
Yeni membuka tasnya dan mengambil kotak bekal dari dalam tasnya. Kemudian dia berdiri untuk menaruhnya di laci meja Leon. Yeni berusaha untuk bisa meluluhkan hati Leon.
" Mau kemana dek?" tanya Tya saat melihat Yeni berdiri.
" Gak kemana-mana " jawab Yeni.
" Terua itu apa?" tanya Tya lagi saat melihat Yeni menyembunyikan sesuatu di belakangnya.
" Bukan apa-apa kok " jawab Yeni gugup.
Kemudian perhatian Tya teralihkan karena Ardi memanggilnya.
" Sayang " panggil Ardi.
" Hmm apa ? " ucap Tya.
" Aku laper mau ke kantin kamu mau dibeliin sesuatu gak ?" ucap Ardi.
" Nggak usah ke kantin. Aku bawa roti, kamu makan ini aja " ucap Tya kemudian mengambil kotak bekal dalam tasnya.
" Ini kan punya kamu " ucap Ardi.
" Udah makan aja, ini banyak kok " jawab Tya tersenyum seraya menyerahkan kotak bekal itu pada Ardi.
" Kamu udah sarapan? " tanya Ardi. Tya menggelengkan kepalanya.
" Sekarang kamu makan, aku suapin " ucap Ardi.
__ADS_1
" Kan kamu yang laper " ucap Tya.
" Aku makan abis kamu. Ayo aaaaa " ucap Ardi menyuapkan roti pada Tya. Tya membuka mulutnya menerima suapan Ardi.
" Kamu aaaaa " ucap Tya menyuapkan roti itu juga pada Ardi.
Ardi menerimanya dengan senang hati. Mereka pun menikmati roti itu berdua.
Sedangkan Yeni diam-diam ke meja Leon dan menaruh kotak bekal yang berisi sandwich di laci meja Leon.
" Semoga Leon suka dan perlahan bisa buka hati buat aku " gumam Yeni tersenyum.
Kemudian Yeni kembali ke bangkunya sebelum ada yang melihat apa yang dilakukannya. Setelah Yeni duduk, Leon the genk memasuki kelas dan disusul teman-teman yang lain. Yeni diam-diam terus memperhatikan Leon.
Leon yang hendak duduk dikagetkan dengan sebuah kotak bekal di lacinya. Leon mengambil dan membuka kotak bekal tersebut. Kotak bekal itu berisi sandwich dan ada surat disana. Leon membuka surat itu.
Leon pun tahu siapa yang memberinya bekal itu. Leon melihat ke arah Yeni sehingga mata mereka bertemu kebetulan Yeni juga sedang melihat Leon. Leon menatap tajam Yeni kemudian meletakan kotak bekal itu dan duduk di bangkunya.
" Lo bawa bekal ?" tanya Risky saat melihat kotak bekal di meja Leon.
" Lo mau?" ucap Leon pada Risky.
" Dengan senang hati " ucap Risky kemudian mengambil kotak bekal yang berada di meja Leon.
Yeni melihat Leon memberikan sandwich buatannya pada Risky menjadi sedih.
" Huh harus cari cara lain. Ayo Yeni jangan menyerah " batin Yeni menyemangati dirinya sendiri.
__ADS_1
Ardi melihat wajah Yeni menjadi sedih pun bertanya pada Tya.
" Sayang, Yeni kenapa itu ?" tanya Ardi. Posisinya berada di belakang Tya memudahkan mereka untuk mengobrol.
" Gak tahu juga, nanti aja aku tanya. Bentar lagi masuk " jawab Tya.
Dan benar saja lonceng masuk pun berbunyi. Mereka pun bersiap-siap menunggu guru masuk. Tak lama guru pun masuk.
" Selamat pagi anak-anak " ucap Pak Anton seorang guru Bahasa Indonesia.
" Pagi pak " jawab para murid bersemangat terutama murid perempuan. Pak Anton masih muda dan tampan sehingga banyak murid perempuam yang tergila-gila padanya.
" Baik hari ini bapak minta kalian membuat karangan pendek tentang sesorang yang berkesan dalam hidup kalian. Mungkin tentang keluarga, teman atau mungkin pacar " ucap Pak Anton.
" Kalo tentang bapak boleh gak?" tanya Lisa.
" Boleh saja bila bapak berkesan buat kamu " jawab Pak Anton.
" Kalo jadi pacar bapak boleh gak pak?" tanya Sasa.
Seketika kelas pun menjadi riuh, sedangkan Pak Anton hanya tersenyum menanggapi ucapan salah satu muridnya.
" Dasar ganjen" ucap Dareen.
" Hey iri bilang bos " ucap Sasa pada Dareen yang mengundang tawa seisi kelas.
Mohon bantuan vote, like dan komennya ya π Terima kasih ππ
__ADS_1