
Banyak berita yang terlihat tak sengaja sebenarnya settingan. Banyak alasan tujuannya. Kalau artis yang ingin rating, pansos atau ada yang bilang suatu persoalan di blow up untuk menutupi persoalan lain. Kalau pernikahan kami sengaja kami sebar agar khalayak tahu sebelum kami resepsi~Vella & Arie~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Sampai rumah Arie dan Endro masuk hampir berbarengan. Tadi Vella langsung turun dari mobil dan berlari masuk karena kebelet pipis dan Arie membereskan barang bawaan.
Sehabis bersih-bersih badan Arie dan Endro ngobrol masalah bisnis. "Enggak capek Dadd bolak-balik tiap hari eh tiap-tiap kesempatan Jakarta ~ Singapore?" Tanya Arie.
"Biasa aja. Sama aja kita pergi kantor tiap hari kan juga sama," Endro enjoy dengan jam kerjanya selama ini. Sejak Vella menikah dia malah lebih banyak di Singapura daripada di Jakarta.
"Bagaimana kondisi usahamu sejauh ini?" Endro balik bertanya.
"Lancar aja Dadd. Setelah kasus tikus dua bulan lalu. Sekarang semua aman. Waktu itu sengaja show up kekuatan biar ada rasa jerih pada para karyawan," Arie memberitahu alasan memperlihatkan kekuatan di belakang layarnya.
Yang penting kita tak sembarangan memperlihatkan itu. Dan kita harus selalu konsisten dalam segala hal. Kalau tidak konsisten pegawai langsung enggak respek dan pelang-gan kabur," Endro memberi tips dalam berusaha.
"Bagaimana rencanamu selanjutnya. Maksudnya rencana apa dalam hal pernikahan kalian."
"Sesuai rencana awal, Abang akan selesaikan kuliah. Habis itu Abang langsung pindah ke Jogja. Abang tidak berusaha untuk bekerja atau bagaimana Abang akan coba buka usaha di Jogja, tapi tetap cari rumah sakit yang mau terima. Rencananya mau bikin klinik sendiri yang akan berkembang jadi rumah sakit," Arie menceritakan angan-angannya.
"Lalu usahamu disini bagaimana?" Tanya Endro.
"Sama dengan bagaimana Daddy buka usaha di Jakarta~ Singapura. Bedanya Abang Jogja ~ Jakarta." Endro senang dengan jawaban cerdas dari menantunya.
"Abang udah bilang sama Vella dia boleh hamil kalau kami sudah tinggal bersama. Tak perlu menunggu dia tamat kuliah. Rasanya tidak adil menahan dia hamil. Biarkan aja dia sama dengan mommy dulu. Selama kami sudah bersama dia boleh hamil,"kata Arie memberitahu Endro.
"Daddy setuju aja yang penting dia terus kuliah."
"Saya yakin dia akan terus berjuang menyelesaikan kuliahnya," Arie.meyakinkan mertuanya kalau Vella akan menyelesaikan kuliah.
"Lalu besok kembali dari Jakarta bagaimana?" Maksud Endro Arie akan mengantar atau tidak.
"Abang antar dulu. Walau dia bilang nggak usah. Tapi kan statusnya sekarang istri Abang. Abang antar dulu baru Abang pulang kembali ke Jakarta."
"Baguslah sekarang kita istirahat," kata Endro dia sudah terlalu lelah.
Besoknya pagi sehabis sarapan Arie mengajak Vella ke distro miliknya. Vella belum pernah ke distronya Arie. Seperti kemarin Arie juga memberitahu semua karyawannya kalau Vella adalah istrinya tentu saja banyak yang kaget tapi tak ada yang berani mencibir atau membully Arie.
Dari distro 1 Vella diajak pindah melihat distro 2.
"Kita pulang dulu atau langsung persiapan pernikahannya Serena?" kata Arie.
"Kita nggak bawa baju pestanya. Jadi ya harus pulang. Sejak kemarin selama di Jakarta mereka menggunakan mobilnya sport Vella.
Arie dan Vella bersiap untuk menghadiri pesta pernikahan Serena. Seperti dugaan Vella, sepatu yang dia butuhkan ada di lemari miliknya.
\*\*\*
__ADS_1
"Selamat ya atas pernikahan kalian," ucap Arie pada Serena dan Firza.
"Hallo Bro kapan datang dari Jogja?Jemput ke Jogja dulu?"
"Iya lah," jawab Arie dengan senyum manis.
"Kalian kapan nyusul?" Goda Firza.
"Nyusul kemana," Vella menjawab santai.
"Nyusul nikah lah," balas Firza.
"Yang telat itu kalian. Kalizn test drive aja belum. Beda dengan kami," sambil senyum simpul Arie membalas godaan Firza.
"Kami sudah nikah duluan," kata Vella dengan bangga. Arie memperlihatkan foto diponselnya dia dan Vella memegang buku nikah.
"Wow kita kalah jauh," kata Firza.
"Koq enggak rame-rame? Kami enggak diundang?" Protes Serena.
"Resepsinya nanti nunggu Abang selesai wisuda"
"Wah selamat ya. Kamu duluan nikah," kata Serena dia tak menyangka Arie secepat itu menikahi Vella.
\*\*\*
Tak lama berita itu jadi trending topic di sesama rekan mereka. Tanpa bisa dibendung berita itu tersebar di media sosial. Arie dan Vella tentu saja tertawa tujuan mereka tercapai. Tapi tentu mereka pura-pura kaget.
Berita viral pernikahan Arie sampai juga ke beberapa pemujanya. Banyak yang tak percaya.
Arie dan Vella sudah mengantisipasi hal itu karena ini sudah jadi masalah misi mereka sejak lama tak ada yang perlu mereka khawatirkan.
Tentu saja banyak yang patah hati mendengar Arie sudah menikah. Untung Maaf masih liburan kuliah jadi Arie masih aman di kampus.
Hari ini Arie dan Vella pulang ke rumah Wiedo. Rencana mereka akan dua hari di rumah Arie sebelum kembali ke Jogja karena j Vella akan mulai kuliah.
Di group dibahas masalah pernikahan Vella yang bocor ke media sosial.
'*Lalu apa yang akan kamu lakukan selanjutnya*?' tanya Merry.
'*Mau bagaimana lagi? Media sosial kan nggak bisa kita bendung*,' kata Vella.
'*Pasrah aja lah. Reputasi ku turun nggak bisa dapat cowok lagi*," Vella malah menjawab dengan canda.
'*Halah selama ini juga nggak bisa bergerak. Tiap saat dipantau. Kalau ketahuan kamu tepe-tepe bosa bahaya lho*.'
__ADS_1
'*Boro-boro bisa tepe-tepe*.' balas Vella.
'*Udah sih setia satu aja*,' kata Dian.
'*Ya lagi siapa yang mau mendua*?'
'*Eh gimana kabarnya yang lagi anget-angetnya jadian*?' tanya Wieke.
'*Iya nih kita belum tahu kabar lagi*.'
iRisye diam aja.
'*Jawab dong @Risye. Aku aja waktu itu langsung jujur*,' balas Siena.
'*Siapa yang jadian*?' kata Risye keqi.
'*Aku nggak jadian dan yang aku tahu dia lagi sakit temannya kasih tahu. Udah gitu aja yang pasti akunggak jadian*.'
'*Belum bukan enggak*,' Merry menegaskan
'*Enggak sama belum itu beda*.'
'*Whatever. Terserah kalian yang penting yaitu tadi*.'
'*Sakit apa*?'
'*infeksi apa*?' tanya Dian.
'*Aku nggak tahu dia sakit infeksi apa. Itu aja yang Dojo cerita*.'
'*Ya udah ya aku besok kembali ke Jogja*'
'*Oke hati-hati*.'
'*Vell sudah terima pesan dari Kak Asih*?'
'*Sudah Kak Asih bilang terima kasih*,' jawab Vella.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.

Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNCOMPLETED STORY itu ya.
__ADS_1