
Tya terbangun karena mendengar suara adzan subuh telah berkumandang dari masjid terdekat. Tya membangunkan Ardi yang masih tertidur lelap sambil memeluknya.
" Mas ayo bangun. Sudah subuh ini " ucap Tya membangunkan Ardi.
" Sebentar lagi sayang " ucap Ardi dengan mata terpejam.
" Nanti waktu subuhnya keburu habis lo mas " ucap Tya.
" Iya sayang. Aku bangun ini " jawan Ardi lalu duduk.
Tya tiba-tiba merasakan mual yang memang selalu datang di pagi hari seperti ini.
" Mas minggir. Aku mual banget " ucap Tya melepaskan tangan Ardi yang masih memeluknya.
Tya pun langsung meraih kursi rodanya lalu langsung menuju ke kamar mandi. Ardi pun langsung menyusul Tya ke kamar mandi.
" Hoek hoek hoek " terdengar suara Tya yang sedang memuntahkan semua isi perutnya.
Ardi membantu memijat tengkuk Tya. " Kok kamu masih mual aja sih sayang?" ucap Ardi.
" Kan masih trimester pertama mas " jawab Tya yang sudah selesai muntah.
" Aku gak tega lihat kamu tiap pagi gini sayang " ucap Ardi.
" Gak papa mas. Aku seneng kok bisa menikmati masa-masa jadi calon ibu gini " jawab Tya tersenyum.
" Kita sekarang mandi aja yuk terus sholat subuh " lanjut Tya.
Kemudian mereka pun mengambil mandi lalu melaksanakan sholat subuh berjamaah. Tya mencium tangan Ardi setelah selesai sholat. Ardi pun tak lupa mencium kening Tya.
Ardi langsung mengganti pakaiannya sedangkan Tya merapikan peralatan sholat yang mereka gunakan. Karena hari ini weekend Ardi memutuskan untuk joging mengelilingi kompleks.
Sedangkan Tya merapikan tempat tidur mereka. Semenjak menikah Tya tidak lagi memasak di dapur karena Bu Dewi melarangnya dengan alasan tidak ingin Tya lelah.
__ADS_1
Tak lama Ardi pun sudah kembali dan memasuki kamar dengan keringat di dahinya.
" Kamu mau langsung mandi mas ?" tanya Tya pada Ardi.
" Sebentar dulu sayang. Mau keringin keringat dulu " jawab Ardi mendudukkan tubuhnya di sofa.
" Aku siapin air buat kamu mandi dulu " ucap Tya.
Kemudian Tya pun pergi ke kamar mandi untuk menyiapkan air untuk Ardi mandi. Setelah selesai Tya pun keluar. Terlihat Ardi yang berdiri dari duduknya lalu menghampiri Tya.
" Aku mandi dulu " ucap Ardi.
" Iya mas " jawab Tya.
Kemudian Ardi pun memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Sedangkan Tya pergi ke ruang ganti untuk mengambil baju untuk Ardi. Tya meletakkan baju untuk Ardi di atas tempat tidur.
Sambil menunggu Ardi, Tya pun menuju meja rias untuk memoleskan sedikit make up pada wajahnya.
Setelah lima belas menit Ardi pun keluar dari kamar mandi. Ardi langsung memakai baju yang sudah disiapkan oleh Tya.
" Sebentar sayang " ucap Ardi.
" Mas mau ngapain lagi?" tanya Tya.
" Mas belum dapat morning kiss dari kamu " jawab Ardi.
" Ayo kasih morning kiss dulu " lanjut Ardi pada Tya.
Tya yang mendengar permintaan Ardi pun wajahnya menjadi merah. Entah mengapa Tya selalu saja malu jika Ardi minta Tya untuk menciumnya.
" Ayo sayang " ucap Ardi mendekati Tya.
" Gak mau ah mas. Ayo ke keluar " ucap Tya.
__ADS_1
" Cium aku dulu baru kita keluar " ucap Ardi.
" Baiklah " jawab Tya akhirnya.
" Ayo cepat " ucap Ardi tersenyum.
Tya pun mendekatkan wajahnya dengan wajah Ardi. Saat dia ingin mencium pipi Ardi tapi Ardi malah menggerakkan kepalanya sehingga Tya mencium bibir Ardi. Tya yang terkejut ingin melepaskan ciuman itu tapi menahan tengkuk Tya.
Ardi terus ******* bibir Tya. Tya yang awalnya menolak dan ingin melepaskannya pun kini mulai membalas ciuman Ardi. Mereka berdua berciuman cukup lama sampai akhirnya suara ketukan pintu mengagetkan mereka.
Tok tok tok.
Ardi dan Tya langsung melepaskan ciuman mereka saat mendengarnya.
"Siapa?" tanya Tya.
" Permisi nona muda. Tuan dan nyonya menunggu tuan dan nona untuk sarapan "ucap Mbok Inem dari luar.
" Baik mbok. Kami akan segera keluar " jawab Tya.
Setelah itu Tya pun langsung melihat ke arah Ardi.
" Kamu sih mas. Kita jadi dicariin kan " ucap Tya pada Ardi.
" Kok kamu nyalahin aku sih sayang. Kamu juga kan menikmatinya " ucap Ardi.
Wajah Tya pun langsung memerah dan memang benar apa yang Ardi ucapkan.
" Ya sudah lah. Lebih baik kita keluar sekarang " ucap Tya.
" Iya sayang " jawab Ardi.
Mereka pun keluar dari kamar dan menuju meja makan untuk sarapan bersama.
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya ππ