Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
240. Masih Lapar


__ADS_3

Ardi dan Tya memutuskan untuk langsung pulang tapi saat melihat gerobak sate, Tya langsung meminta Ardi untuk berhenti. Tiba-tiba saja ingin sekali makan sate, terlebih lagi tadi porsi saat makan malam sangat sedikit dan ia masih lapar.


" Mas berhenti " ucap Tya pada Ardi.


" Kenapa sayang? " tanya Ardi.


" Pokoknya berhenti dulu " ucap Tya.


Ardi pun menurut. Ia langsung menepikan mobilnya dan berhenti daripada nanti Tya marah lagi dan akan banyak drama lagi untuk membujuknya.


" Kenapa kamu minta berhenti sayang? " tanya Ardi.


" Aku mau makan sate itu mas " ucap Tya sambil menunjuk gerobak sate.


" Loh bukannya tadi kan sudah makan " ucap Ardi setelah melihat gerobak sate yang ditunjuk Tya.


" Yang tadi mana kenyang mas porsinya dikit banget, mana bagi dua sama kamu. Aku masih laper " jawab Tya.


Benar juga apa yang dikatakan Tya. Porsi restoran tidak akan membuat ibu muda yang sedang menyusui itu kenyang. Porsi makan Tya saja sekarang dua kali lipat dari porsi makannya dulu.


" Ya udah. Kamu mau makan disana atau dibungkus? " tanya Ardi pada Tya.


" Dibungkus aja mas, kita makan di mobil " jawab Tya.

__ADS_1


" Aku beliin dulu " ucap Ardi melepas sabuk pengamannya.


Tya pun menganggukkan kepalanya.


Ardi keluar dari mobil dan mendekati gerobak sate tersebut. Ardi membeli sate sesuai dengan permintaan Tya.


Setelah itu Ardi pun kembali ke mobil dengan membawa tiga bungkus sate, ia jaga-jaga siapa tahu nanti Tya masih lapar.


" Ini sayang " ucap Ardi memberikan plastik berisi sate pada Tya.


" Makasih mas " ucap Tya tersenyum senang.


Tya langsung membuka kertas pembungkus sate itu dan langsung memakannya dengan sangat lahap dan terlebih karena dia lapar.


Benar dugaan Ardi, Tya masih lapar dengan satu bungkus sate dan ia memakan sebungkus lagi. Akhirnya ibu menyusui itu kenyang dengan memakan dua bungkus sate.


" Sudah kenyang sayang? " tanya Ardi.


" Sudah mas. Kenyang banget ini " jawab Tya sambil mengusap perutnya.


" Kamu tu ya makan masih belepotan aja " ucap Ardi melihat bumbu kacang yang berada di sekitar bibir Tya.


" Masa ih mas " ucap Tya hendak membersihkan bibirnya dengan tangan tapi Ardi mencegahnya.

__ADS_1


" Eh jangan " cegah Ardi.


" Kenapa sih mas, aku mau bersihin bibir aku " ucap Tya.


" Aku tunjukin cara bersihinnya " ucap Ardi tersenyum penuh Ardi.


Ardi pun langsung mencium bibir Tya dan langsung membersihkannya dari bumbu kacang hingga bersih. Bahkan Ardi tidak mau melepaskan bibir Tya begitu saja. Saat Tya mencoba melepaskannya, Ardi malah menahan tengkuk Tya.


Ardi melepaskan ciuman itu saat dirinya dan Tya hampir kehabisan napas.


" Jorok ih kamu mas " ucap Tya memukul lengan Ardi.


" Biarin, yang penting dapet enak " jawab Ardi tersenyum.


" Ist " ucap Tya kesal.


Setelah itu mereka pun melanjutkan perjalanan pulang. Mereka juga khawatir Aditya akan rewel karena ditinggalkan cukup lama.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2