
Kadang kita mau bergerak, tapi banyak halangan yang harus kita buat agar semua bisa terjaga. Seperti acara ‘lamaran’ esok hari Sabtu di Kebumen. Tak mungkin semua orang boleh tahu. Enak tak enak, terpaksa aku membuat pagar agar Siena tak tahu soal ini. Karena besok akan dibahas mengenai proses akad nikah rahasia yang akan aku dan abang laksanakan tiga bulan lagi. ~Novella Moraletta~
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
’Yah, bisa bantu enggak? Nanti malam teman Mbak dari Sulawesi akan datang jam sembilan malam. Mbak harus jemput di bandara. Kalau naik taksi, Mbak enggak boleh keluar sama daddy dan abang,”
“Mbak sudah izin ke penjaga kost, boleh keluar karena ada keperluan dan akan masuk maksimal jam satu tengah malam. Hanya yang nemani ke bandara yang belum ada,’ Vella mengirim pesan pada Baskoro.
Vella memang sudah memberi tahu penjaga kost. Dia perlihatkan ticket Siena lengkap jadwal kedatangannya.
‘Pasti bisa lah. Jam berapa kita mau berangkat ke YIA?’ tanya Ibas. Dia tak mungkin membiarkan putri sulungnya kesulitan.
‘Jam tujuh berangkat ya Yah. Kita makan malam di bandara sambil nunggu pesawat landing ya?’ pinta Vella.
‘Ya, Ayah akan sampai dirumah kostmu sebelum jam tujuh,’ jawab Ibas cepat. Dia harus masuk ke kelas berikutnya.
__ADS_1
Titie masih sering memperhatikan Baskoro mantan suaminya. Dia melihat Vella makin sering bicara di depan umum dengan mantan suaminya dan keduanya sering tertawa bersama. Bahkan pernah Titie melihat Baskoro membetulkan rambut di kening Vella. Atau Baskoro mengusap puncak kepala Vella penuh kasih.
Surat cerai dari pengadilan agama sudah dia terima, sehingga dia hanya bisa menggigit jari melihat Baskoro yang makin fresh. Pakaian Baskoro makin trendy dan mobilnya sudah ganti dengan mobil baru.
‘Sepertinya mamas ingin mengubah imagenya. Dia ingin memperlihatkan powernya yang baru,’ pikir Titie dengan gundah. Sekarang dia bisa apa?
Titie juga tahu video viral tentang Luna. Dia makin tahu siapa di belakang sosok Vella. Semua tahu siapa calon suami gadis itu. Titie tak berani lagi. Dia sudah mendapat kartu merah. Masih bisa mendapat gaji pokok saja sudah untung karena dia butuh biaya untuk menyambung hidupnya.
***
Atikah kesal. Dia dan Helmi sudah makin dekat. Walau diantara mereka, tepatnya dari mulut Helmi tak pernah terucap kata sayang apalagi cinta. Tapi mereka berdua merasa punya rasa khusus. Tanpa kata-kata mereka merasakan tahu sama tahu kalau mereka saling sayang.
Namun hati siapa yang tak kesal bila sering melihat kekasihnya memperhatikan gadis lain bahkan sering tak konsen bila menatap gadis itu.
Tentu saja Atikah tak bisa marah pada Vella. Karena sejak awal masuk kuliah, gadis itu tak pernah terlihat tertarik pada Helmi. Bicara hanya bila ditegur. Atau kadang kala memang Vella menegur duluan tapi hanya itu.
Vella tak pernah mendekati kekasihnya sama sekali. Bahkan semua gadis di kampus ini tak perlu takut kekasihnya diambil Vella karena Vella tak pernah menerima uluran rasa yang para lelaki berikan. Vella hanya mau kenal tanpa perlu menjalin hubungan lebih.
“Kamu serius akan izin hari Jumat?” tanya Asih saat mereka makan siang.
__ADS_1
“Iya Sih. Nanti aku pinjam catatanmu ya. Kakak sepupuku menikah hari Jumat pagi. Lalu hari Jumat malamnya acara resepsi. Besok calon suamiku serta semua keluarga besarnya juga daddy ku sudah sampai di Jogja,” Vella memberitahu Asih. Hari ini Anis tak kuliah bareng mereka.
Vella akan mengajak Siena ke acara pernikahan Lutfi. Tapi tidak untuk acara hari Sabtu di Kebumen. Itu masih rahasia keluarga besarnya. Hari Sabtu dan Minggu Siena akan menunggu di kamarnya saja. Makanan siap tinggal panaskan. Tak akan ada masalah soal izin karena Endro sudah menghubungi pemilik kost dan mendaftarkan Siena sebagai teman satu kamar Vella.
Tentu bukan untuk seterusnya. Karena Vella tetap butuh privasi. Nanti selanjutnya mungkin Siena akan pindah ke kamar kost lain, atau ke rumah kost lain. Atau pindah ke Kebumen.
Yang penting saat ini Siena bukan tamu ilegal. Dia masuk menginap atas izin pemilik rumah kost. Itu yang Endro lakukan setelah Vella bercerita masalah kawannya itu.
\===========================================
SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA KARYA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR YOK!
DAN SEKALI LAGI YANKTIE INGETINI JANGAN LUPA SUBSCRIBE CERITA DENGAN JUDUL KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ITU YA.
Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaaaaaaaaaa….
YANKTIE mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.
__ADS_1
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta