Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
26. Bicara Berdua


__ADS_3

Sesampainya di kelas ternyata Tya sudah datang. Dia sedang berbicara dengan Yeni dan Sasa. Ardi menghampiri Tya.


" Tya aku mau ngomong sama kamu" ucap Ardi.


" Maaf, aku sibuk" ucap Tya dingin.


" Sampai kapan kamu giniin aku" ucap Ardi sedih.


" Kamu jauhin aku Ar" ucap Tya agak sedikit keras, dia mencoba menahan air matanya.


" Gak bisa, aku gak bisa ngejauh dari kamu" ucap Ardi.


" Terserah" ucap Tya lagi.


Ketika Ardi hendak bicara lagi tapi ditahan oleh Aska yang kebetulan juga baru datang tak lama setelah Ardi. Jadi dia mendengar percakapan Ardi dan Tya.


" Sabar dulu" ucap Aska sambil menepuk bahu Ardi.


Lalu mereka menuju meja masing-masing.


" Liat tuh, Tya kaya ngejauh dari Ardi, kesempatan lo tu buat deket sama Tya" ucap Risky.


" Eh tunggu emang dah yakin suka sama Tya?" tanya Dareen.

__ADS_1


" Iya gue rasa gue suka sama dia, tapi keliatannya dia naruh hati sama Ardi" ucap Leon.


" Emang lo gak mau milikin Tya?" tanya Risky pada Leon.


" Cinta gak harus memiliki kan, gue mau liat dia bahagia aja, gue gak yakin sama diri gue sendiri nanti bisa yakinin orang tua gue kalo gue sama Tya, gue pengen serius gak main-main" ucap Leon.


" Iya si, terus lo gimana? tanya Risky lagi.


" Gue bakal berusaha jagain dia aja diem-diem, dia juga gak tau gue suka sama dia, tapi kalo berani tu si Ardi nyakitin dia kaya mantannya itu awas aja, gue bakal rebut Tya dari dia" jawab Leon.


Tak lama kemudian Lisa dan Nisa datang, mereka baru kembali dari ruang guru karena mengumpul pr mereka yang tertinggal.


" Heyy Heyy Heyy" Teriak Lisa di depan kelas.


" Ada apa sih heboh banget" ucap Dareen.


Berita itu disambut sorak-sorak oleh semua murid. Kelas mereka memang jarang jam kosong jadi mereka sangat senang.


" Asikk bisa molor gue" ucap Ahsan.


" Lo mah molor terus" ucap Reno.


Ardi merasa ini kesempatan yang baik untuk bicara dengan Tya.

__ADS_1


" Aku harus bisa bicara berdua sama Tya" gumam Ardi lalu berdiri dari bangkunya.


Ardi menghampiri Tya dan langsung menggendongnya. Ardi ingin membawa Tya ke bangku belakang sekolah supaya bisa bicara dengan tenang.


" Ardi turunin aku" ucap Tya memberontak meminta Ardi menurunkannya.


Tapi Ardi tak peduli dia tetap membawa Tya. Yeni yang menghentikannya dilarang oleh Aska.


" Biarin mereka bicara berdua" ucap Aska.


Yeni pun mengerti, dia menganggukan kepalanya lalu duduk di bangkunya lagi.


Sesampainya di belakang sekolah Ardi mendudukan Tya di bangku yang ada di sana dan dia duduk di sebelahnya.


" Ardi kenapa kamu bawa aku ke sini" ucap Tya sedikit takut karena di situ sepi.


" Kamu jangan takut aku cuma mau bicara sama kamu" ucap Ardi mengarahkan pandangannya ke Tya.


Mata mereka bertemu, tanpa mereka sadari jantung mereka sudah berdegub kencang.


" Kenapa begini, kenapa selalu saja jantungku seperti sedang disko kalo deket Ardi" batin Tya.


Ardi pun mencoba mengendalikan jantungnya agar tidak berdegub kencang, tapi mana mungkin bisa.

__ADS_1


" Jantung tolong dong jangan gini" batin Ardi.


Saat sadar Tya langsung memalingkan pandangannya ke arah lain. Mereka pun diam beberapa saat bergelut dengan pikiran mereka sendiri.


__ADS_2