
Keesokan paginya, Ardi yang baru saja selesai mandi melihat putranya yang sudah bangun di dalam box bayinya seorang diri.
" Aditya sudah bangun " ucap Ardi langsung mengangkat putranya itu dengan handuk yang melilit pinggangnya.
" Bunda kemana sayang?" ucap Ardi duduk di sofa.
Tak lama pintu pun terbuka dan Tya masuk ke dalam kamar.
" Loh Adit sudah bangun mas " ucap Tya menghampiri Ardi.
" Iya sayang. Aku keluar dari kamar mandi dia sudah bangun " jawab Ardi.
" Kamu dari mana sayang?" tanya Ardi.
" Dari dapur mas. Naroh asi " jawab Tya.
" Aku ambilin baju dulu buat kamu " ucap Tya hendak pergi ke ruang ganti.
" Gak usah " cegah Ardi.
" Aku bisa ambil sendiri sayang. Kamu sudah capek urusin Adit nanti malah tambah capek urusin keperluan aku " ucap Ardi.
" Ini kewajiban aku sebagai istri kamu mas " jawab Tya.
" Iya sayang tapi kamu baru melahirkan terus kamu ngurus Adit sendiri. Aku gak mau kamu kecapekan " ucap Ardi.
" Iya mas " jawab Tya.
" Sini Adit nya sama aku. Dia harus mandi. Kamu juga harus siap-siap ke kampus " ucap Tya.
__ADS_1
Ardi pun memberikan Aditya pada Tya lalu ia pergi bersiap-siap.
Tya meletakkan Aditya di atas tempat tidur, sementara dia akan menyiapkan air untuk mandi Aditya.
" Bunda siapin air buat kamu mandi dulu " ucap Tya lalu pergi ke kamar mandi.
Setelah siap Tya pun keluar untuk mengambil putranya itu. Bertepatan juga dengan Ardi yang sudah siap.
" Mas jangan lupa sarapan dulu. Mbok Inem sudah menyiapkan sarapan " ucap Tya pada Ardi.
" Iya sayang. Kamu juga jangan lupa makan. Minum obat sama vitaminnya " ucap Ardi.
" Iya mas " jawab Tya.
" Aku bakal ajuin cuti kamu hari ini. Nanti saat makam siang aku pulang " ucap Ardi.
" Iya mas " jawab Tya.
" Iya mas. Kamu hati-hati" jawab Tya mencium tangan Ardi.
Ardi pun mengecup puncak kepala Tya. Kemudian Ardi menghampiri Aditya.
" Ayah berangkat dulu sayang. Kamu baik-baik sama bunda di rumah " ucap Ardi mencium putranya.
Setelah itu Ardi pun keluar dari kamar setelah mengambil tasnya.
" Ayo sayang sekarang kita mandi " ucap Tya pada putrannya.
Tya pun membawa Aditya ke kamar mandi dam mulai memandikannya.
__ADS_1
Sementara itu Ardi sarapan bersama Pak Gunawan dan Bu Dewi.
" Istri kamu tidak ikut sarapan?" tanya Pak Gunawan.
" Tya masih memandikan Aditya yah " jawab Ardi.
" Ardi apa sebaiknya kalian cari baby sister saja. Kasian Tya mengurus anak kalian sendiri. Ibu gak bisa selalu bantu. Ibu juga ada yayasan yang harus diurus " ucap Bu Dewi.
" Tya gak mau bu. Dia bilang masih bisa mengurus Aditya sendiri. Dia bahkan cuti kuliah. Dia ingin menghabiskan waktunya sama Aditya. Ardi juga bakal bantu rawat Adit " jawab Ardi.
" Ya sudah kalau itu keputusan kalian " ucap Bu Dewi.
" Tapi kalau kalian butuh bantuan ayah dan ibu bilang aja. Aditya juga cucu ayah dan ibu " ucap Pak Gunawan.
" Pasti yah bu " jawab Ardi.
Setelah selesai sarapan, Ardi pun berdiri dari duduknya.
" Mbok tolong antar sarapan untuk Tya ke kamar. Saya gak mau karena kesibukan barunya mengurus Aditya membuat dia melupakan kesehatannya. Tolong juga ingatkan dia untuk minum obat dan vitaminnya " ucap Ardi pada Mbok Inem.
" Baik tuan muda " jawab Mbok Inem.
Kemudian Ardi pun langsung berpamitan pada kedua orang tuanya dan berangkat ke kampus karena dia akam mengikuti kelas pagi itu
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku "ππ
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1