UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
DIJERUKIN


__ADS_3

Keluarga semestinya adalah orang yang paling depan menjadi tameng dan memeluk hangat ketika seorang anggota keluarganya mendapat luka. Bukan malah menendangnya dan membuatnya merasakan sakit sendirian ~Endro Herminanto Mulyo~


DARI SEDAYU ~JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI


\~\~\~\~\~


“Aku berterima kasih kamu mau memberitahuku masalah Dika. Aku sungguh tak tahu soal kehamilannya. Dan aku bersyukur dia bisa kamu lindungi saat dia sendirian tanpa tempat tinggal dan sedang hamil,” Endah tak membayangkan bila dia yang menjadi Dika. Sendirian tanpa tempat tinggal saat hamil.


“Dan tanpa kamu minta, aku akan menjaga amanah ini,” Endah lalu membacakan doa untuk almarhumah sahabatnya itu.


Endro lalu bercerita dua bulan lalu bertemu dengan Ardina Laraswati, adik dari Andika Larasati di rumah sakit Semarang. Dina juga tidak ia beritahu soal Dika.


“Kenapa kamu enggak ceritain ke Dina?” tanya Endah penasaran.


“Aku benci semua tentang keluarga Dika. Aku tak rela mereka tahu soal istriku. Biar saja mereka penasaran. Mereka sudah mengusir saat Dika hamil dan aku merasa ikut terluka,” sahut Endro.


***


Endro sudah kembali ke Jakarta. Lusa dia dan Pras serta Nungky akan naik kereta ke Jawa tengah. Endro dan Vella akan turun di Kebumen, sementara Prasojo dan Nungky akan langsung turun di Kutoarjo.


Hari ini Vella and her genk minus Siena berkumpul di rumah Vella. Karena lusa mereka tak akan mengantarkan Vella ke stasiun.


Sore Arie datang ke rumah Vella saat genks sedang bersiap pamitan.


“Cie … Cie yang diapelin,” goda Merry.


“Ih, siapa yang ngapelin? Ini tu salakin,” jawab Arie.


“Bukan jerukin?” Vella membalas candaan Arie.


“Kamu mulai pinter ya Yank,” Arie tak sadar kalau genks belum biasa mendengar panggilan mesranya untuk Vella. Tak seperti Asih dan Harllo.


“Ehem, pakai yank lho,” sekarang Wieke yang menggoda.


“Kayak kalian enggak gitu aja ama pacar kalian,” Vella akhirnya menjawab Wieke.

__ADS_1


“Ha ha ha, elo lucu deh Vell,” lanjut Wieke.


“Pada jadi pulang enggak sih? Aku tinggal pergi nih,” Vella memang akan keluar dengan Arie. Dia pikir Arie datang saat semua temannya sudah pulang. Ternyata Arie datang saat semua teman sedang pamit di teras rumahnya.


“Cie … cie dia enggak sabar. Tumben lho kita diusir,” goda Risye.


“Ih … bukan ngusir, kan kalian tadi emang udah pamit,” Vella tersipu malu. Arie malah memeluk bahu kekasihnya membuat Vella makin diledek teman-temannya.


“Awas ya kalian kalau bikin pacar Kakak nangis,” ancam Arie sambil senyum.


“Cie sekarang Vella punya satpam yang jagain,” Dian berkata sambil lari ke mobilnya. Akhirnya semua teman Vella bubar.


***


“Kemana kita Kak?” tanya Vella.


“Ke pantai, jawab Arie melajukan mobilnya kearah pantai Ancol. Begitu sampai di pantai Ancol, Arie mematikan AC mobil dan membuka kaca jendela. Dia biarkan angin alam menerpa wajah mereka.


Awalnya Arie mengajak Vella berjalan dipasir pantai. Dia membuat foto kekasihnya berlatar belakang deburan ombak dan langit jingga.


Dan tentu group chat Vella langsung ramai membahas postingan itu.


‘Kenapa sih setiap kak Arie posting kalian heboh. Waktu pacar Wieke, Merry dan Dian posting kalian enggak gubris,’ Vella berkomentar.


‘Masalahnya kalau pacar mereka bukan most wanted jomlo,’ jawab Siena cepat.


‘Bener banget @Siena,’ Risye menyetujui pendapat temannya dari ujung Timur Indonesia.


***


“Nov, mulai lusa kita berjauhan, Abang hanya minta kita bisa saling percaya. Abang enggak bisa menjanjikan kamu akan tenang. Abang yakin kamu akan beberapa kali mendapat rumors Abang dekat dengan si A, si B atau si C. Yang Abang bisa pastikan, Abang tak akan pernah mendua,” Arie bicara lirih, karena mereka jalan pelan, tangan Arie dibahu Vella dan tangan Vella dipinggang Arie.


“Abang pernah bilang tak pernah mau punya mantan karena ulah Abang ‘kan? Abang terlalu mencintai perempuan hebat yang menjadi ibu Abang. Abang tak mau ada perempuan terluka termasuk ibu. Karena satu kali Abang mengenalkan seorang perempuan pada ibu, Abang tak akan mengganti dengan perempuan lainnya.” jelas Arie lagi.


“Belum lagi Abang punya adik perempuan. Abang tak ingin ada karma buruk menimpa mereka bila Abang dan Bapak melakukan hal buruk pada perempuan,” Arie memang berprinsip demikian.

__ADS_1


“Abang mengapa bisa berprinsip tak mau punya mantan. Bila pacar Abang yang berbuat salah bagaimana?” Vella tentu bertanya hal yang wajar.


“Perbuatan salah yang tak mungkin Abang maafkan adalah perselingkuhan. Bila pacar Abang yang selingkuh, PASTI hubungan akan Abang putus. Tapi bukan Abang yang sakiti dia kan? Dia yang berbuat. Masa dia sakit hati ke Abang?” wajar kan pendapat Arie seperti ini?


“Lalu … aku harus bagaimana bila rumors itu menerpa?” tanya Vella.


“Cari kebenarannya. Jangan langsung marah. Kamu bisa cek ke siapa pun. Yang pasti Abang enggak akan pernah berbohong pada ibu. Jadi kamu bisa tanya secara tak langsung ke ibu melalui Frina dan Frani,” Arie memberi solusi tercepat dan akurat untuk masalah yang mungkin nanti menerpa mereka saat mereka LDR.


“Bagaimana bila rumorsnya tentang aku?” tanya Vella selanjutnya. Mereka duduk di pasir menatap ombak dan langit jingga.


“Abang akan langsung bertindak. Pastinya Abang akan menyelidiki kebenarannya. Serius Abang sangat posesive pada ibu, Frina dan Frani, dan sekarang juga pada kamu. Kalau hanya berbekal jealous, bisa hancur hati Abang. Terlebih melihat bagaimana kamu dan Helmi berkolaborasi di panggung waktu malam pentas seni perpisahan. Dan kalian makan berdua di pojokan. Tapi Abang berupaya mengedepankan positive thinking” jelas Arie.


“Kalau nanti ada rumors tentangmu, Abang akan langsung mendatangi titik permasalahannya. Abang akan langsung tanya kamu. Kalau kamu enggak mau jujur dan memberi bukti bahwa rumors itu salah, maka Abang akan tegas mundur. Abang enggak mau terluka lebih lama,” disini jelas Arie memberi rambu pada Vella jangan bermain dengan dirinya.


“Abang sudah lihat postingan Helmi saat kalian di Jogja cari kost. Untuk saat itu, karena kita belum resmi jadian, Abang masih bisa tolelir. Tapi bila itu terjadi sesudah saat ini, Abang pasti akan tanya ke kamu,” jelas sudah kalau Arie cemburu pada Helmi tapi masih bisa berpikir jernih.


Mereka segera menuju sebuah rumah makan yang banyak tersedia di pantai Ancol. Arie mengajak kekasihnya untuk salat Maghrib sebelum makan malam dan pulang.


“Aku ambil mukena di mobil dulu Bang,” Vella lebih suka menggunakan mukena miliknya sendiri daripada menggunakan mukena yang tersedia di masjid atau mushola.


Mereka salat maghrib dengan lokasi berjauhan tentunya. Dan bertemu di tempat mereka berpisah tadi. “Kita makan dulu sebelum pulang ya,” ajak Arie lembut walau hatinya sangat sedih besok harus berpisah dengan kekasih hatinya.


\===========================================


SAMBIL NUNGGU YANKTIE UPDATE CERITA INI\, KITA MAMPIR KE CERITA YANKTIE YANG LAIN DENGAN JUDUL NOVEL ** kesandung cinta anak bau kencur ** YOK!



Hallo semua. Semoga selalu sehat yaaaa


YANKTIE  mengucapkan terima kasih kalian sudah mampir ke cerita sederhana ini. Ditunggu komen manisnya ya.


Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya


Salam manis dari Sedayu~Yogyakarta

__ADS_1


__ADS_2