Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
254. Tujuh Bulanan Yeni


__ADS_3

Keesokkan harinya, Ardi, Tya dan Aditya serta Pak Gunawan dan Bu Dewi akan pergi ke acara tujuh bulanan kehamilan Yeni dan juga syukuran rumah baru mereka. Yeni sudah sadar dari komanya sekitar dua bulan yang lalu dan sekarang ia juga sudah pulih total.


" Ayo sayang pake bajunya. Kita bakal pergi ke rumah Tante Yeni dan Om Leon " ucap Tya sambil berusaha memakaikan baju Aditya.


Tya sudah dari tadi mencoba untuk memakaikan baju Aditya tapi Aditya ingin terus bermain dan tidak mau dipakaikan baju oleh Tya.


" Anak Ayah kok belum siap " ucap Ardi yang sudah siap dengan baju yang senada dengan baju yang akan dipakai Aditya.


" Yah Yah Yah " ucap Aditya sambil menunjukkan mainan di tangannya pada sang ayah.


" Tuh Mas anak kamu. Mau main terus, dipakein baju susah banget " adu Tya pada Ardi.


" Ya sudah, kamu siap-siap aja sekarang biar aku aja yang pakein baju Adit " ucap Ardi.


Tya pun pergi ke ruang ganti untuk bersiap-siap dan membiarkan Ardi yang memakaikan baju pada Aditya. Tya keluar dari ruang ganti dengan menggunakan gamis dengan kancing di dadanya agar memudahkan jika akan menyusui Aditya.


Tya melihat Aditya yang sudah rapi dengan bajunya. Ia juga diam saat Ardi menyisir rambutnya.


" Sama Ayah aja mau pakai baju. Sama Bunda susahnya minta ampun " ucap Tya pada Aditya.


Aditya hanya tertawa melihat bundanya yang terlihat sedikit kesal.

__ADS_1


Tya pergi ke meja rias dan mulai memoles make up di wajahnya. Ia juga menggunakan hijab pashmina di kepalanya.


Setelah semuanya siap, mereka pun langsung pergi ke rumah baru Leon dan Yeni menggunakan satu mobil. Ardi yang menyetir dengan Pak Gunawan uang yang duduk di sampingnya. Sedangkan Tya dan Bu Dewi berada di belakang bersama Aditya yang berada di pangkuan Bu Dewi.


Dua puluh menit kemudian, mereka pun sudah sampai di rumah Leon dan Yeni. Mereka semua pun turun dari mobil. Ardi mendorong kursi roda Tya dengan Aditya yang berada di pangkuannya. Bu Dewi tadi akan menggendong Aditya tapi ia sedang ingin bersama ibunya.


" Assalamualaikum " ucap mereka.


" Walaikumsalam " jawab Leon serta Papa Axcel dan Ayah Yendi yang sedang menyambut tamu.


" Silahkan masuk " ucap Leon mempersilahkan mereka masuk ke dalam.


" Halo keponakan Tante " sapa Yeni pada Aditya.


Aditya pun hanya tertawa dan itu membuat semua yang ada disana menjadi gemas.


" Pengen gendong tapi perut aku udah begah gini " ucap Yeni.


" Jangan deh Dek. Lagian Aditya ini sudah berat banget " ucap Tya.


" Ya sudah deh. Tante cium aja " ucap Yeni menciumi seluruh wajah Aditya.

__ADS_1


" Adit gemes banget sih Tya " ucap Siska mencubit pipi chubby Aditya.


Tya pun hanya tersenyum menanggapinya.


" Sini ikut Om yuk " ucap Dareen mengulurkan tangannya.


" Mana mau dia sama elo " ucap Risky.


Tapi Aditya tertawa dan merentangkan kedua tangannya minta digendong oleh Dareen.


" Tuh dia mau " ucap Dareen membawa Aditya dalam gendongannya.


Dareen pun mengajak Aditya untuk bermain bersama Aska dan Risky. Sedangkan Tya mengobrol bersama Yeni dan Siska. Ardi ikut bergabung bersama Leon untuk menyambut tamu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2