Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
237. Pergi Makan Malam


__ADS_3

Ardi langsung pulang setelah pekerjaannya selesai walau jam kantor belum berakhir. Ia mengendarai motornya menuju kediaman Keluarga Wicaksono.


" Assalamualaikum " ucap Ardi saat memasuki rumah.


" Walaikumsalam " jawab Tya yang sedang berada di ruang keluarga bersama Aditya.


Ardi tersenyum menghampiri Tya dan ikut bergabung duduk di karpet bulu yang ada ada di ruang keluarga.


" Udah pulang mas " ucap Tya mencium tangan Ardi.


" Iya sayang " jawab Ardi setelah mencium kening Tya.


Saat Ardi ingin mencium Aditya, Kinara melarangnya.


" Jangan pegang-pegang Adit dulu. Kami dari luar pasti banyak kuman " larang Tya.


" Lagian ayah bau asem ya, kita kan udah mandi " lanjut Tya sambil menciumi perut Aditya.


" Ya udah ayah mandi dulu ya. Setelah ayah mandi, bunda sama Adit habis sama ayah " ucap Ardi berdiri dari duduknya.


Tya pun tersenyum mendengar ucapan Ardi.


" Baju kamu udah aku siapkan di atas tempat tidur mas " ucap Tya pada Ardi.


" Iya sayang " jawab Ardi.


Ardi pun pergi ke kamar mereka untuk mandi.


Setelah selesai mandi dan berpakaian, Ardi langsung menghampiri Tya dan Aditya.

__ADS_1


" Sekarang ayah sudah mandi. Siap-siap ya kalian " ucap Ardi memeluk dan menciumi wajah Tya.


" Mas, udah cukup " ucap Tya.


Ardi pun mengehentikannya. " Sekarang giliran anak ayah " ucap Ardi menciumi Aditya.


Aditya meresponnya dengan tawa yang kencang.


" Seneng ya ayah cium. Sini ayah cium lagi " ucap Ardi kembali menciumi Aditya.


Kinara tersenyum melihat itu. Ia sangat bersyukur memiliki suami seperti Ardi. Walaupun masih sangat muda, Ardi bisa menjadi suami dan ayah yang hebat untuk dirinya dan Aditya. Di balik kesibukannya kuliah dan bekerja, Ardi selalu meluangkan waktunya untuk keluarga. Seperti saat ini Ardi selalu menyempatkan bermain dengan Aditya setiap harinya. Ia tidak mau ketinggalan tumbuh kembang Aditya.


" Sayang nanti malam temani aku makan malam di luar ya. Partner kerja aku ngajakin makan malam " ucap Ardi pada Tya.


" Emang gak papa mas ajak aku? " tanya Tya.


" Emang siapa sih mas partner kerja kamu itu? " tanya Tya penasaran.


" Dia itu anak dari rekan kerja ayah. Kamu tau kan aku lagi ngerjain satu proyek dan dia perwakilan dari kantor ayahnya " jawab Ardi.


" Cowok atau cewek? " tanya Tya.


" Cewek sayang, namanya Anita " jawab Ardi.


Kinara mencoba mengingat nama itu dan ia teringat perempuan itu pernah menelepon Ardi pada malam hari.


Wajah Tya pun berubah dari yang tadi biasa saja kini terlihat sedikit kesal.


" Anita itu yang telepon kamu malam-malam kan mas? " tanya Tya memastikan.

__ADS_1


" Iya sayang " jawab Ardi sedikit khawatir melihat perubahan wajah Tya.


Dan benar saja wajah Tya bertambah kesal.


" Dia sering telepon-telepon kamu mas? " tanya Tya.


" Enggak kok sayang " jawab Ardi.


" Kamu gak macem-macem kan di belakang aku mas " ucap Tya menatap curiga.


" Enggak sayang, beneran deh " jawab Ardi ketar-ketir takut Tya salah paham.


" Ya udah aku ikut kamu. Aku gak mau kamu berduaan sama dia. Aku punya feeling kalo dia tu suka sama kamu " ucap Kinara.


" Makanya itu aku ajak kamu sayang, biar gak ada salah paham nantinya " ucap Ardi.


Setelah sholat magrib, Ardi dan Tya pun berangkat ke restoran yang sudah Anita kirimkan alamat. Aditya mereka titipkan lagi pada Pak Gunawan dan Bu Dewi.


" Jangan tebar-tebar pesona ya mas nanti " ucap Tya pada Ardi di dalam mobil.


" Iya sayang. Buat apa juga coba, aku kan udah punya istri secantik kamu " jawab Ardi tersenyum menggenggam tangan Tya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2