Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
67. Ikhlas


__ADS_3

Leon menghampiri Siska yang masih terisak dalam tangisnya.


" Ayo ikut gue " ucap Leon sambil menarik Siska tanpa memperdulikan Yeni yang dari tadi menatapnya.


" Leon kenal sama cewek itu?" gumam Yeni kemudian mengikuti Leon dan Siska.


Leon membawa Siska ke taman sekolah. Kemudian menyuruh Siska duduk di bangku taman lalu dia duduk di sampingnya.


Sementara Yeni dia bersembunyi dibalik pohon yang tidak jauh dari mereka sehingga masih bisa mendengar apa yang mereka bicarakan.


Saat Siska sudah tenang dan berhenti menangis, Leon mulai berbicara padanya.


" Jadi cowok itu Ardi?" tanya Leon.


" Iya " jawab Siska.


" Terus lo masih mau ngejar dia?" ucap Leon.


"Udah cukup, lo liat sendiri kan dia udah nolak gue. Lagian dia juga udah punya pacar" ucap Siska sedih.


" Lo harus bisa ikhlasin dia, kalo ngelupain dia mungkin lah lo bisa tapi ikhlaskan biar dia. Lagian keluarga om sama tante gak setuju juga kan. Pada akhirnya juga gak akan bisa bareng-bareng juga" ucap Leon pada Siska.


" Gue bakal berusaha buat ikhlas " jawab Siska.


" Bagus lah itu baru sepupu gue " ucap Leon tersenyum tipis.

__ADS_1


Siska pun tertawa jarang sekali Leon berkata seperti itu, karena Leon lebih sering terlihat dingin dan tidak peduli padanya.


" Jadi cewek itu sepupunya" batin Yeni masih terus menguping.


" Lo jangan kaya gue, kejar tu cewek yang lo suka " ucap Siska.


" Dia udah milik orang lain" jawab Leon.


" Seriusan lo?" tanya Siska.


" Pacar Ardi, dia cewek yang gue suka" jawab Leon sendu.


" Hah? Jadi cewek yang di kursi roda itu cewek yang lo suka" ucap Siska. Leon menganggukkan kepalanya.


" Kenapa kisah percintaan kita gini banget sih " ucap Siska sambil tersenyum masam.


" Dia tahu lo suka sama dia?" tanya Siska.


" Enggak" jawab Leon.


" Gue gengsi suka sama sama dia, tapi lama-lama gue sadar kalo cinta tu memang gak tau dimana bakal berlabuh dan gue memang suka sama dia" ucap lanjut Leon. Wajahnya menunjukkan apa yang sedang dia rasakan saat ini.


" Masih banyak cewek yang mau sama lo tenang aja. Kaya yang lo bilang ke gue, harus bisa ikhlas" ucap Siska sambil menghibur Leon.


" Gue tahu itu, gue lagi berusaha " jawab Leon.

__ADS_1


Siska pun tersenyum mendengar jawaban Leon. " Lo mau tetep disini? Gue mau ke kelas bentar lagi masuk" ucap Leon kemudian berdiri.


Siska pun ikut berdiri. " Gue mau jalan-jalan dulu, sambil menyegarkan pikiran " ucap Siska.


" Lo naik apa?" tanya Leon.


" Gue naik taksi " jawab Siska.


Terdengar suara lonceng telah berbunyi kemudian Leon pun melangkah menuju kelas. Sedangkan Siska pergi untuk mencari taksi.


Yeni juga keluar dari persembunyiannya saat Leon dan Siska sudah pergi.


" Apa aku masih ada kesempatan buat ada di hati Leon menggantikan mba Tya?" gumam Yeni.


" Setidaknya aku bisa mencobanya " ucap Yeni tersenyum kemudian pergi menuju kelasnya karena lonceng sudah berbunyi beberapa kali.


Sementara itu Ardi mencoba berbicara pada Tya supaya tidak terjadi kesalahfahaman.


" Tya tolong kamu jangan marah sama aku. Aku memang pernah punya hubungan sama dia tapi itu udah berakhir sebelum aku pindah kesini " ucap Ardi menjelaskan.


" Iya, aku percaya kok sama kamu" jawab Tya tersenyum.


Ard merasa lega mendengar jawaban dia. Ternyata apa yang dikhawatirkannya tidak terjadi.


Mohon bantua vote, like, dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


__ADS_2