Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
58. Kepergok


__ADS_3

Berbeda dengan Yeni saat dia sedang melajukan motornya meninggalkan Tya dan Ardi, dia melihat mobil Leon tidak jauh dari tempat itu.


Yeni menghampiri Leon yang sedang bersandar di mobilnya.


" Lo ngapain sendirian disini ?" tanya Yeni saat sudah turun dari motornya.


Leon pun berdiri. " Bukan urusan lo" ucap Leon dingin.


" Jangan sampe dia tahu gue disini karena ngikutin Tya " batin Leon


" Gue cuma nanya aja kali" ucap Yeni yang mulai kesal.


" Lo sendiri ngapain disini?" tanya Leon.


" Gue nganterin mba Tya ketemu Ardi " jawab Yeni.


" Emang Ardi udah balik?" tanya Leon pura-pura tidak tahu jangan sampai Yeni tahu bahwa Leon memperhatikan mereka dari tadi.


" Udah" jawab Yeni.


Leon hanya diam tidak menjawan ucapan Yeni.


" Lo belum jawab pertanyaan gue, ngapain lo disini?" tanya Yeni lagi.


" Kepo banget sih lo " ucap Leon ketus.


" Nggak, siapa juga yang kepo " jawab Yeni.


" Terus ngapain lo masih disini" ucap Leon datar.

__ADS_1


" Ini juga gue mau balik kok" ucap Yeni sedikit kesal.


" Ya udah sana" usir Leon.


Dengan perasaan kesal Yeni menaiki motornya lalu melajukannya kembali.


" Mending gue balik juga, daripada nanti kepergok lagi " ucap Leon kemudian melajukan motornya menuju rumahnya.


Sementara Yeni dia masih kesal dengan Leon, tapi setelah kejadian malam itu dia jadi lebih ingin lebih dekat dengan Leon.


" Dasar cowok kulkas nyebelin banget. Tapi ngapain tu anak disana, tapi bodo amat aja lah gak penting juga" gumam Yeni masih melajukan motornya.


Yeni tidak langsung pulang tapi dia ke rumah Tya dulu untuk memberitahukan bahwa Tya akan pulang bersama Ardi.


Sesampainya di rumah Tya, Yeni mengucapkan salam kemudian langsung masuk ke rumah Tya karena pintu tidak dikunci.


Yeni menyalami Bu Sari kemudian duduk di sofa disamping Bu Sari.


" Mba Tya nanti pulang sama Ardi bi, tadi aku ada urusan sebentar terus ketemu Ardi jadi Mba Tya bareng Ardi" ucap Yeni memberi alasan.


" Jadi Ardi udah kembali?" tanya Bu Sari.


" Iya bi, kemarin kalo gak salah" jawab Yeni.


Bu Sari pun menganggukkan kepalanya.


" Ya udah bi Yeni pamit pulang dulu" ucap Yeni sambil mencium tangan Bu Sari.


" Iya hati-hati di jalan Yeni" ucap Bu Sari.

__ADS_1


" Iya bi. Assalamualaikum " ucap Yeni kemudian beranjak pergi.


" Walaikumsalam " jawab Bu Sari.


Bu Sari pun menuju dapur untuk memasak makan siang.


Terdengar suara sesorang mengucapkan salam di luar dan itu adalah Ayah Nadi. Bu Sari pun keluar menyambut kedatangan suaminya. Bu Sari mencium tangan Ayah Nadi.


" Dimana anak-anak bu?" tanya Ayah Nadi pada istrinya.


" Adek ada dikamar yah, kalo kakak belum pulang tadi kata Yeni bakal pulang bareng Ardi " jawab Bu Sari.


" Loh jadi Yeni udah pulang duluan bu?" tanya Ayah Nadi lagi.


" Iya yah " ucap Bu Sari.


" Kok bisa kakak bareng Ardi, bukannya Ardi masih luar kota" ucap Ayah Nadi sambil mendudukan tubuhnya di sofa.


" Kata Yeni tadi Ardi kembali kemarin " jawab Bu Sari.


Ayah Nadi terdiam. " Ayah jangan marah sama kakak nanti" ucap Bu Sari.


" Nggak bu, ayah juga yakin Ardi gak berani macam-macam pada putri kita" jawab Ayah Nadi tersenyum pada istrinya.


" Ya sudah biar ibu buatkan ayah kopi " ucap Bu Sari.


" Makasih sayang " ucap Ayah Nadi.


Mereka memang selalu menjaga keromantisan mereka walau usia tak lagi muda.

__ADS_1


Mohon bantuan likenya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2