UNREQUITED LOVE

UNREQUITED LOVE
IMPIAN MEMBANGUN RUMAH SAKIT


__ADS_3

Ada wacana aku boleh hamil tanpa menunggu kelulusanku. Tentu wacana ini sangat membuatku bahagia~Novella Moraletta~


Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA




"Belum ada sayuran Bang. Kan sebelum aku berangkat ke Kebumen satu minggu aku enggak belanja sayuran biar enggak buang sayuran. 



"Malam ini mau makan apa?  Tadi sih udah keluarin rendang yang aku masak dan rica-rica kambing yang kemarin bawa dari Kebumen," Vella bertanya pada Arie saat mereka bersiap salat Magrib. 



"Itu lebih dari cukup. Nanti Abang goreng emping deh," balas Arie sambil menggelar sajadah. Mereka lalu salat berjamaah berdua. 



Memang kalau tadi tidak tidur sore ada tukang sayur yang bisa dibeli. Apa mau dikata kalau Vella lebih memilih tidur saja.



Seperti yang Arie janjikan tadi. Dia menggoreng emping untuk makan malam mereka. Ada juice mangga sebagai asupan serat karena tak ada sayuran.



Vella telah memanaskan rendang sapi dan rica-rica kambing. 



Sebagai persiapan Vella telah mengeluarkan gule kambing dan semur ayam. Akan ditaruh diatas nasi di magic jar nanti saat hendak tidur. Jadi tak perlu microwave.



Makan malam "sederhana" Arie dan Vella berlangsung lancar. Sederhana kondisinya, karena lauknya walau gratisan bukan menu sederhana. Mereka terus menyamakan visi misi setelah menikah.



"Jadi bisa hamil walau Ade masih kuliah?" Vella memastikan komitmen Arie.



"Boleh asal kita udah hidup bersama. Kalau Abang habis wisuda kan bisa tinggal di Jogja."

__ADS_1



"Abang enggak perlu rumah sakit besar buat tempat kerja. Penghasilan kan ada dari cafe dan distro. Kalau mau Abang bisa jadi dokter di kesatuan. Tapi akan dapat tugas banyak pedalaman selama awal kerja. Abang enggak mau lah."



"Nanti kita bisa mulai bangun rumah sakit sendiri. Kamu pegang HRD karena kita butuh orang hukum buat kekuatan lini SDM," sahut Arie. Dia sedang mencari lahan cukup luas di daerah yang sekarang masih agak pinggir kota Jogja.



Secara bertahap Arie akan merintis membuat klinik kecil yang lama lama akan menjadi sebuah rumah sakit.



Tentu Vella senang boleh hamil bila sudah bersama.



"Yang penting kamu tetap harus lulus kuliah. Ibu juga hamil Abang saat masih kuliah. Bukan masalah kan?"



"Bude Ningrum mbak Tiwi dan mbak Tini juga hasil saat masih kuliah."



Vella bertekad akan terus menyelesaikan kuliahnya. Dia ingat mommynya juga terus kuliah saat hamil dirinya.



Dian, Wieke, Risye dan Merry janjian bertemu langsung di stasiun agar tak saling tunggu. Ini perjalanan pertama mereka keluar kota bersama.



Memang kurang seru karena tak berenam. Dua sahabat mereka lah yang akan mereka kunjungi.



Wieke dan Merry diantar kekasih mereka. Risye diantar Asih dan Harllo sedang Dian diantar mamanya.



"Kami berangkat ya. Ingat jemput di stasiun Tugu," pesan berupa video singkat Wieke kirim di group.



Mereka akan menempuh perjalanan sekitar delapan jam. Kereta berangkat jam sembilan malam dari stasiun Gambir Jakarta.

__ADS_1



Siena langsung menjawab. Karena dia sedang berbalas pesan dengan  Helmi.



'*Habis salat Subuh aku akan meluncur*.' Siena akan diantar Rafli karena pagi seperti itu ojek online masih sulit didapat.



'*Siap. Karpet merah akan aku gelar menyambut kejadiran tamu agung*.' balas Vella. 



Vella juga mempersiapkan baju untuk dia jalan-jalan dengan teman-temannya selama dua hari dan baju tidur untuk menginap satu malam.



Malam berikutnya Vella harus pulang dan akan kembali lagi saat sarapan.



Begitu saja Vella masih sangat bersyukur Arie membolehkan dirinya selalu berkumpul dengan teman-temannya. Dan Arie tak mau ikut bergabung agar tak mengganggu kebersamaan Vella dan teman-temannya.



"Abang serius nginap disini selama Ade pergi? Enggak di rumah bude?"



"Harus membiasakan diri tetap di rumah saat pasangan pergi De. Abang enggak apa-apa. Ada laptop Ade. Bisa mantau cafe dan distro selama Ade pergi." Arie tak menyesalkan Vella harus liburan saat mereka baru saja menikah. Yang salah adalah keadaan ngumpet-ngumpet saat mereka menyusun rencana pernikahan



***Ditunggu komen manisnya ya***.


***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.


***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.



Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE ya.



![](contribute/fiction/5890234/markdown/10636434/1675067264407.jpg)

__ADS_1



Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIAGE itu ya.


__ADS_2