UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
PANGGIL A'A BUKAN KAMU


__ADS_3

Sebelum tahu dia sakit aku memang sudah memikirkan permintaan dia. Tapi aku masih ragu. Saat tahu dia sakit aku merasa ingin terbang dan memeluknya. Disitu aku sadar aku mulai menyukainya. Rasa ini baru sekali aku rasakan~Risye~


Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Pandu mengangkat jemarinya. Risye mengerti  apa yang dimaksud Pandu. Dia memegang erat jemari Pandu. 



"Terima kasih ya doanya," kata Pandu pelan.



"Kamu harus semangat ya. Kamu harus cepat sembuh dan bisa langsung pulang ke Magelang dan kuliah lagi," ucap Risye tulus.



"Kalau cepat sembuh berarti aku cepat pulang ke Magelang,"  satu kalimat itu diucapkan Pandu dengan sangat lama terbata-bata. Dia tentu tak ingin cepat berpisah dengan kekasihnya.



"Udah nggak usah ngomong panjang.  Yang penting kamu cepet sembuh nggak apa apa kamu cepat pulang ke Magelang selesaikan kuliahmu," Risye mengerti keengganan Pandu cepat kembali ke Magelang karena dirinya.



Risye tahu Pandu satu angkatan dengan Arie.  itu berarti kan dia hampir selesai kuliahnya.



"Sekarang aku pamit ya lusa kan udah mulai kuliah nanti pulangnya aku mampir sini sebentar," janji Risye.



"Sekarang aku pulang dulu," Risye tak ingin Pandu semakin tersiksa dengan banyak bicara.



"A'A. Enggak boleh sebut KAMU. Panggil nya A'a," pinta Pandu.  



"Iya, oke. Sekarang A'a istirahat dulu. Aku pulang," bujuk Risye.



Dengan susah payah Pandu menggerakan tangannya. Dia bawa jemari Risye untuk dia kecup. Risye tak tega melihatnya. Dia gerakkan tangannya kearah bibir pemuda itu agar Pandu tak kesulitan.



Risye menggenggam jemari Pandu dengan kedua tangannya.

__ADS_1



"Janji ama aku. A'a akan cepet sembuh dan cepet kejar ketinggalan kuliah." Risye memandang mata Pandu lekat. Pandu mengangguk. 



Risye pun membalas mengecup jemari Pandu.



"Aku pamit, aku mau A'a banyak kemajuan saat hari Senin aku datang nanti," kembali Pandu mengangguk mendengar permintaan kekasihnya itu.



"Assalamu'alaykum," kata Risye. Dia pun keluar tapi sebelum keluar dia menekan jemarinya yang masih dalam genggaman jemari  Pandu Pandu. Pandu merasakan genggaman erat dari Risye. dia mengerti dan membalasnya sebelum melepas genggamannya dengan enggan.


\*\*\*



"Kayaknya ada yang memantapkan diri nih," goda Merry pada Risye.



"Pastinya gitu. Wajahnya pas keluar dari kamar rawat udah beda," jawab Wieke.



"Kalian tuh biang ribut deh," respon  Risye tersipu menanggapi godaan kedua sahabatnya.  




"Iya oke aku ngaku sudah memantapkan diri nerima dia. Puas kalian? puas? Risye akhirnya mengalah pada semua temannya.



"Nah gitu dong. Ngomong gitu aja susah," Merry merengkuh bahu Risye.



"Kan emang barusan memantapkan dirinya. Masa mau ngomong dari kemarin?" Jelas lah Risye tak mau disalahkan kalau kemarin belum mengakui Pandu sebagai pacarnya.



 "Ya udah sih berarti udah nggak ada yang jomblo nih," kata Wieke.



"Iih Dian masih jomblo kok," goda Risye.



"Nah ini dia nih. Biang Kerok dia yang tukang godain orang tapi dia sendiri jomblo," kata Merry.  

__ADS_1



"Kan nggak bisa dipaksa buat dapat pacar," jawab Dian santai. 



"Aku enggak bisa pengen jadian sama pangeran siapa dari mana. Kalau orangnya belum ada mau bagaimana?"



"Makanya jangan kebanyakan ngehalu," celetuk kata Wieke.



"Siapa juga yang ngehalu." Balas Dian.



"Kita makan soto mie Bogor dulu ya mumpung di sini nih.  Kapan lagi gue jalan-jalan ke Bogor," ajak Merry.



"iya iya iya," kata Dian yang tak pernah nolak kalau makan. Anehnya badannya tetap langsing.



"Kamu kaya Bogor tu jauh di Papua aja, tiap hari pulang pergi aja aku bisa koq," Risye tersenyum kecil mendengar Merry lebay.



Mereka pun sampai di parkiran. 



"Kita ke ke Sukasari Pak," pinta Merry pada sopirnya.



"Kita makan roti soto mie Bogor yang di depan roti unyil aja yang waktu itu kita makan sama Vella dan Siena waktu nganterin Risye lihat kampus pertama kali. Ingat nggak?" kata Merry.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul WANT TO MARRY YOU ya.



![](contribute/fiction/5890234/markdown/10636434/1676274118471.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul WANT TO MARRY YOU itu ya.


__ADS_2