
Kalau tekad kuat, biar masih mudah sudah menikah dan punya anak, kuliahnya pasti selesai~Endro Herminanto~
Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
Hari ini keluarga besar Arie mengadakan selamatan akan kelulusan Arie sebagai dokter sekalian pengajian bahwa esok akan ada resepsi pernikahannya Arie dan Vella.
Kedua keluarga besar datang semua keluarga besar Mahesa mau pun keluarga besar Wiedowati.
Dari pihak besan ada keluarga besar Endro dan Baskoro. Semua sudah tumpah ruah di rumah Mahesa kali ini.
Pada acara kali ini tidak ada gengks dan anggota yayasan yang diundang. Semua yang hadir hanya *pure* keluarga.
"Alhamdulillah semuanya lancar, ceritanya besok kamu mau melanjutkan ke mana?" Tanya seorang JULAK dari keluarga Mahesa. Julak atau paman ya panggilan dari keluarga Mahesa yang asli dari Samarinda.
"Entahlah," kata Arie.
"Yang pasti saya akan ke Jogja. Kalau bisa saya akan ambil spesialis di UGM. Kalau enggak bisa ya udah saya tunggu Vella sampai selesai kuliah dulu baru saya ambil spesialis," jawab Arie.
"Kenapa seperti itu?" sang julak pasti bertanya dong mengapa Arie koq menunda ambil spesialis.
"Saya ingin saat Vella hamil saya mendampingi di sebelahnya. Kalau saya kuliah di Jakarta lagi nanti kasihan Vella bila dia hamil," jawab Arie dengan meyakinkan.
__ADS_1
"Oh kalian ingin segera punya momongan?"
"Kami sudah menunda selama enam bulan karena kami tidak tinggal satu rumah. Maka begitu saya sudah bersama di Jogja maka kami tidak akan menunda."
"Vella masih kuliah baru mau semester 3 apa enggak bikin dia jadi malas kuliah?" Tanya julak bini atau tante.
"Enggak apa apa. Semester tiga atau semester berapa pun nggak apa apa kata Mahesa kalau mereka sudah punya niat mereka pasti bisa lulus." kata Endro menimpali ungkapan dari paman dan bibinya Ari.
"Dulu Wiedo juga belum selesai kuliah sudah nikah tapi karena kita punya tekad bahwa harus berhasil dalam pendidikan buktinya dia bisa malah sampai selesai S2." Mahesa tidak mau mengecilkan hati Vella.
Banyak sepupu Arie yang kagum pada Arie karena ternyata sudah punya istri lebih dari enam bulan lalu.
"Aku kira tadi temanmu aku malah naksir dia," kata seorang sepupunya Arie menggoda.
"Aku nih serius," jawab sang sepupu.
"Kami satu bulan kenal langsung jadian. Dua bulan kemudian kami serius lalu langsung bicara pernikahan." Ujar Arie.
"Kami nggak pakai pendekatan yang lama-lama," kata Arie.
"Wah hebat ya," sahut yang lainnya.
__ADS_1
"Yang penting harus punya iman aja kalau nggak ada Iman ya bisa kebobolan."
Acara selesai hampir tengah malam. Ada yang akan langsung pergi ke hotel tempat acara resepsi digelar, ada yang besok pagi atau besok siang baru ke hotel
Terserah aja sih yang penting hotel sudah dibayar sejak malam ini.
\*\*\*
"Wah cantiknya anak Mami," kata Cilla melihat pengantin yang ada di atas podium.
Hari ini resepsinya Vella dan Arie. Seperti biasa Mahesa menyiapkan satu program infotainment untuk mewawancarai dirinya dan Wiedo sehingga pasti aja nama Arie dan Vella langsung diketahui semua orang bahwa menantu dari Jenderal dan anggota DPR masih semester tiga dan mereka sudah menikah enam bulan lalu. Jadi mereka menikah muda bukan karena MBA atau married by accident.
Mereka sudah lama menikah. Teman-teman Vella di kampus yang belum pernah tahu bahwa Vella sudah menikah kaget melihat infotainment itu.
Begitu pun teman-teman Arie tak percaya waktu ada rumors bahwa Arie sudah menikah.
Sekarang semua terbukti bahwa itu adalah benar.
***Ditunggu komen manisnya ya***.
***Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya***.
***Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta***.
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.
__ADS_1
