,' pesan Vella Siena baca.
'*Ini aku juga bilang mau kabarin Helmi bisa ikut. Nanti aku suruh dia stand by di rumahku sebelum itu*.'
'*Eh ketemuan di mana? Sorry koq aku ke pedean bilang di rumahku*,' balas Siena.
'*Iya kata kak Arie dari tempatnya Pakde kami jemput kamu jam tujuh di rumahmu! Jadi jangan sampai kita nungguin. Kamu harus sudah siap*.'
'*Oke nanti jam enam atau setengah tujuh Helmy sudah stand by di rumahku*,' kata Siena setuju.
'*Kak Arie bilang kita sarapan bareng di jalan*,' jawab Vella lagi.
'*Oke jam tujuh aku tunggu*,' Siena pun setuju.
'*See you tomorrow*,' kata Vella.
\*\*\*
Arie membereskan barang-barang yang baru dia bawa dari Jakarta.
Dari rumahnya dia membawa cukup banyak baju untuk ditaruh di Jogja. Kalau dulu kan dia nggak pernah taruh stok baju juga perlengkapan lainnya.
__ADS_1
"Yank, ini ditaruh dimana ya?" Tanya Arie karena tak ingin asal taruh saja.
"Di meja rias aku aja lah Bang." Jawab Vella sambil memasak nasi.
"Enggak ganggu?"
"Ya enggaklah aku nggak bakal pakai itu punyamu," Arie pun tertawa mendengar jawaban istrinya.
Arie juga menaruh beberapa barang keperluan mandi yang kemarin belum dia beli saat belanja di Jogja. Arie membawa dua sandal. Satu sandal jepit untuk ke kamar mandi dan satu sandal kamar. Satu koper besar telah selesai dia bongkar lalu di bereskan.
"Aduh lumayan juga capeknya," kata Arie sambil menaruh tubuhnya di kasur.
\*\*\*
Vella menaruh oleh-oleh dari ibu mertuanya. Karena Vella yakin hari ini belum akan masak dan belum punya bahan fresh untuk masak, tadi pagi dia membawa gulai ikan mas dari rumah Ibu.
Vella membawa empat potong gulai ikan mas dari rumah Ibu untuk makan siang mereka kali ini.
Sedang untuk makan malamnya Vella membawa banyak rendang dari rumah Ibu mertuanya sehingga untuk hari ini aman.
Besok dia juga belum masak karena mau pergi ke Magelang sehingga Vella masih aman belum punya bahan segar untuk masak.
"Aduh bau nasi yang baru matang bikin laper Abang aja," keluh Arie yang memang sedang kelelahan.
"Ya udah ayo makan, Ade tadi kan udah bawa lauk dari rumah Ibu banyak buat makan siang hari ini dan makan malam."
"Kita belum punya bahan yang akan dimasak jadi aku bawa matang tadi. Udah bilang sama ibu sih." Vella tahu nasi sudah matang.
"Pakai bilang ,tinggal ambil aja," jawab Arie.
"Ya enggak bisa gitu, itu kan punya ibu," jawab Vella, sambil mengeluarkan gulai ikan mas yang dia bawa tadi.
"Wow asiknya gulai ikan mas," kata Arie.
"Iiya tadi ibu udah bilang suruh bawa banyak dan Ade bawa empat potong untuk makan siang kita kali ini, Vella pun menyiapkan piring untuk makan suaminya dan dirinya.
Sejak tadi tiba di kamar Vella sudah mengeluarkan dua botol juice dari freezer sehingga itu bisa diminum nanti sehabis makan.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.