
Tya melihat ke arah jam tangan yang ia pakai ternyata sudah menunjukkan pukul dua siang. Tya harus segera pulang karena ia sudah berjanji pada Ardi jika tidak akan pulang terlalu sore. Kebetulan juga kegiatan observasi hari itu juga sudah selesai. Hanya tinggal membuat sebuah laporan dan menyerahkannya ke dosen mata kuliah. Tya segera menghubungi Angga untuk menjemputnya.
" Tya, lo mau gak jalan sama gue sekarang " ucap Rama pada Tya saat mereka menuju parkiran.
Rama memang sudah berniat untuk mengajak Tya pergi berdua dengan Tya dan ia merasa lebih senang lagi karena sekarang mereka hanya berdua. Lisna sudah pulang terlebih dahulu karena kekasihnya sudah datang untuk menjemputnya.
" Maaf gue gak bisa. Aku harus pulang sekarang " tolak Tya.
" Ayolah Tya. Sekali aja " ucap Rama memohon.
" Maaf gue bener-bener gak bisa " jawab Tya.
Tya menolak ajakan itu karena ia ingin segera pulang dan menemui anaknya. Lagi pula tidak pantas seorang istri pergi berdua dengan laki-laki yang bukan suaminya.
" Gue duluan Ram, itu jemputan gue sudah sampai " ucap Tya pada Rama saat melihat mobil yang dikendarai oleh Angga.
Tya langsung pergi meninggalkan Angga dan masuk ke dalam mobil tanpa menunggu jawaban dari Rama. Rama hanya bisa melihat kepergian mobil yang dinaiki oleh Tya dengan perasaan kecewa.
" Susah banget sih buat deketin Tya " ucap Rama menghembuskan napasnya panjang.
Setelah itu Rama pun masuk ke dalam mobilnya lalu menjalankan meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
***
Sesampainya di kediaman Keluarga Wicaksono, Tya langsung turun dari mobil setelah mengucapkan terima kasih pada Angga. Tya masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan anaknya.
" Assalamualaikum " ucap Tya memasuki rumah.
" Walaikumsalam " jawab Bu Dewi yang sedang menonton tv di ruang keluarga.
Tya menghampiri Bu Dewi dan mencium tangannya.
" Kami pulang cepat hari ini sayang " ucap Bu Dewi.
" Adit mana Bu? " tanya Tya pada Bu Dewi saat tidak melihat keberadaan sang anak.
" Adit masih tidur siang di kamarnya " jawab Bu Dewi.
Tya pun menganggukkan kepalanya mengerti.
" Kalo gitu, Tya ke kamar dulu ya Bu " pamit Tya.
" Iya sayang " jawab Bu Dewi.
__ADS_1
Tya segera beranjak dari ruang keluarga dan menuju kamarnya. Ia akan mandi terlebih dahulu sebelum menemui Aditya.
Setelah selesai mandi, Tya melaksanakan sholat dzuhur terlebih dahulu karena ia belum melaksanakannya baru setelah itu ia pergi ke kamar Aditya.
Tya melihat Aditya yang masih terlelap di atas tempat tidurnya. Ia pun menciumi seluruh wajahnya anaknya itu. Ia sangat merindukan anaknya itu walaupun ia hanya pergi tidak sampai sehari.
" Adit pinter ya ditinggal Ayah sama Bunda tapi gak rewel " ucap Tya pada Aditya yang masih memejamkan matanya.
" Maaf ya sayang. Sekarang Bunda jarang ada waktu buat kamu " lanjutnya merasa bersalah.
Ia sebenarnya tidak tega meninggalkan Aditya terlalu lama tapi itu ia lakukan untuk menyelesaikan pendidikannya yang sempat tertunda.
Setelah itu, Tya ikut naik ke atas tempat tidur Aditya. Tidak butuh waktu lama Tya pun mulai memejamkan matanya dan tersenyum karena rasa lelah yang ia rasakan di tubuhnya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " ππ
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " ππ
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1