
Setibanya di rumah Yola mereka disambut oleh Yola dan Gilang suami dari Yola. Mereka sangat senang Tya dan keluarganya tinggal bersama mereka.
" Kalian pasti capek. Ayo aku tunjukkin kamar kalian " ucap Yola tersenyum.
Setelah mengantarkan Ayah Nadi dan Bu Sari ke kamar mereka. Yola pun mengantarkan Tya dan Khaya ke kamar untuk mereka.
" Aku tinggal dulu ya mba. Semoga kalian nyaman dan betah disini" ucap Yola. Dia memanggil Tya dengan sebutan mba karena Tya adalah anak dari kakak ayahnya.
" Makasih ya " ucap Tya tersenyum. Yola membalasnya dengan senyuman.
Kemudian Yola beranjak pergi sambil menutup pintu kamar mereka. Sekarang tinggallah Tya dan Khaya. Tya menaruh dan merapikan barang yang mereka bawa ke lemari. Sedangkan Khaya merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
Terdengar ponsel Tya berbunyi. Tya pun langsung mengambilnya di tas. Ternyata Ardi mengiriminya pesan.
" Besok aku jemput kamu ya. Aku mau kenalin kamu ke teman-temanku " ucap Ardi dalam pesannya.
" Iya " balas Tya singkat.
Kemudian dia pergi kamar mandi untuk mandi karena Tya sudah merasakan tubuhnya sangat gerah.
Keesokan harinya, Tya sudah bersiap untuk pergi bersama Ardi. Tya keluar dari kamarnya karena Ardi sudah datang.
Ardi tersenyum saat melihat Tya keluar dari kamar.
" Paman saya izin mengajak Tya pergi " ucap Ardi pada Ayah Nadi di ruang tamu.
" Baiklah, ingat selalu jaga putri paman " ucap Ayah Nadi.
" Baik paman " jawab Ardi tersenyum.
Ardi dan Tya pun berangkat ke kafe tempat Ardi dan teman-temannya biasa nongkrong. Ardi melihat Tya yang sepertinya sedang cemas.
__ADS_1
" Sayang, kamu kenapa?" tanya Ardi pada Tya.
" Gak papa kok " jawab Tya berusaha tersenyum.
Tya khawatir teman-teman Ardi tidak menyukainya dan menganggapnya tidak pantas untuk Ardi karena keadaannya.
Ardi mengusap punggung tangan Tya. " Kamu gak bisa bohongin aku. Aku tahu kamu lagi cemas sekarang. Apa yang buat kamu cemas ?" ucap Ardi tersenyum.
" Aku takut teman-teman kamu gak suka sama aku" jawab Tya sedih.
" Kamu tenang aja. Teman-temanku baik kok, kamu jangan khawatir ya. Kan ada aku " ucap Ardi meyakinkan Tya.
Tya pun menganggukkan kepalanya dan tersenyum.
Setelah sekitar empat puluh lima menit mereka sampai di sebuah kafe. Ardi dan Tya pun memasuki kafe tersebut. Ternyata Rendy, Frans dan Siska sudah sampai lebih dulu. Ardi dan Tya pun menghampiri mereka.
" Maaf ya kita telat " ucap Ardi sambil mendorong kursi roda Tya kemudian duduk di sebelah Tya.
" Oh iya ini kenalin Tya calon istri gue " ucap Ardi memperkenalkan Tya pada teman-temannya. Tya pun tersenyum.
" Kenalin gue Rendy teman Ardi " ucap Rendy mengulurkan tangannya pada Tya.
" Tya " ucap Tya terssnyum menerima uluran tangan Rendy.
" Gue Frans teman Ardi juga " ucap Frans mengulurkan tangannya juga.
Tya menerimanya dan tersenyum.
" Kalo aku masih ingat kan?" ucap Siska tersenyum. Tya pun mengangguk.
" Tenang aja aku gak bakal ganggu Ardi lagi kok. Aku udah punya pacar ni " ucap Siska menunjuk Frans.
__ADS_1
" Wih jadi kalian udah jadian ?" tanya Ardi.
Frans menyengir kuda dan menganggukkan kepalanya.
" Selamat bro langgeng buat kalian berdua " ucap Ardi.
" Kalian juga" ucap Siska tersenyum.
" Oh iya mending kita pesen aja sekarang " ucap Rendy.
Kemudian Rendy memanggil pelayan kafe itu dan memesan makanan.
" Oh iya Ar rencana lo kedepannya gimana setelah menikah?" tanya Rendy.
" Gue sih bakal kuliah di Jakarta aja bareng Tya sampai gue siap gantiin ayah di perusahaan " jawab Ardi.
" Lo jadi masuk pendidikan polisi ?" tanya Ardi pada Rendy karena memang Rendy ingin menjadi seorang polisi seperti ayahnya.
" Iya gue tinggal nunggu pendaftaran aja " jawan Rendy.
" Kalo kalian ?" tanya Ardi pada Frans dan Siska.
" Gue kuliah disini aja sih " jawab Frans.
" Gue juga " sambung Siska.
" Tya kamu mau masuk di kampus mana?" tanya Siska pada Tya.
" Aku terserah Ardi aja, setelah jadi istrinya aku harus nurut apa kata dia. Jadi bakal satu kampus " jawab Tya tersenyum.
Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka mulai memakan makanan mereka karena memang sudah memasuki waktu makan siang
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komennya ya π Terima kasih ππ