Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
283. Satu Mobil


__ADS_3

Hari sudah berganti malam. Tya baru saja kembali dari kamar Aditya setelah menidurkan Aditya di kamarnya. Tya menghampiri Ardi yang sudah berada di atas tempat tidur sambil memangku laptopnya. Ada beberapa pekerjaan yang harus Ardi selesaikan malam itu juga.


" Gimana tadi? " tanya Ardi setelah Tya duduk di sampingnya.


" Lancar aja sih. Cuma besok aku mulai melakukan observasi di sekolah teman aku dulu " jawab Tya.


" Dimana? " tanya Ardi masih fokus pada laptopnya.


" Aku belum tau pastinya tapi sih masih di Jakarta " jawab Tya.


" Jangan pulang terlalu sore ya besok. Kasian Adit kalo ditinggal terlalu lama sama kita berdua. Besok aku harus lembur karena lusa aku ada presentasi di depan Ayah " ucap Ardi pada Tya.


" Iya Mas " jawab Tya.


" Maaf ya Mas, aku terlalu sibuk beberapa hari terakhir " ucap Tya merasa bersalah.


" Gak papa sayang, yang penting kamu selalu ingat tugas kamu sebagai istri dan ibu " jawab Ardi.


Setelah itu, Ardi pun menutup laptopnya karena pekerjaannya sudah selesai. Mereka pun langsung bersiap untuk tidur.


***


Keesokkan harinya, Tya sudah siap untuk pergi ke kampus. Ia sedang berpamitan pada Aditya, sedangkan Ardi sudah berangkat terlebih dulu ke kantor karena ia ada meeting dengan divisinya bekerja.


" Bunda berangkat dulu sayang. Kamu jangan nakal sama Oma " ucap Tya lalu mencium wajah Aditya.


" Tya pergi ke kampus dulu ya Bu " pamit Tya pada Bu Dewi.

__ADS_1


" Iya sayang " jawab Bu Dewi.


" Assalamualaikum " ucap Tya


" Walaikumsalam " jawab Bu Dewi.


Tya masuk ke dalam mobil yang sudah ada Angga di dalamnya. Tak lama kemudian mobil itu pun melaju meninggalkan kediaman Keluarga Wicaksono menuju kampus.


Sesampainya di kampus Tya langsung keluar dari mobil. Sebelum ia pergi ke kelasnya, Tya mengatakan pada Angga agar tidak menunggunya.


" Kak Angga bisa pergi dulu sekarang. Nanti saat aku sudah selesai aku hubungin Kak Angga " ucap Kinara pada Angga.


" Baik Nona Muda " jawab Angga.


Setelah itu Kinara pun langsung masuk ke dalam kelas karena sebentar lagi mata kuliah yang diikutinya akan segera di mulai.


***


" Mending kita naik mobil gue aja, biar enak gitu " ucap Rama saat mereka keluar dari kelas.


" Kebetulan tu, gue lagi gak bawa mobil " jawab Lisna.


" Gimana ya, Kak Angga sudah nunggu gue di depan soalnya " ucap Tya.


" Ya lo bilang aja mau bareng kita sesekali " ucap Lisna.


" Iya Ra, lagian gak enak ke sananya kalo kepisah " tambah Rama.

__ADS_1


Karena tidak enak dengan Rama dan Lisna, akhirnya Tya pun mencoba untuk berbicara pada Angga.


" Kak, aku ikut mereka aja ya sekalian. Biar nanti aku yang bilang sama Mas Ardi. Nanti Kakak juga bisa jemput aku " ucap Tya pada Angga.


" Tapi Nona Muda.... " ucapan Angga terpotong oleh Tya.


" Kali ini aja Kak. Aku gak enak sama mereka. Aku duluan Kak " ucap Tya pergi meninggalkanku Kak Angga.


Tya pergi menuju mobil Rama dan masuk ke kursi penumpang karena ia menolak untuk duduk di samping Rama.


" Boleh sama bodyguard lo? " tanya Rama pada Tya.


" Iya boleh " jawab Tya.


Tya juga tak lupa memberikan kabar pada Ardi bahwa ia pergi satu mobil bersama dengan Rama dan Lisna.


" Akhirnya Tya bebas dari bodyguardnya jadi bisa gue aja jalan nanti " ucap Rama dalam hati.


Setelah itu Rama pun langsung melakukan mobilnya meninggalkan area kampus.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2