
Hari ini ada kejutan di pagi hari. Sejak semalam dia sudah menyiapkan untukku. So sweet banget sih suamiku~Novella Moraletta~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Sudah salat Yank?" Tanya Arie sambil memasak nasi.
"Tadi sudah Magrib Bang, Isya-nya belum," jawab Vella.
"Sudah salat Isya dulu sana," melihat Ari memasak nasi, Vella langsung tahu maksudnya. Tak usah dikatakan lagi lah ya. Pasti buat habis peperangan malam. Ya kan?
Sebelum salat Vella menghubungi Baskoro lebih dahulu. Takut ayahnya sudah tidur.
"Dosen mah enggak libur. Kalau mau ajak Laras bawa aja. Besok pagi Ayah akan bilang pada simbok biar adikmu dipakaikan baju yang nyaman untuk kegiatan.
"Aku jemput buat sarapan Yah. Bilangin simbok adek enggak perlu sarapan dulu di rumah," jawab Vella.
"Iya besok Ayah bilang ke simbok," Baskoro bahagia Vella sangat menyayangi Laras adik yang baru dikenalnya.
\*\*\*
Sehabis Vella selesai salat, Arie mulai menyerang Vella. Dan Vella juga tak ada penolakan. Bagai menemukan oase di padang pasir, begitulah Arie bertemu Vella malam ini. Mereka pun terus berpacu tanpa mengenal lelah.
"Mau maem lagi Yank?" tanya Arie pada Vella setelah usai peperangan malam ini.
"Pastinya lah Ade makan. Habis tenagaku," kata Vella.
"Ya udah sini, Abang siapin sekalian," kata Arie. Dia siapkan dua piring untuk mereka makan.
"Ayo kita makan dulu baru tidur," mereka pun makan.
"Wah aku bisa buncit nih perutnya kalau mau tidur makan dulu seperti ini," kata Vella.
"Kan nggak tiap hari juga," jawab Arie.
"He he he, iya sih."
\*\*\*
__ADS_1
Pagi-pagi sehabis salat Subuh Vella menyiapkan kopi susuu kegemaran suaminya.
"Nanti kita jemput Laras dulu. Semalam ayah udah kasih izin kan?" Arie semalam lupa tanya pada Vella bagaimana pembicaraan dengan Baskoro karena lebih focus ada tujuan peperangannya.
"Iya ayah udah setuju," jawab Vella.
"Ternyata kalau kita libur Itu dosen nggak libur," Kata Vella.
"Ya iyalah dosen nggak libur saat mahasiswa libur panjang. Guru SMA aja nggak libur juga. Mereka wajib absen tapi ya nggak ngajar, mereka tetap aja berkutat dengan materi pelajaran," jawab Arie.
"Oh gitu kan aku nggak tahu."
Mereka minum lalu bersiap berangkat. Tentu saja Vella mencuci dulu dua gelas kotor bekas minum mereka barusan.
"Sudah di matikan semua?" Arie bertanya, dia tak ingin ada yang belum dimatikan saat mereka berangkat.
"Sudah," jawab Vella.
"Ya udah ayok kita lanjut," Arie menutup semuanya.
"Sejak dengar kalian mau ke pabrik coklat waktu kamu selesai makan, Abang langsung minta ke bapak." jawab Arie sambil tersenyum.
Vella terkejut dengan surprise dari suaminya itu. Rupanya Arie minta dua mobil pada pak Mahesa untuk pergi jalan-jalan hari ini.
"Enggak salah Bang dua mobil?" Vella tak enak hati ada mertuanya.
"Ya nggaklah mana cukup kalau cuma satu mobil," jawab Arie.
"Kan kita ada Laras ada bunda ada Rafli juga belum Abang," kata Arie.
"Makasih loh Bang," jawab Vella sambil memeluk dan mencium pipi suaminya sekilas.
Mereka pun pergi menjemput Laras.
"Kamu langsung cari tempat aja ya, ambil aja tempat yang luas karena kita ramai. Saya jemput adek dulu di tempatnya Bapak," kata Arie pada ajudan pertama.
__ADS_1
"Iya Bos," jawab si ajudan.
"Mbaaaaak," teriak Laras melihat Vella dan Arie datang hendak menjemputnya.
"Hallo adik cantiknya Mbak. Udah siap?"
"Udah," jawab Laras dengan senang.
Ternyata Baskoro belum berangkat. Karena tidak mengajar jadi dia agak santai.
"Kalian mau ke mana?" tanya Baskoro.
"Mau ke pabrik coklat monggo kan bagus buat pengetahuannya Laras," jawab Arie.
"Oh ya udah bawa aja," belum selesai Baskoro menjawab Laras sudah salim lalu menarik Vella keluar untuk segera berangkat.
Tentu saja Vella, Arie dan Baskoro tertawa melihat kelakuan Laras.
Begitu Laras dan Vella pergi ke depan Arie berbisik pada Baskoro : "Yah, kami pulang agak malam ya Yah."
"Abang mau ajak ke tempat yang surprise. Jadi pulangnya sangat malem nggak papa kan bawa Laras?"
"Enggak apa-apa," jawab Baskoro.
"Vella juga belum tahu aku bawa ke sana Yah," jawab Arie.
"Oh ya sudah hati-hati ya," jawab Baskoro. Arie pun salim pada Baskoro.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul TELL LAURA I LOVE HER ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul TELL LAURA I LOVE HER itu ya.
__ADS_1