
Seminggu telah berlalu. Hari ini adalah hari pertama Tya dan Ardi akan mulai kuliah. Tya mencoba membangunkan Ardi yang masih bergelung di dalam selimatnya. Selepas melaksanakan sholat Subuh Ardi tidur lagi.
" Mas bangun. Udah siang ini " ucap Tya sambil menggoyangkan tubuh Ardi.
" Sebentar lagi sayang " jawab Ardi masih dengan mata terpejam.
" Ayo mas bangun ih " ucap Tya.
Ardi pun mendudukkan dirinya dan membuka matanya.
" Cepat sana mandi " ucap Tya pada Ardi.
" Cium dulu " ucap Ardi tersenyum.
" Disuruh mandi kok malah minta cium " ucap Tya kesal..
" Cium dulu baru aku mandi " ucap Ardi.
Tya pun mendekatkan wajahnya pada Ardi dan mencium pipi kirinya.
" Terima kasih sayang " ucap Ardi saat Tya menciumnya.
Kemudian Ardi pun beranjak dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi. Sedangkan Tya dia menyiapkan baju untuk Ardi. Kemudian menuju meja rias untuk bersiap.
Tak lama pintu kamar mandi pun terbuka. Ardi mendekati Tya dan memeluknya dari belakang. Dahunya di letakan pada bahu Tya.
" Mas, pakai baju dulu sana" ucap Tya saat Ardi memeluknya.
" Aku masih ingin memelukmu " jawab Ardi.
__ADS_1
" Nanti kita telat lo " ucap Tya.
" Iya deh " ucap Ardi kemudian melepaskan pelukannya pada Tya.
Ardi pun menuju tempat tidur untuk mengambil baju dan memakaianya. Setelah selesai bersiap mereka turun untuk sarapan bersama.
" Kalian sudah masuk kuliah ?" tanya Bu Dewi di meja makan.
" Iya bu " jawab Ardi.
Kemudian mereka pun memulai sarapan dengan tenang. Setelah sarapan mereka memulai aktivitasnya masing-masing. Pak Gunawan berangkat ke kantor. Sedangkan Ardi dan Tya pergi ke kampus setelah berpamitan pada Bu Dewi.
Ardi melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota.
" Sayang " panggil Ardi.
" Iya mas " jawab Tya.
" Iya mas. Lagian siapa yang dekat-dekat aku kalo ada kamu di samping aku " jawab Tya.
" Ya kali aja sayang. Aku gak suka itu " ucap Ardi.
" Iya. Mas juga tu jangan dekat-dekat perempuan lain Kalo sampai mas dekat-dekat perempuan lain. Nanti malam mas tidur di luar " ancam Tya.
" Jangan dong sayang " ucap Ardi memelas.
Tya pun tertawa melihat reaksi Ardi. " Aku hanya bercanda mas " ucap Tya.
Ardi pun menghembuskan napasnya lega. Dia tidak mau jika harus tidur di luar.
__ADS_1
Setelah empat puluh lima menit mereka pun sampai di area kampus. Ardi keluar terlebih dahulu mengambil kursi roda di bagasi. Kemudian dia membantu Tya untuk ke kursi rodanya.
" Terima kasih mas " ucap Tya pada Ardi.
" Iya sayang " jawab Ardi.
Tepat di sebelah mereka Leon dan Yeni juga baru keluar dari mobil.
" Mba Tya " ucap Yeni lalu menghampiri Ardi dan Tya.
" Kalian berangkat bersama?" tanya Tya.
" Iya. Kami tidak sengaja bertemu di jalan " jawab Yeni.
Sedangkan Leon langsung pergi memasuki kampus tanpa mengatakan satu kata pun.
" Kok bisa kamu bertemu Leon dan berangkat bersama Leon ?" tanya Tya pada Yeni.
" Hmm tadi aku kan naik ojek eh malah mogok kebetulan Leon lewat jadi ikut deh " jawab Yeni.
" Masa? Atau jangan-jangan kalian udah pacaran?" tanya Tya lagi.
" Belum. Buat luluhin hatinya aja susah banget " ucap Yeni sedih.
" Lo suka sama Leon Yen?" tanya Ardi.
" Hmm iya " jawab Yeni menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
" Udah siang ni. Kita masuk yuk " ucap Tya.
__ADS_1
Kemudian mereka pun masuk dan menuju kelas mereka masing-masing. Ardi mengantarkan Tya ke kelasnya dan setelah itu dia menuju kelasnya sendiri.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung aku ya ππ