Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
292. Kado Untuk Aditya


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Ardi dan Tya menjalani kehidupan dengan normal. Bahkan sekarang Rama sudah tidak mencoba mendekati Tya lagi. Rama malah menjaga jarak dengan Tya sehingga mereka berdua seperti dua orang yang tidak saling mengenal dan Tya bersyukur akan hal itu.


" Lis, aku duluan ya " pamit Tya pada Lisna.


Lisna pun menganggukkan kepalanya mengiyakan.


Setelah itu, Tya langsung keluar dari kelas karena Ardi sudah menunggunya di parkiran.


Rama melihat kepergian Tya keluar dari kelas dengan tatapan sendu. Ia sekarang berusaha untuk mengikhlaskan Tya yang memang sudah menikah. Anita sudah menyadarkannya jika ia tidak pantas untuk mencintai perempuan yang sudah menjadi istri dari laki-laki lain.


" Semoga kamu selalu bahagia Tya " ucap Rama dalam hati.


***


Sementara itu, Tya masuk ke dalam mobil yang sudah ada Ardi di dalamnya. Mereka akan pergi untuk mengambil kado ulang tahun Aditya yang sudah mereka pesan. Mereka akan merayakan ulang tahun Aditya yang pertama besok.


" Aku lama ya Mas? " tanya Tya setelah duduk di sebelah Ardi.


" Enggak kok sayang " jawab Ardi.


" Ya sudah sekarang kita ambil kado buat Adit ya. Orang-orang yang dekor buat besok juga sudah datang dan kita juga harus cepat pulang buat mastiin semuanya " ucap Ardi pada Tya.


" Iya Mas " jawab Tya.

__ADS_1


Ardi pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan area kampus. Mereka menuju ke sebuah mall yang cukup besar di Jakarta.


Setelah sampai di mall itu, Ardi dan Tya turun dari mobil dan langsung masuk. Mereka menuju ke sebuah toko perhiasan yang cukup terkenal.


" Permisi Mbak, saya ingin mengambil pesanan saya " ucap Ardi pada pegawai toko perhiasan itu.


" Baik Tuan. Tunggu sebentar " jawab pegawai toko perhiasan itu.


Sambil menunggu, Ardi dan Tya melihat-lihat perhiasan yang dipajang di sana. Ardi melihat sebuah kalung emas kecil yang ada di sana yang menarik perhatiannya. Ia ingin sekali memberikan itu jika ia memiliki seorang putri nanti.


" Sayang, kalung ini bagus ya " ucap Ardi menunjukkan kalung yang ia lihat.


" Iya Mas bagus. Kecil dan imut banget " jawab Ardi.


" Kamu mau beli buat siapa Mas? " tanya Tya.


Tidak mungkin kalung sekecil itu akan Ardi belikan untuknya.


" Buat anak perempuan kita nanti. Adiknya Adit " jawab Ardi.


" Ya ampun Mas, aku lagi gak hamil dan belum tentu juga nanti kalau kita punya anak lagi itu perempuan " ucap Tya pada Ardi.


" Tapi aku yakin kalau kita punya anak lagi itu perempuan dan aku mau beli kalung ini buat dia nanti " ucap Ardi.

__ADS_1


" Ya sudah Mas terserah kamu aja. Semoga ucapan kamu itu jadi doa " jawab Tya.


" Aamiin " ucap Ardi.


Tak lama kemudian, pegawai toko perhiasan itu kembali dengan membawa pesanan Ardi.


" Ini Tuan " ucap pegawai toko itu.


Ardi dan Tya akan memberikan sebuah gelang yang terbuat dari perak untuk kado ulang tahun Aditya. Mereka berdua mendesainnya sendiri sehingga gelang itu sangat spesial.


" Bagus banget jadinya Mas. Aku suka banget " ucap Tya setelah melihat gelang itu.


" Iya sayang " jawab Ardi.


Setelah itu Ardi melakukan pembayaran untuk gelang itu. Tidak lupa juga ia membeli kalung untuk putri yang sangat ia inginkan nanti.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2