Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
54. Kangen Berat


__ADS_3

Tya hari ini sedang berkunjung di rumah neneknya. Disana juga ada Yeni dan keluarga berserta Mba Yani kakak dari Yeni.


Sementara para orang tua berada di dalam rumah, Tya dan Yeni memilih duduk di taman depan rumah. Tanpa mereka sadari ternyata Mas Andi dan Mba Rina sedang lewat dan melihat mereka. Rumah Mas Andi dan Nenek Tya memang dekat.


" Assalamualaikum " salam Mas Andi dan Mba Rina.


" Walaikumasalam " jawab Tya dan Yeni bersamaan lalu menoleh ke arah Mas Andi dan Mba Rina.


" Mas Andi, Mba Rina" ucap Tya.


" Tya apa ini rumah alm kakekmu?" ucap Mas Andi.


" Iya mas, ini rumah kakek" jawab Tya.


" Ya ampun, hampir setahun mas tinggal di komplek ink tapi gak sadar kalo ini rumah kakekmu" ucap Mas Andi pada Tya.


" Disini memang jarang ada keluar rumah mas, karena nenek tinggal sendiri setelah kakek meninggal. Nenek gak mau tinggal sama ayah karena banyak kenangan sama kakek disini" ucap Tya.


Yeni bingung melihat Tya sangat akrab dengan sepasang suami istri itu.


" Mba, mereka siapa kok mba akrab banget?" tanya Yeni.


" Ini Mas Andi kakaknya Ardi dan itu Mba Rina istrinya" ucap Tya pada Yeni.


" Oh, berarti calon kakak ipar mba dong " ucap Yeni kemudian langsung mendapat cubitan dari Tya.


" Aduh mba sakit" ucap Yeni tertawa.


Tya pun malu mukanya merah bak tomat. Bisa-bisanya Yeni berkata seperti itu saat ada Mas Andi dan Mba Rina.


Mas Andi dan Mba Rina yang melihat Tya sedang malu pun tersenyum.

__ADS_1


" Oh iya perkenalkan aku Yeni adik sepupu Mba Tya" ucap Yeni.


Mas Andi dan Mba Rina menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" Ya udah kita pulang dulu ya udah sore" ucap Mas Andi


" Iya mas" ucap Tya.


" Assalamualaikum " ucap Mas Andi lalu beranjak pergi bersama Mba Rina.


" Walaikumsalam " jawab Tya dan Yeni bersamaan.


Setelah Mas Andi dan Mba Rina pergi, Tya dan Yeni juga pulang bersama keluarganya masing-masing.


Hari sudah berganti malam. Setelah makan malam dan melaksanakan sholat Isya Tya kembali ke kamarnya.


Dia menatap foto Ardi di ponselnya. Baru seminggi Ardi di luar kota tapi Tya sudah sangat rindu. Saat Tya sedang asik menatap foto Ardi, ponselnya berbunyi ada yang melakukan panggilan video padanya. Tertera nama By yang berarti itu Ardi.


" Assalamualaikum " ucap Ardi tersenyum menatap wajah cantik Tya.


" Walaikumsalam " jawab Tya tersenyum.


" Belum tidur?" tanya Ardi.


" Belum" jawab Tya.


" Pasti nungguin telpon dari aku ya, aku tau kok kamu kangen bangat sama aku " ucap Ardi dengan gaya narsisnya.


" Ih PD banget sih " ucap Tya, mukanya sudah merah karena Ardi tau apa yang dia rasakan.


" Udah ngaku deh sayang, aku juga kangen banget sama kami. Kangen berat malah " ucap Ardi sambil tersenyum menggoda Tya.

__ADS_1


" Ih kok gini banget sih punya pacar " ucap Tya pura-pura kesal pada Ardi, padahal di hatinya sangat senang Ardi mengatakan rindu kepadanya.


" Gini-gini juga kamu sayang kan?" ucap Ardi sambil tertawa berhasil membuat wajah Tya merah lagi. Menggoda Tya sekarang menjadi hobinya.


Tiba-tiba terdengar suara seseorang disamping Ardi.


" Aduh yang lagi kasmaran" ucap Rendy yang memang dari tadi.


" Mana gue mau liat cewek Ardi " sambunh Frans.


Tya yang mendengarnya menjadi malu. " Itu temen-temen aku" ucap Ardi.


Tya tidak menjawab dia sudah terlanjur malu ketahuan teman-teman Ardi.


" Aku tutup ya, Assalamualaikum " ucap Tya kemudian langsung mematikan panggilan video itu.


Setelah mematikan panggilan video itu Tya terus merutuki Ardi.


" Bisa-bisanya dia ngomong gitu sama aku saat ada temennya" ucap Tya.


Setelah itu, Tya beranjak tidur. Sementara Ardi masih tertawa mengingat wajah malu Tya saat ketahuan temannya.


" Bucin juga ya lo" ucap Frans tersenyum pada Ardi.


" Bilang aja lo iri" ucap Ardi tertawa lalu diikuti Rendy.


" Jelaslah dia iri diantara kita bertiga kan cuma dia yang jomblo" ucap Rendy kembali tertawa. Rendy memang sudah memiliki kekasih.


Frans hanya menekuk wajahnya pura-pura marah. Dia tahu jika sahabatnya itu hanya berniat menggodanya.


Kemudian mereka melanjutkan mengobrol sampai larut. Rendy dan Frans memutuskan untuk menginap di rumah Ardi.

__ADS_1


Mohon bantuan likenya ya๐Ÿ˜Š Terima kasih๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


__ADS_2