
Bila tiba waktunya, aku akan buka rahasia ini pada Vella. Tapi tidak sekarang. Cukup endah dulu saja yang tahu rahasia ini. ~Endro Herminanto Mulyo~
DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI
\~\~\~\~\~
‘Ndro, Aku pengen ngadem dong. Sejak tadi aku sudah di Jakarta. Ketemuan yok,’ Endah mengirim chat pada Endro. Dari Bali dia memang tidak langsung ke Singapore, tapi pulang ke Kutoarjo dulu. Sehingga akan terbang ke Singapore lewat Jakarta.
‘Aku sedang on the way bandara. Aku berangkat ke Singapore pagi ini,’ Endro segera membalas pesan dari Sarwendah sahabat almarhum istrinya. Endro tahu yang dimaksud ngadem oleh Endah, adalah ngobrol di kantornya sambil menunggu jam keberangkatan Endah ke bandara.
‘Wah, aku baru sore nanti berangkat Singaporenya,’ balas Endah cepat.
“Besok bisa ketemu?” Endro langsung menghubungi Endah. Dia malas mengetik pesan. Toh mereka sedang sama-sama online.
“Aku sehabis jam dua belas bisa Ndro. Kenapa?” tanya Endah.
“Aku mau ngasih tau kamu soal seseorang,” jawab Endro singkat.
“Wah, kamu mau nikah? Oke kita ketemu jam dua belasan,” Endah menyimpulkan kalau Endro akan mengenalkannya dengan seseorang. Padahal Endro bilang akan memberitahu SOAL seseorang.
“Kamu kasih tahu aja dimana aku bisa jemput kamu. Di Singapore aku kan tinggal di apartemen bukan di hotel. Dan besok aku juga kerja. Jadi kamu kirim alamat penjemputan wae,” balas Endro. Dia telah tiba di bandara SOETA.
“Oke Ndro, safety flight yooo,” dan percakapan mereka pun terhenti karena Endro telah tiba di bandara.
***
‘Sama-sama cantik,’ Vella menjawab chat dari kedua gadis kembar yang mereka kirim tengah malam.
Hari ini dia akan packing beberapa barang yang sekiranya dia butuhkan di Jogja nanti. Subuh tadi Endro sang daddy sudah berangkat ke bandara untuk terbang ke Singapore.
Bagas menyarankan barang-barang Vella nanti dikirim dengan ekspedisi saja langsung ke alamat kost, sehingga saat berangkat ke Kebumen dia tidak ribet dengan banyak barang. Rencananya Vella dan Pras serta Nungky akan naik kereta ke Kebumen.
__ADS_1
Oleh karena itu Vella sengaja kembali kerumah daddynya untuk packing agar saat dia berangkat nanti barang sudah rapi dia packing dan akan dikirim oleh drivernya ke ekspedisi kereta api. Barang akan tiba di alamat jogja hanya satu hari saja.
“Mbok, bikinke aku mie rebus pedeeees dong. Koq pagi-pagi pengen mie rebus,” Vella minta sarapannya mie instan. Dia jarang makan mie instan bila tidak sedang kepengen.
Simbok langsung membuatkan apa yang Vella inginkan. Mie instan rebus dengan dua cabe rawit merah yang dipotong kecil-kecil. Biasanya Vella sukanya kuah sedikit. Dia tambah sawi serta telur setengah matang dan baso ayam.
‘Lagi pada ngapain?’ Siena yang kangen dengan sahabatnya mengirim chat di group.
‘Lagi packing, buat dikirim ke Jogja, karena aku mau ke Kebumen dan Kutoarjo dulu sebelum stay di Jogja,’ Vella menjawab lebih dulu.
‘Lagi on the way ke Bogor, mau liat-liat kost yang dekat kampus,’ Risye memberitahu kegiatannya pagi ini.
‘Lagi sarapan nasi uduk,’ Wieke malah bikin Siena kangen Jakarta yang terkenal dengan nasi uduk betawinya.
***
“Koq ke pemakaman?” Endah bingung ketika Endro memarkirkan mobilnya disebuah pemakaman muslim.
“Apa aku bilang mau kenalin kamu dengan seseorang?” tanya Endro sambil membuka seat beltnya.
“Ndro …,” Endah tercekat membaca nama yang tertulis di nisan.
Endah langsung memeluk nisan itu dan menangis tak percaya membaca nama ANDIKA LARASATI berikut tanggal lahir yang dia hafal sebagai ulang tahun sahabatnya.
“Saat menjelang ujian, Dika minta aku mengantarnya menggugurkan kandungan,” Endro mulai membuka lama.
“Hamil? Anakmu?” tanya Endah penasaran.
“Tentu bukan. Aku tak pernah menyentuhnya. Bahkan setelah kami menikah dan dia meninggal kami belum pernah berhubungan intim sama sekali,” jawab Endro.
“Dia hamil anak Ibas. Dan Ibas meminta Dika menggugurkan kandungannya. Bahkan Ibas memberi uang untuk hal itu,” Endro mengingat masa pahit itu.
__ADS_1
“Astagaaaaaaaaa …,” Endah tak percaya mendengar hal itu.
“Aku tentu marah, lalu aku meminta kedua orang tuaku untuk menikahkan aku dengan Dika, karena dia sudah diusir oleh orang tua kandungnya. Kamu bisa bayangkan nasib Dika saat itu. Seorang diri saat hamil. Orang tua dan kekasihnya membuang dirinya,” Endro berhenti sebentar untuk menarik napas.
Endah tak percaya, dia kembali kemasa sebelum ujian. Dia tak ingat kalau sahabatnya sedih atau berduka. Bahkan pada dirinya saja Dika tak menceritakan persoalannya.
“Sebelum kita ujian kami menikah, dan tinggal di rumah paman Pras. Sesudah kelulusan kami langsung tinggal di Singapore. Dika kuliah di fakultas hukum dan aku di jurusan bisnis,” jelas Endro.
“Dia tetap kuliah sampai hampir melahirkan. Dia melahirkan normal. Dan anak yang kamu bilang mirip Dika adalah anaknya Dika. Itu sebabnya aku tak bisa menerima saat anakku meminta untuk menikahinya,” Endro memberitahu Endah siapa sosok Vella sesungguhnya.
“Pantas dia mirip banget dengan Dika ya Ndro,” Endah mengingat Vella.
“Rambutnya mirip Ibas,” jawab Endro.
“Yang pasti dia putriku, karena sejak Vella berusia dua bulan Dika sakit hingga meninggal saat Vella usia lima bulan. Jadi sejak lahir, Vella ada ditanganku walau secara administrasi dia menjadi anak paman Pras,” Endro memberitahu alasan Vella didaftarkan atas nama Prasojo bukan dirinya. Karena saat itu dia sendirian dan pernikahannya dengan Laras belum dia itsbat keburu Laras meninggal.
“Itu sebabnya kamu tak mau menikah lagi?” tanya Endah.
“Iya Ndah, mungkin perasaan ini sama dengan yang kau rasakan pada almarhum suamimu. Walau pernikahan kami hanya berjalan satu tahun, tapi kami bahagia dalam pernikahan kami”. Endro memberitahu Endah mengapa dirinya tak mau menikah lagi.
“Aku harap kamu bisa menjaga rahasia ini untuk Laras, maksudku Dika, Ndah. Biar bagaimana pun aku tak ingin aib istriku terbuka pada umum,” Endro meminta Endah untuk merahasiakan cerita tentang Dika pada siapa pun.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA YANKTIE YANG SUDAH TAMAT DENGAN JUDUL NOVEL TELL LAURA I LOVE HER YOK!
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya
__ADS_1
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya
Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta