
Tak pernah ada yang tahu soal jodoh dan rejeki. Sama seperti yang aku alami. Aku tak tahu jodohku adalah gadis SMA yang baru pertama kali aku lihat saat akan rapat reuni. Dan rejeki yang aku dapat kali ini juga tak terduga. Kami akan menjadi orang tua~Ashoery Rustamaji~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Mau Ibu temani?" tanya Wiedo.
"Enggak Bu santai aja. Mumpung bapak masih cuti Ibu temani bapak aja," kata Vella.
Memang untuk acara resepsi ini Mahesa mengambil libur lima hari kerja.
"Ya udah hati-hati ya. Kamu langsung ke rumah daddy?" Tanya Wiedo.
"Kayaknya iya, tapi tanya abang dulu. Aku enggak bisa nentuin, semua keputusan Abang." Vella tak mau salah berjanji pada Wiedo.
"Oh ya Ibu mau pergi?" Vella bertanya pada ibu mertuanya.
"Kayaknya nggak deh, ibu mau ngobrol aja di rumah."
"Kalau Ibu pergi kasih tahu ya Bu," pinta Vella.
"Iya."
"Abang pamit ya Bu," Arie yang telah siap pamit pada ibunya.
"Ya hati-hati ," balas Wiedo.
"Iya Bu," jawab Arie.
"Pak, Abang berangkat ya," Arie pamit pada bapaknya.
"Hati-hati," balas sang jenderal dengan hangat.
"Bapak hari ini ada niat pergi?" Arie penasaran akan jadwal kegiatan bapaknya.
"Mau kemana? Kayaknya sih nggak pergi hari ini."
"Oh ya nanti kabarin kalau pergi takutnya aku ada perlu sama Bapak" pinta Arie.
"Beres nDan," goda Mahesa pada putranya. Mahesa memanggil putranya dengan sebutan komandan.
Arie sudah mendaftar di sebuah rumah sakit ibu dan anak yang besar secara online sehingga dia datang nanti sudah tidak menunggu lama.
Suster menimbang dan mengukur tensi serta mencatat semua data diri Vella.
"Beneran ibu usianya 18 tahun?" Suster bertanya.
"Iya beneran," kata Vella.
"Kenapa dengan usia istri saya? Iya benar memang usianya 18 tahun," Arie paling keqi kalau dibilang istrinya sangat muda pasti mereka mikirnya dia nikah MBA.
__ADS_1
"Kami telah menikah enam bulan kok." kata Arie.
"Oh nggak Pak saya cuma tanya istri Bapak masih terlalu muda," suster jadi serba salah karena Arie sepertinya salah paham.
"Enggak kok kami bukan anak yang suka iseng," kata Arie. rupanya dia jadi emosian karena bawaan hamil.
"Kapan ibu terakhir menstruasi?" Tanya suster. Vella langsung menyebutkan tanggal terakhir menstruasinya.
"Sebentar lagi ya Bu, dua lagi baru ibu masuk," perawat memberi tahu nomor antrian Vella.
"Abang kemarin aku lihat Serena hamilnya kecil ya Bang. Padahal udah masuk 5 bulan dia," kata Vella saat mereka sedang menunggu giliran.
"Dalam bahasa sehari-hari kadang ada yang orang bilang kalau secara umum dia dibilang hamil ke dalam Yank."
"Bayi tetap normal, bagus dan sehat. Ibunya juga sehat, cuma nggak kelihatan."
"Iya kemarin Serena kayak baru hamil dua atau tiga bulan aja padahal udah lima bulan," tukas Arie.
"Yang penting baby-nya sehat sih. Kemarin kan waktu Abang tanya dia bilang BB bayinya kata dokternya normal," ucap Arie.
"Koq BB Dede bayinya bisa ketahuan?"
"Kalau sekarang sudah bisa ketahuan berat bayi dan panjang bayi dalam perut sudah kelihatan."
"Kalau kita waktu itu nggak pakai suntik langsung jadi ya Bang," ungkap Vella.
"Ini kan habis masa berlaku atau expired kontrasepsi langsung jadi."
"Namanya bibit unggul ya kayak gitu," goda Arie.
"ih Abang mah, percuma bibit unggul kalau lahannya nggak unggul," Vella membela diri.
"Ya pastilah lahannya yang berpotensi. Sebaik apa pun bibitnya, kalau lahan enggak baik ya enggak bakalan tumbuh tuh bibit."
"Iya juga sih," kata Arie.
"Bu Novella," panggil suster.
"Saya Sus," kata Vella. Arie membimbing istrinya untuk masuk ke ruangan dokter.
"Selamat pagi Pak Ibu apa kabar." Sapa dokter ramah.
"Alhamdulillah baik."
"Ini kehamilan pertama ya?" Tanya dokter.
"Iya Dok," kata Vella.
"Langsung aja ya. Sus tolong ya," Vella dibimbing oleh suster untuk naik ranjang pemeriksaan.
__ADS_1
"Kalau saya lihat ini tiga minggu sesuai dengan jadwal menstruasi terakhir ya Bu."
"Alhamdulillah, Gemeli," Arie langsung tercekat melihat penampilan layar monitor.
Dokter cukup heran suami pasien cukup mengerti melihat layar monitor. Padahal untuk orang awam jarang yang mengerti. Apalagi bisa mengetahui kehamilan gemeli.
Arie mencium kening istrinya di situ juga dia tak menyangka mendapat anugerah secepat dan sebesar ini.
"Apa ada keluhan?" Tanya dokter pada Vella.
"Kami baru tahu kemarin malam bahwa saya hamil. Tapi memang sebelum tahu itu saya bolak-balik makan. Saya pikir karena saya stres jadi makan terus, ternyata karena hamil," kata Vella.
Ari ingat bahwa sebelum resepsi Vella tak pernah mau berhenti makan. Mereka memang mengira Vella stres karena akan resepsi ternyata karena kehamilannya. Dan pantas porsi makannya jumbo.
"Boleh dua lembar print nya Dok?" Pinta Arie.
"Tiga juga boleh." Canda sang dokter.
"Enggak usah deh. Nanti saya perbanyak dengan bikin foto repro."
Dokter memberikan dua lembar kertas USG yang membuat mata Arie berbinar.
"Ada keturunan Gemeli?" Tanya dokter.
"Adik kandung saya Gemeli Dok," sahut Arie.
Dokter melihat data pasien, disana tertulis nama suami adalah dokter Ashoery.
"Karena tak ada keluhan, saya hanya kasih vitaminnya Bu. Kalau hal lain nanti bisa minta ke suami aja lah. Dia ngerti koq."
"Ah saya hanya dokter baru koq," kilah Arie.
"Dinas di mana?" Tanya dokter tersebut.
"Belum Dok, saya baru mau ambil spesialis di UGM karena istri saya juga masih kuliah disana." Jawab Arie.
"Sudah lama menikah?" Tanya dokter lagi. Enam masuk ke tujuh bulan Dok," jawab Vella.
"Tiga hari lagi kami kembali ke Jogja Dok. Apa aman kami naik pesawat?" Tanya Arie. Dia tahu, tapi ingin Vella mendengar langsung dari dokter kandungan."
"Lebih aman dengan kereta, tidak disarankan dengan bus, boleh dengan mobil pribadi walau tetap riskan. Boleh dengan pesawat hanya tidak saya rekomendasikan saat kehamilan tiga minggu."
"Dengan pesawat kita tidak pernah tahu besarnya guncangan saat turbulensi,"
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul LOVE FOR AMOR ya.

__ADS_1