UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
BERSIAP LDR DONG?


__ADS_3

Berapa banyak gadis cantik mendekat. Walau itu duplikatmu sekali pun, hatiku tetap tak bisa berpaling darimu bidadariku. ~Endro Herminanto Mulyo~


DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI


\~\~\~\~\~


“Ya iya lah. Kalian mau Mbak kalian diambil cowoq lain?” jawab Arie cepat.


“Enggaaaaak,” sahut Frani yang memang cerewet.


“Wah, bersiap LDR dong?” goda Endro. Dia cukup bahagia Vella bisa move on dari dirinya.


“Daddy apa an sih?” dengan manja Vella bergayut di bahu Endro karena dia duduk ditangan kursi yang diduduki ayahnya itu.


“Siap enggak kesiap, kepaksa siap Om,” sahut Arie dengan dewasa.


“Malah bagus. Kalian akan semakin semangat menyelesaikan kuliah agar bisa segera bersama,” Endro memberi motivasi pada kedua pasangan yang baru jadian itu.


“Pak, ngapunten. Dahare sampun siap.” simbok memberitahu makan malam sudah siap. [ Pak, ngapunten. Dahare sampun siap = Pak, maaf. Makan malam sudah siap ].


“Kita makan dulu yok. Dan kalian kalau mbak Vella enggak ada di Jakrta, sesekali tengokin Om ya. Om sendirian di rumah ini,” Endro mencoba mengakrabkan diri dengan Frina dan Frani.


Makan malam kali ini menu sederhana dan seadanya karena mendadak. Hanya ada rawon dan sambal serta goreng tempe serta krupuk. Ada tambahan ayam goreng bumbu parutan sereh. Ada sayur khusus untuk Endro yaitu tumis sawi ijo.


“Maaf ya, menunya sederhana karena dadakan. Semoga kalian suka,” Endro mengawali makan malam mereka.


Frina dan Frani tak malu. Mereka makan dengan santai sambil sesekali menggoda Vella dengan memberitahu Endro kegiatan mereka siang tadi. Kedua gadis kembar ini cepat akrab dengan Endro yang memang mudah bergaul dengan semua kalangan usia.


Endro mengamati, ternyata keempat anak ini menggunakan baju atasan yang sama. Sedikit beda warna untuk Frina dan Frani dengan warna yang digunakan Arie dan Vella.


***


‘Hai, apa khabar semua??????’ Vella baru masuk ke group chat. Dia sudah berketetapan hati ingin membuka hubungan kasihnya pada para sahabatnya.


‘Elo kemana aja baru nongol?’


‘Kamu koq dari tadi enggak ikut nimbrung?’ sahut yang lain. Memang ada yang ber elo gue ada yang aku kamu di dalam group.


‘Artis kan biasaaaaaa. She book,’ jawab Vella yang mengatakan dia sedang sibuk.


‘Halaaah,’ jawab Siena.

__ADS_1


‘Girls, bisa minta tolong enggak?’ tanya Vella. Dia ingin semua berjanji dulu. Baru dia akan membuka rahasia hubungannya dengan Arie.


‘Elo kenapa?'


‘Kenapa Vell?'


‘Kamu baik-baik aja?’


‘Aku cuma mau kalian selalu bisa aku percaya. Seperti aku percaya ama kalian. Bisa enggak?’ tanya Vella.


‘Ya ampuuuuuun. Elo meragukan kita-kita?’


‘Pastinya kita setia kawan koq,’


‘Kami akan selalu jaga kepercayaan semua anggota group,’


‘Ok. Aku percaya kalian. Tapi kalau aku tahu satu dari kita berkhianat, aku tidak akan kenal dia lagi dan aku keluar dari group ini,’ sahut Vella. Mereka sudah dua tahun bersama. Pertemanan mereka sudah solid. Mereka berbeda suku dan agama juga tingkat ekonomi orang tua. Perbedaan itu tak membuat mereka jauh. Justru perbedaan itu yang membuat mereka bersatu.


‘Jadi girls. Bener yang Merry dan Wieke duga. Aku pacaran ama kak Arie. Tapi aku mohon jangan sampai ini keluar dari group kita. Aku mau kebersamaan kami diketahui orang tanpa gembar gembor karena banyak perempuan mengharap kak Arie. Jiwa dan ketenangan kami bisa terganggu bila kami mendadak meng expose hubungan ini,’ akhirnya Vella jujur mengakui hubungannya dengan Arie.


‘Jadi yang dari kita belajar bareng saat mau ujian dulu, lalu kak Arie bikin postingan selamat belajar cantik itu buat elo?’


‘Terus yang ngaku-ngaku pacar kak Arie dari SMP gimana?’


‘Itu hanya pengakuan kak Serena karena dia menghindar dari bossnya. Aku ama kak Serena sama-sama tahu koq,’ Vella menyembunyikan kalau dia belum berkomunikasi lagi dengan Serena.


‘Pantas elo berdua pakai baju couple saat perpisahan ya,’ tukas Merry.


Dan Vella mengirim fotonya saat Arie menyuapi dia siomay sore tadi di kota tua.


‘Wah romantis bangeeeet,’


‘Gileeeeeeee,’


‘Enggak ku-ku liatnya,’


‘Uwu bingit sih,’


‘Mau juga disuapin,’ segala macam komen berseliweran di group. Terlebih Vella mengirim fotonya bertiga dengan si kembar dan foto Vella berdua Arie dengan baju couple dan mereka berdua berpose manis menghadap kamera. Serta satu foto saat dia dan Arie pakai baju adat couple.


Akhirnya setelah acara LAPOR DIRI pada teman-temannya selesai mereka kembali bercerita hal lain hingga larut.

__ADS_1


Plong sudah.


‘Sudah clear Bang. Teman di group sudah aku kasih tahu,’ Vella mengirim pesan pada Arie. Tak ada balasan. Bahkan dibaca pun tidak. Vella yakin Arie sudah tidur karena akan bangun jelang tengah malam untuk memberi kado kejutan bagi kedua adiknya.


***


‘Alhamdulillah. Aku bersyukur Mora mau move on. Kemarin dia hanya terbelenggu kelabilan usianya aja. Untung tidak aku tanggapi,’ Endro benar-benar bersyukur Vella mau menambatkan hati pada pemuda sepantaran. Bukan dengan dirinya. Dia teramat mencintai Vella sebagai putrinya. Bukan sebagai perempuan dewasa pengganti Laras. Baginya Laras tak tergantikan.


Endro kembali menekuni berkas pekerjaannya. Setiap malam dia harus sibuk seperti ini, terlebih bila rindu mengajuk manja membuat jiwanya ingin terbang ke masa lalu. Masa bahagianya dengan Laras di Singapore. Masak bersama, mengurus rumah berdua. Belanja, periksa kehamilan sampai belajar tengah malam berdua.


‘Banyak rindu tertimbun untukmu cintaku. Hanya doa yang bisa aku kirim. Aku akan terus menjaga dan mencintai putri kecil kita,’ Endro berupaya tidur dengan memegang foto lawas Laras.


***


Tengah malam di kediaman Arie heboh karena kedua orang tuanya memberi selamat ulang tahun pada si kembar. Si kembar hadir tanpa di duga karena berjarak sembilan tahun dengan Arie. Mereka adalah bonus terindah yang Widowati dan Mahesa Wiryawan dapatkan.


Kehadiran si kembar menambah semarak rumah tangga mereka.  Hari ini si kembar berusia sebelas tahun. Mereka tiga minggu lagi akan menapaki dunia putih biru.


“Selamat ulang tahun Adenya Abang yaang cantik-cantik. Ini kado dari Abang dan Mbak,” dengan jelas Arie mengucapkan kalau kado yang dia berikan adalah dari dirinya dan Vella.


Mahesa membuat kejutan dengan mengadakan pesta barbeque tengah malam. Hanya ada udang bakar, sosis dan baso serta jagung. Tak ada ayam atau yang lainnya. Tapi itu sangat special karena istri dan anaknya tak ada yang tahu. Dia memerintah satu ajudannya menyiapkan ‘hal kecil’ untuk keluarga tercintanya.


“Bapak seriusan? Wah keren banget ide nya Bapak,” Wied juga kagum dengan kejutaan dari suaminya itu. Kebetulang mereka sekeluarga penggemar berat udang bakar. Maka Mahesa sengaja membeli udang besar-besar untuk dibakar malam ini.


‘Mbak, terima kasih kadonya. Aku akan gunakan buku dari Mbak sebagai teman curhatku saat Mbak jauh,’ Frani telah membuka kado dari Vella. Dia langsung mengirim pesan terima kasih. Walau dia tahu Vella tak akan segera membacanya apalagi membalasnya.


***


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI, KITA MAMPIR KE CERITA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL  UNCOMPLETED STORY YOK!



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta

__ADS_1


__ADS_2