
Ardi masuk ke dalam kamarnya dan Tya tapi ia tidak melihat tanda-tanda keberadaan sang istri. Padahal Bu Dewi mengatakan bahwa Tya sudah pulang dari kampus sejak tadi siang.
" Kemana Tya? " tanya Ardi pada dirinya sendiri.
Ardi pun berinisiatif untuk mencari keberadaan Tya di kamar Aditya dan saat ia membuka pintu kamar Aditya, terlihat Tya yang masih tertidur bersama Aditya. Ardi tersenyum dan langsung menghampiri mereka.
" Ternyata dua kesayangan aku lagi tidur " ucap Ardi duduk di tepi tempat tidur.
Ardi mencium kening Tya yang masih memejamkan matanya. Tya yang merasakan ada pergerakan di wajahnya pun langsung membuka matanya.
" Eh kamu sudah pulang Mas " ucap Tya lalu mendudukkan tubuhnya.
" Iya sayang, aku baru aja pulang " jawab Ardi.
" Maaf ya Mas aku gak sambut kamu pulang. Aku ketiduran setelah liat Adit tadi " ucap Tya.
" Iya sayang gak papa " jawab Ardi tersenyum.
" Sekarang aku siapin air ya buat kamu. Kamu pasti capek dan pengen cepet mandi " ucap Tya dan Ardi pun menganggukkan kepalanya.
Ardi dan Tya keluar dari kamar Aditya lalu Tya pergi ke kamar mandi menyiapkan air untuk Ardi mandi.
" Airnya sudah siap Mas " ucap Tya keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
Ardi yang baru saja selesai membuka kemejanya pun langsung meraih handuk yang sudah disiapkan oleh Tya.
" Sayang, nanti malam temenin aku ke acara ulang tahun perusahaan rekan bisnis Ayah ya. Ayah gak bisa datang karena ada beberapa dokumen yang masih Ayah periksa jadi Ayah suruh aku yang datang " ucap Ardi pada Tya sebelum masuk ke dalam kamar mandi.
" Iya Mas, nanti malam aku temenin kamu " jawab Tya.
Setelah itu, Ardi segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya karena tubuhnya sudah terasa gerah dan sangat lengket.
***
Pada malam harinya, Ardi dan Tya sudah siap untuk pergi ke acara ulang tahun perusahaan rekan bisnis Pak Gunawan. Aditya baru saja tidur setelah Tya menyusuinya dan Tya akan menitipkan Aditya pada Bu Dewi.
" Ayo sayang " ucap Ardi pada Tya.
Ardi dan Tya pun segera pergi ke acara ulang tahun perusahaan itu yang diselenggarakan di sebuah hotel bintang lima.
Sesampainya di sana, Tya menggandeng tangan Ardi dan mereka pun masuk ke dalam tempat diselenggarakannya acara ulang tahun perusahaan itu. Terlihat tamu-tamu yang hadir di sana bukan orang-orang yang sembarangan dan juga orang-orang yang berpengaruh di dunia bisnis.
Tya merasa tidak pantas berada di sana. Ia merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan tamu-tamu yang ada di sana.
" Kamu gugup? " tanya Ardi yang merasakan tangan Tya dingin.
" Enggak Mas. Aku cuma merasa gak pantas ada di sini sama orang-orang itu " jawab Tya.
__ADS_1
" Kamu gak perlu merasa gak pantas. Kamu itu istri aku dan menantu keluarga Wicaksono. Kamu pantas ada di sini " ucap Ardi tersenyum.
Tya merasa lebih percakapan diri lagi setelah mendengar ucapan Ardi. Ardi benar ia pantas berada di sana karena ia adalah istri Ardi dan menantu keluarga Wicaksono.
Setelah itu mereka pun menghampiri pemilik perusahaan yang sedang berulang tahun itu dan memberikan selamat kepadanya.
" Selamat ulang tahun untuk perusahaan Anda Pak Hendra " ucap Ardi pada Pak Hendra yang merupakan ayah dari Anita.
" Terima kasih Nak Ardi " jawab Pak Hendra.
" Apa ini istri kamu? " tanya Pak Hendra melihat Tya yang berdiri di samping Ardi.
" Iya Pak ini istri saya, Tya " jawab Ardi.
Tya pun tersenyum pada Pak Hendra.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " ππ
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " ππ
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1