
Tya mengerjapkan matanya saat mendengar azan Subuh berkumandang dari masjid yang tidak jauh dari hotel yang mereka tempati. Tya membuka matanya dan melihat Ardi yang masih terlelap dengan memeluknya.
Tya tersenyum karena mulai sekarang saat setiap kali membuka mata ada Ardi di sampingnya. Tya menyingkirkan tangan Ardi dari perutnya. Tya mendudukkan dirinya sambil memegang selimut untuk menutupi tubuh polos tanpa sehelai benang pun karena pergulatan panas mereka tadi malam.
Tya mencoba meraih kursi rodanya untuk ke kamar mandi untuk mandi dan kemudian sholat subuh. Tapi saat dia menggerakkan tubuhnya, area sensitifnya terasa sangat perih.
" Aw " pekik Tya.
Ardi yang mendengar suara Tya pun terbangun. Ardi ikut mendudukkan tubuhnya di samping Tya.
" Kamu kenapa sayang?" tanya Ardi panik melihat Tya yang meringis menahan sakit.
" Gak papa mas " jawab Tya, dia malu jika harus mengatakannya pada Ardi.
" Tapi kamu kaya kesakitan gitu lo" ucap Ardi khawatir.
Kemudian Ardi melihat Tya seperti menahan sakit di bawah dan akhirnya dia menyadarinya.
" Ya ampun sayang maafin aku ya. Pasti sakit banget gara-gara tadi malam " ucap Ardi merasa bersalah.
" Mas gak perlu minta maaf. Itu udah kewajiban aku memberikan hak yang memang buat mas " ucap Tya tersenyum tidak mau membuat Ardi merasa bersalah.
" Sakit banget ya " ucap Ardi.
__ADS_1
" Sedikit " jawab Tya tersenyum.
" Mas Andi duluan sana. Ini udah masuk subuh " lanjut Tya.
" Kita mandi sama-sama " ucap Ardi meraih handuk dan memakainya.
Kemudian langsung menggendong Tya ala bridal style memasuki kamar mandi untuk mandi bersama. Setelah mandi, mereka pun melaksanakan sholat subuh berjamaah. Saat selesai melaksanakan sholat subuh Tya mencium tangan Ardi dan Ardi tak lupa mencium kening Tya.
" Sayang kita pagi ini pulang ke rumah orang tuaku dulu ya setelah itu baru kita mengantar orang tuamu ke bandara. Penerbangan mereka juga siang " ucap Ardi pada istrinya.
" Iya mas " jawab Tya.
Ardi keluar kamar memesan makanan untuk mereka sarapan. Sedangkan Tya membereskan barang-barang mereka karena pagi ini mereka akan ke rumah orang tua Ardi.
Tak lama Ardi datang membawa makanan, dia sengaja tidak memesan pada pelayan dan memesannya sendiri di restoran yang ada di hotel tersebut. Ardi meletakkan makanan tersebut atas meja.
" Iya mas " jawab Tya yang baru saja selesai membereskan barang-barang mereka.
Mereka pun makan bersama. Setelah makan mereka akan pergi ke rumah orang tua Ardi. Tapi sebelum itu mereka menemui teman-teman mereka yang akan kembali ke Surabaya.
Setelah itu mereka pergi ke rumah orang tua Ardi. Ardi melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Tidak butuh waktu lama mereka sampai di rumah yang cukup sangat besar dan mewah. Tya belum pernah pergi ke sana karena pernikahan mereka dilakukan persiapan sangat cepat jadi Tya belum sempat kesana.
Pintu rumah pun langsung terbuka. Terlihat Pak Gunawan dan Bu Dewi disana. Mereka memang sedang menunggu kedatangan Ardi dan Tya.
__ADS_1
" Assalamualaikum " ucap Ardi dan Tya bersamaan.
" Walaikumsalam " jawab Pak Gunawan dan Bu Dewi.
Ardi dan Tya pun langsung mencium tangan Pak Gunawan dan Bu Dewi.
" Ayo masuk sayang " ucap Bu Dewi tersenyum.
Ardi pun mendorong kursi roda Tya. Sedangkan barang-barang mereka dibawa oleb pembantu di rumah mereka.
Terlihat Mas Andi dan Mba Rina di ruang keluarga sedang bermain bersama Baby Alika.
" Aduh pengantin baru udah sampe nih " ucap Mas Andi saat melihat Ardi dan Tya.
Sedangkan Ardi dan Tya hanya tersenyum.
" Sayang, bawa istrimu ke kamar. Barang-barang kalian sudah dipindahkan ke kamar bawah. Jadi Tya gampang gak usah harus naik turun tangga " ucap Bu Dewi pada anak dan menantunya.
" Makasih ya bu " ucap Tya pada Bu Dewi.
" Iya sayang " jawab Bu Dewi tersenyum.
" Ayah ibu, kita ke kamar dulu " ucap Ardi berpamitan pada ayah dan ibunya.
__ADS_1
Pak Gunawan dan Bu Dewi tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Ardi pun mendorong kursi roda Tya menuju kamar mereka.
Mohon bantuan vote, like, dan komennya ya π Terima kasih ππ