
Bertemu teman tentu banyak flashback yang kami lakukan. Bahkan kami mengingat saat bolos bersama dan kisah seru lainnya~Vella, Dian, Risye, Wieke, Merry, Siena~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Siang hari rombongan genks wanita cantique main ke pasar Beringharjo. Mereka heboh membeli banyak oleh-oleh untuk semua kerabat yang namanya terlintas di benak mereka selain mama papa adik dan kakak tentunya.
"Kamu belanja apa kalap?" Tanya Risye melihat Merry membeli banyak barang tanpa perhitungan.
"Aku ingin semua orang mengingatku kalau melihat oleh-oleh yang aku berikan," Merry terus saja memilih.
"*Again*?" Tanya Merry melihat Vella kembali mengambil baju sarimbit atau couple atau pasangan.
"Sejak kami belum jadian aja Abang suka banget pakai baju pasangan. Terlebih saat sudah jadian. Jadi kalau dalam keseharian juga kami seringnya kembaran," jawab Vella.
"Saat perpisahan SMA aku kira kamu sama Helmi. Kalian bertugas bersama. Trus baju juga sewarna. Eh lalu lanjut ke Jogja bersama," celetuk Wieke.
"Iya, aku juga inget dan ngiranya gitu," jawab Dian dan Siena berbarengnan.
"Inget waktu kita ke kampus UI dan aku ditahan di kantin?" tanya Vella.
"Inget lah. Kita keliling ama kak Asih. Udah mau balik eh batal, muter lagi. Rupanya kak Asih di kasih kode ama kak Arie jangan balik dulu!" Jawab Risye.
"Itu awal mulanya," jawab Vella. Disana dia "nembak" karena malam perpisahan aku marah akibat salah paham ama Serena."
"Koq pulangnya kamu tetep bareng kita ke sekolah?" Selidik Dian.
"Kan aku dijemput sopir di sekolah. Masa tiba-tiba dianter dia?" Jawab Vella santai.
__ADS_1
Puas berbelanja dan makan siang di lesehan mereka pulang untuk istirahat karena malam hendak makan malam sekaligus ke alun-alun kidul.
"Naik becak pasangan harus gantian ya. Aku ingin semua punya kenangan manis satu becak denganku," Merry mengatur agar selalu ganti pasangan.
Semua setuju tanpa protes karena memang mereka berenam tak boleh ada satu lebih dekat dengan yang lain. Semua harus sama dekatnya.
Untuk anak gadis seperti mereka makan bakso atau siomay saja kadang sudah cukup. Jadi makan malam nanti juga tak masalah seketemunya aja. Di alun-alun ada sate ayam keliling yang dijual di *sunggi* atau bakulnya dibawa diatas kepala.
\*\*\*
Arie sama sekali tak mengganggu istrinya. Dia hanya membaca laporan distro, laporan cafe. Lalu membaca jurnal kesehatan.
Dia mencari tanah murah dan luas untuk investasi. Dia cari info kepemilikan surat menyuratnya. Bila lelah dia tidur. Makan cukup memanaskan yang ada atau dia pesan delivery.
\*\*\*
Malam ini rombongan akan ke alun-alun kidul. Kali ini Rafli dan Annisa ikut. Jadi mereka empat becak.
Memang Vella sejak kecil sering kesini dengan eyang dan daddynya tapi untuk ritual ringin kembar tentu belum pernah dia lakukan
Vella pertama kali melakukan ketika bersama Arie. Lalu saat dengan si Kembar dan dengan Siena.
Siena pun baru pertama saat bersama Vella.
Semua heboh. Tapi saat awal Vella mengajak semua makan dulu. Mereka harus isi perut dulu. Segala makanan ada disini.
Rafli memilih nasi goreng. Sedang Annisa sate ayam dengan lontong.
Semua pesan sesuai selera.
__ADS_1
Siena masih penasaran dia ingin mencoba ritual tutup mata lagi nanti sesudah makan.
"Menurut info yang beredar, sebelum kita melakukan ritual dengan mata tertutup itu, kita menyebutkan apa niat atau tujuan kita." Vella menjelaskan langkah-langkah untuk ritual sesuai apa yang dia ketahui.
"Wah seperti *make a wish* gitu ya," sahut Wieke.
"Ya seperti itulah," balas Vella.
"Aku jadi penasaran," sela Merry.
"Sama. Aku jadi pengen tahu. Sepertinya mudah banget. Tapi banyak yang nyasar ya," ungkap Dian sambil terus mengamati banyak orang yang melakukan ritual.
Mereka menertawakan bila ada yang jalan melenceng atau menabrak sesuatu.
Akhirnya mereka mulai melakukan hal itu. Mereka akan bergiliran sehingga bisa mengawasi dan menjaga kawan mereka bersama-sama.
Merry akan membuat video semua teman saat melakukan ritual itu.
Merry tertawa terbahak-bahak melihat bagaimana Dian memutar nalik ke arah dirinya terus melaju ke arah tukang jualan.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita BARU karya yanktie dengan judul JINGGA DARI TIMUR ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul JINGGA DARI TIMUR itu ya.