
Buat pasangan seperti kami, perjalanan cinta pasangan yang merayakan anniversary pernikahan adalah impian dan harapan kami. Semoga cinta kami juga bisa bertahan hingga akhir hayat ~Harllo & Asih, Serena & Firza, Arie & Vella~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
"Sayank ini serius milih yang ini? Abang lebih suka yang hijau ini," Firza tak suka pada pilihan warna cream yang Serena inginkan. Menurut Firza warna cream jadi pucat di kulit tunangannya itu.
"Aku sih pengennya ini, kalau Abang mau yang hjau ya ambil aja. Tapi jadinya kita enggak kembaran," sahut Serena santai. Dia sudah mulai pandai menjinakkan bayi singa atau monster tengil itu.
Dengan terpaksa Firza mengalah, mengikuti pilihan Serena. Tapi dia tetap beli juga yang hijau.
Serena tersenyum saja melihat akhirnya Firza mengambil dua pasang baju untuk mereka beli kali ini.
"Aku pulang sendiri aja ya?" Serena berbisik pada Firza yang langsung daat respon mata mendelik dan alis bertaut.
Seakan mengerti kalau Firza tanya kenapa, Serena langsung menjawab masih dengan bisikan. "Aku takut lihat wajah monster didepanku."
Firza yang merasa digoda langsung merengkuh bahu tunangannya dan mengecup puncak kepalanya sekilas.
"Malu ih," Serena tentu tak enak akan perlakuan Firza. Mereka sedang antri untuk membayar baju yang mereka beli.
"Kamu ngegemesin sih," jawab Firza. Dia keluarkan kartu debitnya. Walau punya kartu kredit yang limitnya super besar Firza lebih suka menggunakan kartu debit.
\*\*\*
Vella telah selesai salat Maghrib berjamaah dengan Arie. Dia minta dirias paling belakang setelah kedua adik iparnya.
__ADS_1
"Tipis aja ya Mbak," pesan Vella. Dia memang tak terlalu suka dandan menor.
Wiedo memang hanya memesan MUA untuk keluarga intinya saja. Walau lelaki Arie dan Mahesa akan dipoles sedikit agar bagus terlihat di kamera nanti.
Wiedo telah memesan fotografer untuk membuat foto keluarga sebelum acara dimulai saat mereka semua masih fresh dandanannya.
Jangan lupa, akan ada stasiun TV lokal yang meliput siaran pesta ulang tahun perak pernikahan Wiedo dan Mahesa kali ini.
"Cantik banget deh kalian," puji Vella melihat kedua adiknya telah selesai di make up. Mereka tinggal ganti pakaian di kamar Frina.
Tak lama Vella pun siap make up nya. Dia tinggal ganti pakaian dan pakai sepatu saja.
"*Thank you so much my future husband*," sahut Vella lirih. Dia tak ingin ada yang mendengar jawabannya itu.
Para tamu mulai berdatangan. Vella dan Arie yang memang bertugas menyambut tamu mulai beramah tamah.
Sejak hari ini semua tamu tahu kalau Vella adalah tunangan Arie. Karena walau tak ada acara tunangan resmi, tspi Arie telah resmi melamar.
Para wartawan media yang datang juga tahu kalau Vella tunangan Arie.
"Hallo kak Asih, kangen ih," Vella memeluk Asih setelah mereka cipika cipiki.
__ADS_1
"Sama Asih kangen, sama aku enggak?" goda Harllo.
"Mau kangen sama kak Harllo nanti ada dua yang marah. Jadi mending kusimpan kangenku untuk kak Harllo sebagai rahasia terpendam." Balas Vella pada Harllo.
"Aku enggak dengar lho Mas," Asih bereaksi terhadap ucapan Vella.
"Yank denger enggak panggilan mesra nya?" Arie menggoda dua sahabatnya yang sekarang anghilan merrka menjadi DEK dan MAS.
"Sirik aja sih!" Asih jadi malu sendiri digoda Arie.
"Dari awal jadian kemana aja baru berubah sekarang?" Vella ikut mengusili kedua sahabat Arie.
"Nah denger tuh. Gue dari sebelum nembak aja panggil dia Yank. Pas jadian kita langsung panggil ADEK ~ ABANG," kalau sudah menggoda Arie dan Vella memang team yang solid.
"Au ah," balas Harllo lalu mereka berlalu dari pasangan usil itu.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul CINTA KECILNYA MAZ ya.

__ADS_1
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul CINTA KECILNYA MAZ itu ya.