
Kita bisa tersenyum saat mengingat cerita lama yang sudah terkuak kebenarannya. Tapi saat mengalaminya tentu sedih, marah atau kecewa, semua memang manis ketika sudah kita lewati, bukan saat mengalami~Novella Moraletta~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Vella tersenyum memandang foto dia dan Arie memakai baju adat yang seragam bukan seragam sih lebih tepatnya couple.
Arie "curang" dia sembunyi-sembunyi memesan pasangan baju yang dia pesan. Benar-benar kejutan saat melihat mantan KETOS itu memilih baju couple dengan baju yang dia kenakan malam itu.
‘*Ihhh. Kenapa dia jadi couple ama aku*?’ saat itu Vella terkejut melihat kak Arie yang datang berdua dengan kak Serena. Buat Vella Serena sangat cantik. Wajahnya perpaduan Arab China.
“Hallo Vella, kenalin ini sahabatku yang kemarin Kakak ceritain ke kamu,” Vella juga ingat saat itu suaminya memperkenalkan Serena.
Saat itu fokus Vella yang masih terpaku melihat pakaian yang Arie kenakan.
“Vella Kak,” dengan ramah Vella menyambut uluran tangan Serena.
“Serena,” sahut perempuan cantik berbusana kebaya dan kain Betawi.
“Wah rupanya kalian couple ya. Dari tadi aku lagi mikir koq tumben Arie pilih baju super keren. Ternyata karena pasangan denganmu,” Vella ingat kak Serena kagum pada baju yang dia dan Arie kenakan.
“Pasti kak Arie sengaja Kak. Kan aku diantar ama dia saat ke butik,” Vella malu menjawab pernyataan Serena.
“Ayok kalian foto berdua dulu,” pinta Serena.
Maka Arie dan Vella pun melakukan beberapa gaya. Ada yang bertiga dengan Serena tapi lebih banyak yang berdua. Semua menggunakan ponsel Arie tapi ada juga yang menggunakan kamera sekolah dan panitia.
Arie langsung mengirim foto-foto dari ponselnya itu ke ponsel Vella.
Hari itu Vella mengenakan KABAYA NONA atau baju Salele atau cele dari Maluku atau Ambon. Kebaya berwarna putih dari bahan brokat dengan renda khas dari Maluku, dipadu dengan kain merah di bagian leher hingga pundak dan sarung merah cerah khas Ambon.
Dan Arie memakai yang untuk lelaki Ambon. Kemeja atau baniang putih, celana putih dengan jas merah khas Ambon bukan jas biasa ya. Dan tak lupa mengenakan ikat kain merah dipinggang.
Arie yang tadi dituduh oleh Vella hanya tersenyum tanpa rasa bersalah. “Dari pada Kakak bingung mikir, akhirnya mending Kakak pesan sama denganmu aja,” jawab Arie.
“Kenapa waktu itu enggak pesan bareng?” tanya Vella penasaran dengan niat kak Arie.
“Baru dapat ide setelah lama mikir di rumah,” kilah Arie saat itu.
Ha ha ha, tentu sekarang Vella tahu bagaimana Arie memang niat mau bikin pasangan baju yang dia pesan. Bukan karena bingung berpikir.
Vella bahkan tahu pagi-pagi Arie mengambil baju miliknya lebih dulu agar Vella tak melihatnya ketika Vella mengambil baju pesanannya sore hari.
\*\*\*
“Terima kasih Kak. Foto-fotonya sudah masuk. Ya sudah sekarang silakan masuk Kak. Biar tamu lain bisa masuk,” jawab Vella.
Vella mengucap terima kasih foto yang dikirim dari ponsel Arie sudah masuk ke ponselnya.
Foto-foto yang sekarang ada di album yang ada di tangan Vella sebagiannya adalah foto yang Arie kirim malam itu.
Vella memang mencetak foto dari ponselnya juga dari kamera panitia sekolah
Tapi Vella juga ingat saat itu terjadi salah paham gara-gara Serena.
Serena mengaku kalau Arie adalah kekasihnya sejak SMP.
Vella tersenyum aja mengingat bagaimana reaksinya saat itu. Bagaimana nggak marah kan kalau orang yang baru mau PDKT sama kita di aku pacar sama orang lain?
Walau Arie tadi di depan Serena juga ngakunya emang cuma sahabat bukan pacar.
“Vella, nanti aku minta nomor ponselmu ke Abang ya. Kita ngobrol,” bisik Serena malam itu. Vella baru tahu panggilan akrab Arie dari orang-orang terdekatnya.
__ADS_1
“Abang?” Vella menjawab bingung. Karena saat itu dia belum tahu.
“Owh. Aku dan adik-adiknya Arie panggil dia ABANG,” sahut Serena.
“Owh iya Kak. Tanya kak Arie aja nomor ku,” sahut Vella ramah.
\*\*\*
Tak lama Vella mendengar Serena memanggil Arie dengan intonasi agak terkejut dan cukup keras. Saat itu Vella dan Arie sedang bercakap dengan seorang alumni lainnya yang kagum dengan baju couple mereka.
"Abang!” seru Serena kaget.
“Kenapa?” Arie yang memang merasa panggilan itu untuknya langsung menjawab. Saat itu Vella merasa tersisih karena ternyata ada orang lain yang punya keistimewaan lebih dari dirinya.
Arie yang sedang memunggungi Serena berbalik badan dan melihat Serena sedang menatap bossnya.
“Ini pacarmu yang masih mahasiswa itu?” Vella mendengar seorang tamu bicara seperti itu pada Serena. Jelas Serena mengakui kalau Arie adalah kekasihnya.
“Iya Pak. Kenalkan. Ini pacar saya sejak kami SMP dulu,” sahut Serena dengan meyakinkan.
Jiaaaaan. Vella ingat betapa kagetnya dia malam itu mendengar pengakuan kak Serena di depan banyak orang.
Vella hanya bisa diam membatu mendengar pengakuan Serena.
Vella melihat Arie bingung karena ketahuan berbohong dan menipu dirinya karena Arie bilang Serena hanya sahabatnya.
‘*Jadi mereka pacaran sejak SMP? Padahal kak Arie ngakunya mereka hanya sahabat. Aku tak mau jadi pelakor. Sejak saat ini aku akan menjauh dari kak Arie*.’ Vella langsung memblokir nomor Arie juga semua sosial media lelaki itu.
‘*Benar aku belum merasa mencintainya. Dan aku juga enggak punya niat untuk jadi kekasihnya. Tapi yang pasti aku enggak akan mau jadi orang ketiga. Aku bukan cemburu. Hanya sekali lagi enggak ingin jadi orang ketiga*,’ batin Vella sambil masuk ke lokasi acara karena dia sudah dipanggil untuk masuk.
Vella tentu tak mau jadi orang ketiga. Dia juga tak mau ditipu oleh lelaki yang Vella yakin punya niat mendekati padahal punya pacar.
Sehabis Serena mengakui kalau Arie adalah sahabatnya, dengan jelas Vella melihat Arie dan Serena berbisik-bisik mesra dan berjalan menuju kursi alumni.
Setelah Arie dan Vella baikan baru Vella tahu saat itu bukan bisik-bisik mesra yang terjadi.
Arie malah sedang sangat marah pada Serena!
“Kamu sudah membunuhku!” bisik Arie pada Serena.
“Ya elaaaah. Kita kan biasa pura-pura gini,” sahut Serena sambil mereka berjalan menuju lokasi undangan alumni.
“Aku enggak masalah dengan bossmu. Tapi kamu sudah membunuh kesempatanku mendapatkan Vella. Dia mendengar pengakuanmu dan langsung pias. Rasanya aku pengen langsung kamu kubur aja sekarang,” keluh Arie.
Itu yang Arie ceritakan ketika mereka sedang mengupas *behind the scene* kesalah pahaman mereka kala itu.
"Ha ha ha aku lucu juga," kata Vella.
Vella ingat bagaimana malam itu Arie seperti cacing kepanasan.
Dan Vella juga ingat Arie menyanyikan lagu istimewa untuknya.
Terlebih kata-kata pengantar sebelum Arie menyanyikan lagu itu jelas banget ditujukan untuk dia dengan mencari menyebut bahwa nomornya sudah diblokir.
"Ah *so sweet* banget sih suami aku," kata Vella.
"Sebelum acara terakhir, maka saya panggilkan seorang tokoh sekolah yang ingin memberi acara tambahan atas nama pribadinya." demikian kata-kata MC malam itu.
"Walau dia terhitung sebagai alumni. Tanpa banyak kata, kita tampilkan kak Ashoery Rustamaji!” MC mempersilakan seorang pemuda yang ingin memberi kenangan bagi almamater tercintanya.
__ADS_1
“Hallo selamat malam semua. Benar saya alumni. Dan sejak tadi juga beberapa kali saya tampil atas nama alumni." Demikian dibalik panggung yang tersembunyi Vella mendengar sang mantan Ketos bicara.
"Tapi kali ini, dipenutupan acara seni untuk pesta perpisahan sekolah kita kali ini, saya tampil atas nama pribadi. Atas nama Ashoery Rustamaji!” Arie membuka kata awal sebelum dia memberikan pertunjukannya.
Saat itu Arie memegang sebuah gitar listrik dan duduk di tengah panggung. Dari pojok belakang Vella hanya bisa melihat sosok yang membuat dia keqi malam ini.
“**Untuk kamu, gadis manis yang aku damba, dan malam ini tetiba marah hingga memblokir nomor ponselku**,” demikian kata-kata Arie yang Vella dengar.
Saat itu jelaslah Vella sadar sosok yang Arie katakan adalah dirinya. Karena dia lah yang langsung memblokir nomor Arie sejak tahu Arie membohonginya.
‘*Mengapa kak Arie dengan gampangnya berkata gadis yang memblokirnya adalah gadis yang dia ‘damba’? Bagaimana perasaan kak Serena*?’ pikir Vella saat itu. Karena yang Vella pikir Arie berbohong dan Serena yang jujur.
*Waktu pertama kali ku lihat dirimu hadir*
*Rasa hati ini inginkan dirimu*
Vella mendengar kala itu Arie melantunkan lagu dari Andmesh Kamaleng berjudul Cinta luar biasa ( yang penasaran cari di youtube aja deh ).
Vella tentu hafal isi lagu ini. Karena dia memang menyukai kata-katanya. Vella merasa lagu ini sangat pas dengan dirinya.
Sejak pertama mendengar lagi itu Vella pernah membayangkan ada lelaki yang mengatakan kalau lelaki itu hanya laki-laki biasa dengan cinta yang sangat luar biasa.
Ternyata malam itu Arie menyanyikan untuknya sesuai impiannya selama ini.
*Terimalah lagu ini dari orang biasa*
*Tapi cintaku padamu luar biasa*
*So sweet* banget kan lagunya. Andai sebelumnya enggak ada tragedi pengakuan Serena pasti malam itu akan lain ceritanya. Tentu Vella akan bahagia mendengar pernyataan cinta Arie lewat lagu yang dia nyanyikan.
*Aku tak punya bunga aku tak punya harta*
*Yang kupunya hanyalah hati yang setia*
*Tulus padamu*
“Kereeeeeen!”
“Lagi Kak!”
“Aku enggak blokir nomormu lho Yank!”
“Aku padamu Kak!”
Dan banyak komentar penonton saat Arie selesai melantunkan lagu ini.
Penampilan Arie diakhir acara seni sangat memukau. Semua sangat menyukainya, kecuali Vella.
Vella berupaya tak tergetar dengar semua kelakuan Arie.
Vella tak mau terseret oleh pusaran cinta Serena dan Arie.
'*Eh, bagaimana khabar kak Serena ya*?' Vella malah jadi ingat dengan Serena. Terakhir bertukar pesan dua minggu lalu saat kak Serena mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya sahabatnya yang kak Serena ketahui dari media sosial miliknya.
Udah ah aku mau tidur dulu besok aku bisa kesiangan gara-gara mimpiin suami terus.
Vella pun mematikan lampu mengganti dengan lampu tidur. Bismillah dia pun tertidur hingga subuh menjelang.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE itu ya.