
Semua pengusaha tentu tak mau dicurangi. Dan bukan karena belum ada dana yang diambil lalu pelaku pencoba pembobolan usaha bisa bebas. Biar bagaimana pun niatnya sudah sangat buruk. ~Ashoery Rustamaji~
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, YANKTIE MENGUCAPKAN SELAMAT MEMBACA CERITA SEDERHANA INI.
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YAAA
\~\~\~\~\~
“Baik, kamu akan dilindungi bila memberi keterangan yang benar,” jawab sang petugas.
“Satu minggu lalu, mas Husain bilang dia disuruh mas Arie membuat data pemasok dan butuh data di komputer meja mas Arie.”
“Pak Hatta bilang tak mungkin mas Arie menyuruh tanpa yang lain tahu dan tak memberikan kunci ruangan untuk membuka pintu.”
“Mas Husain tetap bersikeras ada tugas itu. Dan dia bilang Mbak Wening tahu soal penugasan itu. Jadi mbak Wening dan mas Husain membuka pintu kerja dengan kunci duplikat yang mereka miliki.”
“Lalu hampir tiap malam saat mau tutup toko mereka akan bekerja di ruang mas Arie. Karena sudah berjalan satu minggu maka kami semua berpikir memang itu perintah mas Arie. Jadi kami semua diam tak berani protes.”
“Dan selanjutnya yang sering masuk ke ruangan adalah mas Taufik,” Aril membuka semuanya daripada 14 orang lainnya ikut susah terseret kasus yang mereka tak tahu.
Taufik yang tadi sedang di meja kerja Arie pucat. Sedang Wening hari ini libur. Dan saat Arie masuk Husain sedang di dapur membuat kopi untuk dia dan Taufik ‘bekerja’ malam itu.
“Ada yang mau menambahkan?” tanya sang petugas.
__ADS_1
Taufik dan Husain diminta berjongkok dengan tangan di belakang kepala.
“Minta plastic handcuffs ke Amir dong,” sang petugas berkata pada temannya.
Arie melakukan video call pada manager outlet distro 1 miliknya. “Kalian di cabang sana, ini pelajaran untuk kalian bila berani coba-coba ngusik saya,” Arie putar kamera ponselnya agar karyawannya di distro 1 bisa belajar untuk hati-hati bila ingin mencuranginya.
‘Pelajaran untuk yang mau jadi tikus di usaha saya,’ Arie membagikan video dua orang yang tangannya sudah di borgol menggunakan plastic handcuffs. Dia sorot wajah kedua tikus dan dia tandai semua karyawan distro juga cafe miliknya.
“Kalian salah cari musuh, bersiaplah keluarga kalian hancur karena malu wajah kalian terpampang,” Arie geram dan memperingatkan yang lain.
“Wening sudah dijemput?” tanya Arie.
“Data sudah saya kirim ke petugas terdekat dengan rumahnya,” jawab sang petugas.
“Saya enggak peduli perempuan atau lelaki, siapa pun yang mencurangi saya akan saya buat jadi bubur!”
Tentu saja karyawan distro satu dan dua cafe milik Arie langsung kaget ketika namanya di tandai oleh Arie.
‘Ada apa Bang?’ tanya Vella melihat postingan kekasihnya.
“Nanti Abang telepon setelah pulang urus ini ya Yank. Sekarang Abang selesain dulu urusan disini,” Arie langsung mengirim pesan suara ( voice note ) untuk kekasihnya.
“Besok sehabis Maghrib toko tutup kembali ya. Kita akan meeting gabungan dengan pegawai dari distro satu. Distro 1 akan tutup jam empat sore karena mereka harus ke sini.
__ADS_1
“Dan tak boleh ada yang tidak hadir. Yang tidak hadir saya anggap mengundurkan diri tanpa pesangon,” Arie tegas memutuskan. Artinya yang seharusnya besok libur, saat meeting harus tetap hadir.
“Baik Mas,” sahut semua pegawainya. Arie kembali masuk ke ruangannya. Dia sangat marah atas kelancangan seseorang menggunakan komputernya, masuk ruangannya apalagi ingin membobol datanya. Walau belum ada kerugian karena data belum bobol, tak ditutup kemungkinan ada data keuangan yang sudah dimanipulasi selama ini. Dan Arie harus mengecek itu semua secara rinci.
“Besok siapkan nasi bakar ayam pedas 40 dan kamu kirim ke distro 2 habis maghrib ya,” pinta Arie pada cafe 1 miliknya, yang lokasinya lebih dekat dengan distro 2 yang akan dia gunakan sebagai lokasi meeting.
Arie tentu lebih baik pesan makanan di cafenya sendiri. Dia tetap akan membayar, tapi kan keuntungannya akan masuk kas lagi. Daripada dia pesan di tempat orang lain.
“Iya Mas. Semua pedas?” tanya penerima order untuk memastikan.
“Semua ayam dan semua pedas,” sahut Arie. Dia tak mau bingung dengan pilihan ayam atau tuna atau teri atau tongkol. Dia juga ga ingin bingung dengan tak pedas dan pedas. Semua dia samakan.
Ditunggu komen manisnya ya.
Jangan lupa juga kasih LIKE, hadiah secangkir kopi atau setangkai mawar dan setiap hari Senin gunakan VOTE yang kalian dapat gratis dari noveltoon/mangatoon untuk diberikan ke novel ini ya.
Salam manis dari Sedayu ~ Yogyakarta
Sambil nunggu yanktie update cerita ini, kita mampir ke cerita karya yanktie yang lain dengan judul UNCOMPLETED STORY ya.
Dan sekali lagi yanktie ingetin jangan lupa subscribe cerita dengan judul UNCOMPLETED STORY itu ya.
__ADS_1