Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
204. Telah Lahir


__ADS_3

" Bagaimana dok? " tanya Ardi tidak sabar.


Dokter Diki tersenyum. " Berkat doa dari kalian semua operasinya berjalan dengan lancar. Putra pertama anda telah lahir" ucap dokter Diki.


" Alhamdulillah " ucap semua orang disana.


Mereka mengucap syukur karena operasi yang Tya jalani berjalan dengan lancar.


" Lalu bagaimana keadaan mereka dok?" tanya Ardi.


" Putra anda sehat walaupun lahir secara prematur karena usianya yang masih tujuh bulang di kandungan. Tapi untuk saat ini putra anda harus berada di dalam inkubator. Anda bisa melihatnya sebentar dan mengadzani nya " jawab Dokter Diki.


" Sedangkan nona muda belum sadarkan diri. Ia banyak mengeluarkan banyak darah tapi kondisinya sudah stabil. Kami akan memindahkan ke ruang perawatan " lanjut dokter Diki.


" Alhamdulillah terima kasih Ya Allah " ucap Ardi lega mendengar keadaan istri dan anaknya.


Pak Gunawan dan Bu Dewi pun merasa lega dan bahagia setelah mendengar menantu dan cucu mereka sudah baik-baik saja.


" Selamat ya sayang kamu sudah menjadi seorang ayah " ucap Bu Dewi.


" Terima kasih bu yah " ucap Ardi memeluk kedua orang tuanya.


Pak Gunawan dan Bu Dewi pun membalas pelukan Ardi.


" Tuan mari ikut saya untuk mengadzani putra anda " ucap dokter Sinta pada Ardi.

__ADS_1


" Baik dok " jawab Ardi.


" Ayah ibu Ardi lihat putra Ardi dulu " ucap Ardi pada ayah dan ibunya.


" Iya sayang " jawab Bu Dewi sedang Pak Gunawan menganggukkan kepalanya.


Kemudian Ardi pun pergi mengikuti dokter Sinta untuk melihat putranya dan mengadzaninya. Ardi memasuki sebuah ruangan dan terlihat putranya baru saja selesai dibersihkan.


" Silahkan anda berganti pakaian dan membersihkan diri sebelum anda menemui putra anda " ucap dokter Sinta.


Ardi pun bergegas melakukan apa yanh diperintakan dokter Sinta.


Setelah itu dokter Sinta memberikan bayi itu pada Ardi.


" Ini putra anda tuan " ucap dokter Sinta.


" Putra ayah " ucap Ardi terharu.


Kemudian pun Ardi langsung mengadzaninya. Setelah itu Ardi harus mengembalikan putranya pada dokter Sinta karena harus berada di dalam inkubator untuk beberapa saat.


Ardi keluar dari ruang itu dan langsung menuju ruang perawatan Tya. Saat Ardi membuka pintu ternyata kedua orang tuanya sudah berada di sana.


" Assalamualaikum " ucap Ardi.


" Walaikumsalam " jawab Pak Gunawan dan Bu Dewi.

__ADS_1


" Bagaimana anakmu ?" tanya Pak Gunawan.


" Dia sehat yah. Dia sangat kecil. Hidungnya mirip dengan Ardi " jawab Ardi tersenyum bahagia.


" Kapan ibu bisa melihat cucu ibu ?" tanya Bu Dewi.


" Kata dokter selesai dia cukup kuat dan bisa beradaptasi dengan keadaan di sini " jawab Ardi.


" Sebaiknya ayah dan ibu pulang saja. Biar Ardi yang menjaga Tya " ucap Ardi.


" Iya benar. Kita pulang dulu dan nanti kita bisa bergantian menjaga Tya " sambung Pak Gunawan.


" Baiklah. Jika Tya sudah sadar cepat hubungi ayah dan ibu " ucap Bu Dewi.


" Iya bu pasti " jawab Ardi.


" Ayah dan ibu pulang dulu. Nanti ibu kirim makanan dan baju ganti buat kamu " ucap Bu Dewi.


Ardi pun mau menganggukkan kepalanya dan mencium tangan kedua orang tuanya.


" Assalamualaikum " ucap Pak Gunawan dan Bu Sari.


" Walaikumsalam " jawab Ardi.


Pak Gunawan dan Bu Dewi pun pergi meninggalkan ruangan tersebut.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2