UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
PANDANGAN PERTAMA RISYE ~ PANDU


__ADS_3

Aku rasa ada sesuatu yang beda sejak lihat dia. Dan dia beberapa kali aku lihat sering mencuri-curi memandangku. Apa hanya perasaanku ~Risye Kumala Sukardi & Pandu Kesuma~


Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




Arie dan Vella datang duluan untung tempatnya sudah dicariin sama ajudan yang pertama. Begitu rombongan genks dari posko rumah  Siena datang mereka tenang sudah dapat tempat.



"Assalamu'alaykum Bun," Arie langsung memberi salam pada Annisa.



"Adek, salim dulu sama bunda," bisik Vella mengajarkan pada Laras.



"Bundaaa," sapa Laras sambil memeluk Annisa. 



"Eh, ada anak cantik Bunda"  kata Anisa sambil memeluk Laras, dia kecup kening Laras dengan lembut.



"Adik cantik Kakak," sapa Siena pada Laras. Laras pun memberi salim pada Siena yang hangat memeluknya.



Dangan Vella, Laras merasakan lingkungan hangat kasih sayang dan keakraban.



"Kok nggak salim sama Bang Rafli?" Goda Rafli pada adik kecil itu. 



"Iya ini mau salim,"  kata Laras malu-malu paling pada  Rafli.



"Mbak sate uritanku ada enggak?" Tanya Laras.



"Ada, sudah Mbak pesankan,"  jawab Vella lembut.



"Ini adikmu?" tanya Risye.


__ADS_1


"Iya ini adikku, namanya Laras. Ayo Laras salim dulu sama mbak-mbaknya ini," Vella memperkenalkan adiknya. Laras pun salim pada semuanya.



"Kalian pesan sendiri ya makanannya," Vella bicara pada gengsinya .



"Oke siap," jawab Dian cepat. 



Semua pun pesan makanan yang disuka.



"Raffli, ayo kita pesan apa yang kita mau," Arie mengajak Raffli agar lelaki kelcil itu tak canggung di kelompok gadis.



"Kamu makan  terserah yang kamu mau," kata Arie smbil memilih menu yang dia inginkan. Jenang gudeg, dua kepala ayam, sate uritan.



"Iya Kak," jawab Rafli



"Ade, maem yang bener ya," Vella menyodorkan nasi dan gudeg serta sate uritan pada adiknya. Lalu dia buat rekaman keseruan adiknya bercengkrama dengan genksnya dan dia kirim ke Baskoro.




Arie mendekati Vella dan mereka makan berdua seperti biasa. Semua yang melihat tak ada yang berani menggoda Arie. 



"Kalian makan yang benar. Nambah jangan malu-malu," Arie meminta kepada dua ajudannya untuk makan. 



"Iya Bos," jawab ajudannya.



Risye melihat seorang ajudan yang sejak tadi mencuri pandang padanya.



"Bun jangan malu loh Bun," Arie berkata pada Annisa.



"Enggak lah Kak, masa Bunda malu sama Kakak," jawab Annisa.


__ADS_1


Wieke masih heboh dengan makanan di situ. "Enak kan Bun?"



"Iya suasananya juga enak," jawab Annisa. Dia lihat Rafli makan dengan lahap. Buat seorang ibu, melihat anak-anaknya makan dengan lahap itu sudah kebahagiaan tersendiri. 



"Sejak dulu Abang kalau ke Jogja itu senengnya di sini. Kalau sarapan sama keluarga besarnya Abang eh kak Arie juga di sini," Vella agak susah bicara. Biasanya panggilan untuk orang lain adalah Kak Arie bukan abang! Karena panggilan Abang adalah spesial orang untuk keluarga dekat saja.



Mereka pun makan. Tak boleh ada yang belum kenyang. Arie selalu saja menawarkan semua untuk tambah makan. 



"Serius sudah semua?" tanya Arie dia masih saja tanya apa masih ada yang mau nambah.



"Enggak Kak udah kenyang banget ini," jawab Wieke dan Dian yang tukang makan.



"Oke hari ini Kakak bawa mobil jadi kita nggak naik becak dan nggak naik angkutan umum ya."



"Kalian aturlah dalam dua kelompok. Kalian mau pakai yang mana yang penting dibagi tempat aja. Kalau Kakak bilang sih Bunda, Rafli sama Laras satu mobil bareng Kakak dan Vella. Kalian genks di mobil satunya. Tapi kalau mau bagi sesuai keinginan kalian ya silakan aja," kata Ari.



"Ya sudah yang seperti Kak Arie bilang aja Bunda sama Rafli sama Laras ikut kak Arie dan Vella yang lainnya kita di mobil sendiri," ujar Merry.



"Ya udah gitu aja biar nggak ribet," sahut Risye. Akhirnya mereka pun meluncur ke pabrik coklat monggo. Di mobil genks ceweq, Risye yang kebagian duduk di depan dengan sang ajudan tampan.



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita BARU karya yanktie dengan judul JINGGA DARI TIMUR ya.



![](contribute/fiction/5890234/markdown/10636434/1675484589783.jpg)



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul JINGGA DARI TIMUR itu ya.

__ADS_1


__ADS_2